<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640</id><updated>2012-02-16T17:39:33.809+07:00</updated><category term='NISN Ribuan Siswa Tertunda'/><category term='Honor 16 Peserta MGMP SMPN 6 Mulai Dibayar'/><category term='Ponpes Al-Ikhlas Adakan Doa Bersama'/><category term='Pencairan Dana Sekolah Gratis untuk SD Ditunda'/><category term='Puncak HUT RI SMA PGRI I Tampilkan Paskibra 2009'/><category term='Gramedia PS Gelar Gramedia Book Fair 2010'/><title type='text'>Pendidikan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>427</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7448714444060927616</id><published>2011-06-07T02:42:00.001+07:00</published><updated>2011-06-07T02:42:12.581+07:00</updated><title type='text'>Orang Tua- Anak Jalin Komunikasi Seperti Teman</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Seorang anak berangsur-angsur akan tumbuh semakin dewasa. Selain fisik, terjadi pula perubahan sifat yakni tidak mau membuka diri, artinya mereka tidak suka mengungkapkan masalahnya.&lt;br /&gt;Pada saat inilah diperlukan pendekatan khusus untuk tetap menjaga hubungan dengannya. Orang tua pun selayaknya beradaptasi dengan perubahan tersebut, untuk menyesuaikan dengan perkembangan anak. Sering kali orang tua melakukan kesalahan dalam membina hubungan dengan anak. Seperti dikatakan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Lubuklinggau, Astuti Karya Dewi. &lt;br /&gt;Menurutnya, tidak sedikit orang tua yang melakukan pendekatan klasik kepada anaknya. Caranya tidak menggurui atau menyalahkan. Sebaiknya, orangtua bersikap layaknya teman mereka. Wanita yang akrab disapa Dewi itu melanjutkan, membesarkan remaja dengan selalu mencekokinya dengan pemikiran-pemikiran negatif, malah berpeluang besar mereka akan terjatuh pada lubang yang semua orang tua takuti.&lt;br /&gt;Akan sangat dikhawatirkan, orang tua yang selalu mengingatkan anaknya untuk tidak terlibat pada tindakan berisiko, beberapa tahun kemudian malah mendapati remaja mereka terlibat pada tindakan tersebut. Oleh sebab itu Dewi meminta para orangtua untuk memfokuskan diri pada hobi dan minat yang dimiliki anak-anak mereka.&lt;br /&gt;”Meskipun orang tua tidak mengerti hobi yang mereka jalani, dengan demikian orang tua dapat membuka jalan untuk berkomunikasi dengan berhubungan dengan dunianya,” kata Dewi.&lt;br /&gt;Orangtua&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dari hal 11&lt;br /&gt;Hal ini, tukasnya, dapat membawa kembali hubungan hangat antara orangtua dan anak. Orangtua sekaligus dapat mempelajari hal-hal baru seputar hobi dan minat yang tengah digemari anaknya.&lt;br /&gt;Memang, untuk membesarkan anak di tengah perkembangan global seperti sekarang ini, dibutuhkan strategi tertentu. Banyak pula orangtua yang akhirnya berpaling pada buku pola pengasuhan anak, dibandingkan menggunakan insting mereka dalam menghadapi buah hatinya.&lt;br /&gt;Banyaknya keterlibatan anak pada pergaulan bebas, tindakan negative, dan aksi yang termasuk dalam kenakalan remaja harusnya dapat lebih membuka mata orang tua untuk mengintrospeksi diri. Orangtua seharusnya meluangkan waktu ekstra untuk berbicara dengan pasangan ataupun anak, guna mendapatkan titik terang mengenai apa yang paling penting dalam kehidupan keluarga. Berbicara dari hati ke hati, dan terus menjalani komunikasi di antara anggota keluarga, menjadikan hubungan anak dan orangtua pun semakin tidak berjarak.&lt;br /&gt;Kesalahan lain yang kerap dilakukan orangtua adalah terlalu sering meributi hal-hal yang kecil. Banyak juga orangtua yang terang-terangan mengaku kecewa di hadapan anak jika dia gagal berprestasi dalam satu bidang, meskipun sang anak telah mengerahkan segenap kemampuan. &lt;br /&gt;Menjaga anak terhadap realita kehidupan yang nyata, membuat dia kehilangan kesempatan untuk merasakan kegagalan atau mempelajari kesalahan, maupun mengambil kesempatan yang mungkin datang di lain waktu.&lt;br /&gt;Biarkan saja anak merasakan pahitnya kegagalan, dan di lain waktu menikmati manisnya keberhasilan dan kerja keras. Dengan begitu, dia baru merasakan warna-warna kehidupan dan menarik hikmah dari pengalamannya. &lt;br /&gt;Ia menyarankan, agar orangtua harus sigap bertindak manakala mereka mencurigai anaknya melakukan tindakan menyimpang. Rentang usia antara 13–18 tahun merupakan waktu yang tepat bagi orangtua untuk terus mengikuti perkembangan anak. Hal ini tentunya dilandasi pada pengalaman orang tua sendiri sewaktu muda dahulu.&lt;br /&gt;Dewi menyarankan orangtua untuk selalu mengawasi perubahan dalam diri anak, seperti penampilan, prestasi, kinerja, dan teman sepermainan yang baru. &lt;b&gt;(08)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7448714444060927616?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7448714444060927616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/06/orang-tua-anak-jalin-komunikasi-seperti.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7448714444060927616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7448714444060927616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/06/orang-tua-anak-jalin-komunikasi-seperti.html' title='Orang Tua- Anak Jalin Komunikasi Seperti Teman'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3711534062837429196</id><published>2011-06-07T02:41:00.002+07:00</published><updated>2011-06-07T02:41:51.862+07:00</updated><title type='text'>Siswa SMPN MS  Diterima di SMAN Internasional Sumsel</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MQKWPWpH0IU/Te0tdZx8vuI/AAAAAAAADUo/aWNISQ5cuLg/s1600/7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-MQKWPWpH0IU/Te0tdZx8vuI/AAAAAAAADUo/aWNISQ5cuLg/s320/7.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Foto : Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa&amp;nbsp; :&amp;nbsp;&lt;/b&gt; Peraih Beasiswa Sampoerna Academy di SMAN Internasional Sumsel, Nanik Apriyani, Nurmila Mustika, dan Reno Adi Prayogo fose bersama guru dan Kepala SMPN Megang Sakti, Mutia Farida.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;MEGANG SAKTI-&lt;/b&gt;Berdasarkan hasil penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2011/2012, tiga peserta didik dari SMP Negeri Megang Sakti (MS) berhasil meraih Beasiswa Sampoerna Academy di SMAN Internasional Sumatera Selatan (Sumsel). &lt;br /&gt;Mereka adalah Nanik Apriyani , Nurmila Mustika, dan Reno Adi Prayogo. Sebelumnya, untuk dapat berhasil masuk dalam kategori siswa-siswi beruntung ini, ketiga peserta didik alumni tahun pelajaran 2010/2011 itu harus melalui proses seleksi yang sangat ketat. Seperti tes akademik empat mata pelajaran yang di Uji Nasional (UN) kan (IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika), psikotes, dan diskusi Bahasa Inggris. &lt;br /&gt;Demikian dijelaskan Kepala SMPN Megang Sakti, Mutia Farida kepada wartawati koran ini, kemarin (6/6). &lt;br /&gt;Tiga peserta didik tersebut termasuk dalam enam siswa SMP dari Kababupaten Musi Rawas dan dua siswa SMP dari Kota Lubuk Linggau yang telah dinyatakan berhasil lulus sebagai pemenang Program Beasiswa Sampoerna Academy SMAN Internasional Sumatera Selatan&amp;nbsp; 2011 – 2014. Mereka adalah, Candi Feronika dari SMPN B Serikaton, Abdul Fitri Yanto dari SMPN L Sidoharjo, dari Ratna SafitriSMPN O Mangunharjo, Pevilia Sandi dari SMPN 13 Lubuk Linggau, dan Yongki Aleksander dari SMPN 8 Lubuk Linggau. Setiap siswa akan mendapatkan beasiswa Rp 150 juta untuk tiga tahun belajar di SMAN Internasional Sumsel. &lt;br /&gt;Mutia Farida mengucapkan selamat kepada peserta didiknya ini. Ia berharap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, sampai akhirnya siswa-siswi yang terkenal berprestasi di sekolah itu, akan terus mengukir prestasi. Ia juga sangat mengharapkan langkah yang ditempuh tiga peserta didik tersebut akan memotivasi peserta didik lain yang masih duduk di bangku kelas VII dan VIII untuk belajar, berkreasi dan mengoptimalkan potensi yang ada. &lt;br /&gt;Perlu diketahui, sejak tahun 2009 siswa-siswi SMPN Megang Sakti telah berhasil masuk dan ambil bagian dalam program beasiswa tersebut. Diantaranya Puspita Sari, Gita Tambao Suselin, Lala Larasati pada tahun pelajaran 2009 – 2010, Kholifatin Artika pada tahun pelajaran 2010 – 2011, Nanik Apriyani , Nurmila Mustika , dan Reno Adi Prayogo yang akan mulai masuk pada tahun pelajaran 2011 – 2012.&lt;br /&gt;Selain prestasi membanggakan itu, belum lama ini beberapa siswa SMPN Megang Sakti berhasil menjuarai Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten Musi Rawas. Selain itu, dalam bidang non akademik, siswa-siswi di sekolah ini juga aktif dalam sanggar tari. Sederet prestasi yang telah diperoleh membuat Mutia Farida optimis untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk menambah satu Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). &lt;b&gt;(08)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3711534062837429196?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3711534062837429196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/06/siswa-smpn-ms-diterima-di-sman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3711534062837429196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3711534062837429196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/06/siswa-smpn-ms-diterima-di-sman.html' title='Siswa SMPN MS  Diterima di SMAN Internasional Sumsel'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-MQKWPWpH0IU/Te0tdZx8vuI/AAAAAAAADUo/aWNISQ5cuLg/s72-c/7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6178202914069714500</id><published>2011-06-07T02:40:00.000+07:00</published><updated>2011-06-07T02:40:55.958+07:00</updated><title type='text'>Giat Belajar dalam Kondisi Sesulit Apapun</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ge44i7xhVoM/Te0tKdIChGI/AAAAAAAADUk/Z5LQvzLiQ4M/s1600/boks.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-ge44i7xhVoM/Te0tKdIChGI/AAAAAAAADUk/Z5LQvzLiQ4M/s320/boks.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Foto : Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FOSE BERSAMA :&lt;/b&gt; Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Azhariyah, Hidayatullah fose bersama Ustadz Indra Rozak, Siti Fatonah, Effendi dan beberapa dewan guru Azhariyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pelepasan Santri Azhariyah Berlangsung Haru&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Isak tangis tiba-tiba memecah ketika anak didik Yayasan Sosial dan Pendidikan Azhariyah tampil menyanyikan sebuah lagu berjudul Terima Kasih Guruku. Dipadu dengan lantunan puisi yang cukup menyayat, tamu undangan dibuat haru. Berikut laporannya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Sulis, Keputraan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin (6/6) pukul 09.30 WIB, tepatnya di Kelurahan Keputraan, Kecamatan Lubuklinggau Barat II di dalam lokal belajar yang dibangun sederhana, sengaja disulap menjadi ruang pertemuan dengan menggabungkan dua lokal khusus. Dinding dan lantai terlihat baru saja usai di bangun. Namun, karena masih dalam upaya proses penyelesaian, gedung yang rencananya akan dibangun tiga tingkat itu, baru rampung lantai dasarnya saja. &lt;br /&gt;Meskipun demikian, ruangan yang dicat dengan warna sejuk Hijau ini cukup membawa pundi-pundi rasa syukur sebab sampai saat ini, lebih dari 140 anak yatim piatu, anak kurang mampu, dan anak panti asuhan Masturo masih berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, sebagaimana yang dimanahkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 31.&lt;br /&gt;Beberapa peserta didik terlihat sudah tak sabar ingin memanfaatkan gedung ini sebagai lokal belajar. Peserta didik yang sebagian besar merupakan anak-anak Panti Asuhan Mastura itu satu demi satu akan melanjutkan jenjang pendidikannya. &lt;br /&gt;Tahun pelajaran 2010/2011 ini, Yayasan Sosial dan Pendidikan Azhariyah meluluskan 16 peserta didik SMA Islam Azhariyah, 22 siswa-siswi MTs Azhariyah dan 11 SD Islam Azhariyah. &lt;br /&gt;Kepala MTs Azhariyah, Siti Fatonah mencoba banyak berbagi pengalaman. &lt;br /&gt;“Melihat anak-anak Azhariyah lulus dan berhasil menempuh pendidikannya merupakan kebahagiaan bagi kami. Melihat mereka bisa mengenyam pendidikan, sudah merupakan kebahagiaan yang tidak terhingga. Dalam kondisi sulitpun, baik dalam ekonomi maupun kasih sayang, mereka masih berusaha berjuang untuk bisa memperoleh pendidikan yang layak, seperti anak pada umumnya. Yayasan Sosial dan Pendidikan Azhariyah memfasilitasi mereka, berkat bantuan pemerintah dan kedermawanan masyarakat alhamdulillah anak-anak sampai saat ini tetap bisa melanjutkan sekolah,” jelas ibu yang akrab di sapa ibunda oleh anak-anak panti Mastura ini. &lt;br /&gt;Yayasan yang telah berdiri tegak sejak 1972 itu masih terus berupaya, di dalamnya berjuang para guru yang mengabdikan ilmu dan raganya demi kemajuan pendidikan anak-anak ini.&lt;br /&gt;Kepala SMA Islam Azhariyah, Ustadz Indra Rozak menjelaskan, selama anak-anak sekolah di Azhariyah. Yayasan tersebut tidak pernah memungut biaya semesteran atau SPP sepeserpun dari anak didik. Semua dilaksanakan ikhlas lillahita’ala, namun tetap mengutamakan kualitas. Dibekalinya anak didik dengan ilmu dunia dan akhirat, agar mereka kelak dapat selamat dalam kehidupan baik di dunia maupun di akhirat.&lt;br /&gt;Dalam tausiyahnya, Ustadz Indra Rozak terus memotivasi anak didiknya untuk semangat menuntut ilmu. Sebagai umat muslim, menuntut ilmu merupakan kewajiban. &lt;br /&gt;Giat&amp;nbsp; dari hal 11&lt;br /&gt;Jika tidak ditunaikan, maka akan berdosa. Oleh sebab itu, ia meminta dalam kondisi sesulit apapun, anak didik jangan malu, jangan minder, dan jangan putus asa. &lt;br /&gt;“Ketika kita memiliki niat yang teguh, menuntut ilmu untuk beribadah kepada Allah, untuk memperkuat keimanan kita terhadap Allah SWT. InsyaAllah, akan ada jalan yang luas membentang membuka masa depan kita,” kata Ust Indra.&lt;br /&gt;Dalam acara tersebut, hadir pula Kepala SD Islam Azhariyah, Effendi, Ketua Yayasan Sosial dan Pendidikan Azhariyah, Hidayatullah, dewan guru, orang tua wali dan peserta didik Azhariyah. &lt;br /&gt;Indra Rozak berharap, Azhariyah akan terus maju. Perannya dalam dakwah, membantu anak yatim dan kurang mampu dapat terus dilakukan. Sehingga tidak akan ada lagi masyarakat yang mengaku tidak bisa sekolah lantaran takut dengan mahalnya biaya. &lt;br /&gt;Dibalik tidak adanya pungutan tersebut, Azhariyah akan terus meningkatkan kualitas tenaga pengajar, kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana, serta kualitas alumninya.&lt;b&gt; (*)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6178202914069714500?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6178202914069714500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/06/giat-belajar-dalam-kondisi-sesulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6178202914069714500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6178202914069714500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/06/giat-belajar-dalam-kondisi-sesulit.html' title='Giat Belajar dalam Kondisi Sesulit Apapun'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ge44i7xhVoM/Te0tKdIChGI/AAAAAAAADUk/Z5LQvzLiQ4M/s72-c/boks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-8128434968733213866</id><published>2011-02-21T02:04:00.001+07:00</published><updated>2011-02-21T02:04:19.879+07:00</updated><title type='text'>BAZ Siapkan Rp 7,5 Juta Untuk Lubuklinggau Cerdas</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Periode ke-XII 2011 Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Lubuklinggau menyediakan Rp 7,5 juta, untuk dana beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa di Kota Lubuklinggau. Rencana pengucuran dana ini sebagai wujud dukungan BAZ terhadap program Kota Lubuklinggau Cerdas, yang dicanangkan Pemkot Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Demikian dikatakan Ketua BAZ Kota Lubuklinggau, A Rahman Naning, didampingi Bendahara BAZ, Soepardi, kepada koran ini, Minggu (20/2).&lt;br /&gt;Dari dana yang disiapkan, akan diberikan kepada dua orang mahasiswa Perguruan Tinggi (PT) di Kota Lubuklinggau, dan&amp;nbsp; masing-masing mahasiswa akan menerima Rp 700 ribu. Selanjutnya akan diserahkan kepada lima&amp;nbsp; siswa SMA/MAN, yakni Rp 450 ribu/orang. Lalu lima siswa-siswi SMP/MTs, akan menerima Rp 350 ribu/orang. &lt;br /&gt;Selain itu, beasiswa ini juga akan diberikan untuk enam&amp;nbsp; siswa-siswi SD/MIN, Rp 250 ribu/orang. Dan yang terakhir diserahkan kepada empat anak TK, yakni Rp 100 ribu/orang. &lt;br /&gt;A Rahman Naning berharap, dengan adanya pemberian beasiswa ini, akan memotivasi para pelajar dan mahasiswa di daerah, khususnya bagi 21 peserta didik yang terpilih. Sebelumnya, penerima beasiswa merupakan peserta didik yang diajukan pihak sekolah. &lt;br /&gt;Perlu diketahui, periode XII, BAZ akan menyalurkan dana yang terkumpul untuk dua kategori, yaitu konsumtif dan produktif. Khusus kategori konsumtif, dana yang dikumpulkan dari zakat, infaq, dan shadaqah yang diserahkan oleh masyarakat Kota Lubuklinggau akan diserahkan kepada 216 mustahiq fakir miskin, Rp 150 ribu/orang. Kemudian dana BAZ tadi akan diberikan&amp;nbsp; pula kepada 24 orang fisabilillah (mubaligh), Rp 300 ribu/orang. Hasil infaq dan shadaqah akan diserahkan pula kepada 16 orang fisabilillah, yakni marbot, dan guru ngaji Rp 200 ribu/orang.&lt;br /&gt;Pada periode ini dana konsumtif juga akan digunakan untuk program Lubuklinggau Peduli. Salah satunya untuk bantuan pembangunan mushola SMP Negeri 2 Lubuklinggau dan SMP Negeri 9 Lubuklinggau. Dan pengurus BAZ juga akan menyerahkan bantuan dana sehat, atas nama Sri Rahayu, serta akan dimanfaatkan sembilan&amp;nbsp; orang mubaligh atau konsultan BAZ Kota Lubuklinggau, setiap mubaligh akan menerima Rp 300 ribu. &lt;br /&gt;Dibidang sosial, BAZ akan menyerahkan dana untuk beberapa panti asuhan di Kota Lubuklinggau, seperti Panti Asuhan Masturoh, Masyitoh, Siti Khodijah, Al-Amin, Hubbul Aaitam, Al-Kautsar, dan Tresna Werdha Budi Luhur. Setiap panti asuhan akan menerima Rp 7 juta. Khusus bagi amil dan ibnu sabil akan mendapatkan Rp 49,5 juta. Selain itu bagi muallaf dan pembinaan telah disediakan Rp 3,3 juta. Ditambahkannya, rencana pengeluaran dana produktif akan diplotkan untuk 22 Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dengan total dana yang disiapkan mencapai Rp 74 juta. &lt;br /&gt;“Total dana yang akan disalurkan periode XII 2011 mencapai Rp 198.200.000. Sejak periode 1 Juli 2005, sampai periode XII Februari 2011, dana yang telah disalurkan BAZ Kota Lubuklinggau sudah mencapai Rp 1.142.477.508, dengan rincian dana konsumtif Rp 593.856.879 dan dana produktif Rp 548.620.629&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-8128434968733213866?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/8128434968733213866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/baz-siapkan-rp-75-juta-untuk.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8128434968733213866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8128434968733213866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/baz-siapkan-rp-75-juta-untuk.html' title='BAZ Siapkan Rp 7,5 Juta Untuk Lubuklinggau Cerdas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-1041085620959725884</id><published>2011-02-19T03:21:00.001+07:00</published><updated>2011-02-19T03:21:02.330+07:00</updated><title type='text'>Megang Sakti Masih Kekurangan Guru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;Guru Kelas, Olahraga, dan Agama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MEGANG SAKTI-&lt;/b&gt;Permasalahan kekurangan guru masih menjadi polemik di dunia pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Mura). Seperti yang terjadi di Kecamatan Megang Sakti masih kekuarngan guru sediktnya 51 orang, yakni guru kelas, guru olahraga, dan guru pendidikan agama. Demikian dikemukakan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Kecamatan Megang Sakti, Waluyo kepada koran ini, Jumat (18/2)).&lt;br /&gt;Di kecamatan itu ada 33 SD negeri dan tiga SD swasta. Selain itu, terdapat enam SMP negeri, dan lima SMP swasta, serta dua untuk SMA negeri dan dua&amp;nbsp; SMA swasta. &lt;br /&gt;Waluyo menjelaskan, kekurangan guru lebih didominasi oleh satuan pendidikan SD, yakni SD Negeri 6 Wonosari, SD Negeri 5 Megang Sakti, SD Negeri Suban Jaya, dan SD Negeri Rejosari. Dan Kecamatan Megang Sakti membutuhkan tujuh guru agama, 14 guru olahraga, dan 37 guru kelas. Keseluruhannya masih didominasi oleh SD. &lt;br /&gt;Sementara ini guru olahraga yang ada baru 16 orang. Dan untuk mengatasi kekurangan guru, sekolah masing-masing mengangkat guru honor melalui komite. Keadaan ini berakibat pada beban sekolah yang semakin besar untuk membiayai guru honor. KUPT Pendidikan Kecamatan Megang Sakti sudah mengkonsultasikan kondisi tersebut kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Kepala Disdik Mura, Edi Iswanto melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Irwan Effendi mengatakan, jumlah guru honor yang diangkat komite sekolah memang masih banyak. Oleh sebab itulah, banyak sekolah mengeluhkan kondisi kekuarngan tenaga pengajar ini. &lt;br /&gt;Dan dalam rapat yang dilaksanakan bersama Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD)Kabupaten, Inspektorat dan Pemerintah Kabupaten Mura, Disdik meminta solusi pemecahan terhadap permasalahan tersebut. Disdik juga akan mengupayakan solusi untuk bisa memenuhi kebutuhan guru di daerah-daerah terpencil ini. &lt;br /&gt;Irwan Effendi meminta kepada kepala sekolah untuk bisa mengkondisikan diri. Jangan sampai kondisi ini mengganggu kegiatan belajar mengajar, dan jangan sampai ada sesuatu yang melanggar peraturan. &lt;br /&gt;“Kami mohon, agar sekolah bersabar, dan menunggu keputusan selanjutnya. Permasalahan ini pastinya akan sampai di Kemendiknas, jadi Disdik juga sedang berusaha mencarikan solusinya. Selain itu, akan lebih baik jika kepala sekolah juga kreatif dalam mencari solusi cerdas,” kata Irwan.&lt;b&gt; (Mg02/03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-1041085620959725884?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/1041085620959725884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/megang-sakti-masih-kekurangan-guru.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1041085620959725884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1041085620959725884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/megang-sakti-masih-kekurangan-guru.html' title='Megang Sakti Masih Kekurangan Guru'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7317987914222415706</id><published>2011-02-18T03:27:00.001+07:00</published><updated>2011-02-18T03:27:16.532+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Kewalahan Atur Honor Guru Bantu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;TUAH NEGERI-&lt;/b&gt;Tahun anggaran 2011 maksimum penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk belanja pegawai bagi sekolah negeri hanya 20 persen. Ketentuan itu berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 37 tahun 2010 tentang&amp;nbsp; Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan BOS . &lt;br /&gt;Dengan diberlakukannya ketentuan itu beberapa SD dan SMP di lingkungan Dinas pendidikan&amp;nbsp; Kabupaten Musi Rawas (Disdik Mura), merasa kewalahan dalam mengatur penggajian guru honor yang diperbantukan di sekolah yang bersangkutan. &lt;br /&gt;Pasalnya, di daerah-daerah seperti Kecamatan Rawas Ulu, Kecamatan Tuah Negeri dan Kecamatan Muara Lakitan, masih banyak guru bantu yang harus digaji menggunakan dana BOS. &lt;br /&gt;Disdik Mura mengintruksikan agar setiap sekolah memanfaatkan maksimal empat guru honor saja. Namun, kondisi di lapangan berbeda. Tidak sedikit sekolah di kecamatan-kecamatan justru memiliki banyak guru honor dari pada guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). &lt;br /&gt;Seperti yang terjadi di SD Negeri 1 Petunang. Di sekolah ini, guru honor memiliki peran yang sangat penting. Meskipun mereka tidak memegang tanggung jawab sebagai guru kelas, namun keaktifan mereka sangat besar dalam membantu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Demikian dikatakan Kepala SD Negeri 1 Petunang, Darmawati kepada koran ini, Kamis (17/2). &lt;br /&gt;Di SD Negeri 1 Petunang, ada enam guru bantu. Keenam guru bantu ini senantiasa berpartisipasi aktif membantu memperlancar KBM di sekolah. Melihat kedisiplinan dan pengabdian yang dilakukan guru bantu, Darmawati berusaha mengkonsultasikan dengan kepada Disdik Mura. &lt;br /&gt;Untuk menutupi biaya honor enam guru bantu tadi, sekolah memanfaatkan komponen pendukung yang lain, agar tidak mengecewakan mereka, dengan tetap memberikan honor yang sesuai dengan pengabdian yang selama ini telah diberikan para tenaga pendidik non PNS tersebut. &lt;br /&gt;Honor Guru Bantu Tidak Tetap (GBTT) di SD Negeri 1 Petunang&amp;nbsp; masih dalam kisaran Rp 200.000 sampai Rp 350.000/orang/bulan. Darmawati mengungkapkan, jika disesuaikan dengan ketentuan operasional dana BOS 2011, kemungkinan honor guru bantu tidak bisa lebih dari Rp 200.000/orang/bulan. &lt;br /&gt;“Meskipun demikian, sekolah akan tetap berkoordinasi dengan Disdik Mura. Kami berharap Disdik bisa membantu memberikan jalan keluar. Sebab, sekolah sangat membutuhkan guru bantu, terutama bagi mereka yang sudah mengabdi lima tahun, dan memiliki potensi mengajar yang sangat bagus,” jelas Darmawati. &lt;br /&gt;Kepala Disdik Kabupaten Mura, melalui&amp;nbsp; Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Irwan Effendi, menjelaskan saat ini baik GBTT daerah maupun pusat, atau guru Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang bertugas di kecamatan-kecamatan, sudah mendapat gaji bulanan yang dibayar setiap triwulan. Sementara biaya tenaga pengajar yang masih mengambil dari dana BOS biasanya&amp;nbsp; untuk honorarium yang diangkat komite sekolah. &lt;br /&gt;Menurut Irwan Effendi, jumlah guru honor yang diangkat komite sekolah memang masih banyak. Berdasarkan pantauan yang dilakukan Disdik, sekolah yang bersangkutan memberikan honorarium kepada tenaga pengajar berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 300.000/orang/bulan. Melihat honor yang diterima saat ini, tidak mungkin sekolah akan mengurangi guru honor lantaran tidak bisa memberikan honor. Tidak mungkin pula akan dilakukan pengurangan honorarium, karena selama ini honor yang diberikan kepada guru honor tidak tetap ini memang sudah sangat kecil. &lt;br /&gt;“Sesuai dengan sosialisasi yang telah dilakukan Disdik kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) per kecamatan dalam hal penggunaan BOS ada yang diperbolehkan dan ada yang dilarang. Salah satu hal yang termasuk diperbolehkan adalah BOS dimanfaatkan untuk membayar honorarium tenaga pengajar yang diangkat komite sekolah. Namun, tidak diperbolehkan melebihi dari 20 persen dari total dana yang diterima selama satu tahun,” jelas Irwan Effendi. &lt;br /&gt;Dan ternyata kondisi di lapangan, tidak sedikit kepala sekolah kebingungan dalam merealisasikan juknis yang ada. Lantaran masih ada sekolah yang ternyata banyak dibantu guru honor. Oleh sebab itulah, pada rapat yang dilaksanakan bersama Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD)Kabupaten, Inspektorat dan Pemerintah Kabupaten Mura, Disdik meminta solusi pemecahan terhadap permasalahan tersebut.&amp;nbsp; Disdik menghimbau kepada sekolah agar penggunaan dana untuk honor mempertimbangkan rasio jumlah siswa dan guru, sesuai dengan ketentuan pemerintah yang ada dalam Permendiknas Nomor 15 Tahun 2010 tentang SPM Pendidikan Dasar di kabupaten/kota.&lt;br /&gt;Irwan Effendi meminta kepada kepala sekolah untuk bisa mengkondisikan keadaan ini. Jangan sampai kondisi ini mengganggu kegiatan belajar mengajar, dan jangan sampai ada sesuatu yang melanggar peraturan. &lt;br /&gt;“Kami mohon, agar sekolah bersabar, dan menunggu keputusan selanjutnya. Permasalahan ini pastinya akan sampai di Kemendiknas, jadi Disdik juga sedang berusaha mencarikan solusinya. Selain itu, akan lebih baik jika kepala sekolah juga kreatif dalam mencari solusi cerdas. Seperti dengan mengalihkan honorarium pada BOS provinsi maupun BOS kabupaten. Jadi jangan sampai keseluruhan honorarium diplotkan pada BOS pusat,” kata Irwan&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7317987914222415706?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7317987914222415706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sekolah-kewalahan-atur-honor-guru-bantu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7317987914222415706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7317987914222415706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sekolah-kewalahan-atur-honor-guru-bantu.html' title='Sekolah Kewalahan Atur Honor Guru Bantu'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4073295973706591572</id><published>2011-02-17T01:36:00.001+07:00</published><updated>2011-02-17T01:36:13.720+07:00</updated><title type='text'>2014, Batas Penyelesaian Proses Akreditasi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas (Mura), menghimbau kepada seluruh madrasah untuk mengupayakan proses akreditasi. Proses akreditasi tersebut tanpa harus mengandalkan bantuan dari Kemenag Mura. Demikian dikatakan Kasi Mapenda Kemenag Mura, Habibullah Angkasa, kepada koran ini, Rabu (16/2).&lt;br /&gt;Akreditasi sekolah/madrasah merupakan proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan dan kinerja satuan atau program pendidikan, yang dilakukan sebagai akuntabilitas publik.&lt;br /&gt;Akreditasi madrasah bertujuan untuk memberikan informasi tentang kelayakan madrasah atau program yang dilaksanakannya berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP), memberikan rekomendasi tentang penjaminan mutu pendidikan kepada program dan atau satuan pendidikan yang diakreditasi.&lt;br /&gt;Kemenag Mura meminta kepada madrasah di lingkungan Kemenag Kabupaten Mura, baik Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Iftidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) untuk mengupayakan akreditasi ini. &lt;br /&gt;Sejak awal Januari, Kemenag telah mensosialisasikan rencana akreditasi tersebut. Selain itu, Kemenag juga telah menyediakan formulir instrument evaluasi diri yang bisa diisi oleh pihak madrasah yang bersangkutan. &lt;br /&gt;Dari instrumen evaluasi diri, sekolah akan mengisinya sesuai dengan keadaan yang ada di madrasah. Sampai 2011, lembaga pendidikan yang berada di bawah Kemenag Mura adalah 69 RA, 36 MI yang terdiri dari tiga negeri dan 33 swasta, 36 MTs yang terdiri dari dua negeri, 34 swasta, dan 12 MA. &lt;br /&gt;Habibullah menjelaskan, sementara ini baru dua RA yang mengajukan akreditasi. Selain itu baru ada delapan MTs yang mengambil formulir instrumen evaluasi diri. &lt;br /&gt;Perlu diketahui, sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 087/U/2002 tanggal 14 Juni 2002 tentang Akreditasi Sekolah/Madrasah, komponen-komponen sekolah yang menjadi bahan penilaian diantaranya, kurikulum dan proses pembelajaran, administrasi dan manajemen sekolah/madrasah, oraganisasi dan kelembagaan sekolah/madrasah. Selain itu, sarana dan prasarana, ketenagaan, pembiayaan, peserta didik, peran serta masyarakat, dan lingkungan serta budaya sekolah/madrasah juga menjadi komponen pendukung dalam penilaian akreditasi ini.&lt;br /&gt;Setiap komponen dijabarkan kedalam berbagai aspek dan indikator. Selanjutnya indikator-indikator yang dikembangkan tersebut dijadikan acuan dalam pengembangan instrumen akreditasi dan penilaian yang digunakan dalam proses akreditasi sekolah/madrasah.&lt;br /&gt;Ditargetkan 2014 mendatang proses akreditasi ini dapat diselesaikan. Menurut Habbullah, sepanjang 2011 ini lebih kurang 854 sekolah/madrasah di Provinsi Sumatera Selatan akan diakreditasi. &lt;br /&gt;Sejauh ini, kendala yang dialami oleh sejumlah madrasah adalah masih banyak sarana dan prasarana maupun komponen yang masuk dalam penilaian akreditasi belum memenuhi standar. &lt;br /&gt;Namun, dalam hal ini Kemenag tidak bisa memaksakan sebuah madrasah untuk bisa diakreditasi. Jika pada 2014 mendatang, masih ada madrasah belum bisa diakreditasi, kemungkinan besar akan dilakukan penggabungan. Oleh sebab itulah, dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, diharapkan madrasah dapat berbenah diri. &lt;br /&gt;Akreditasi dinilai penting dilakukan, agar mutu pendidikan sesuai yang diharapkan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4073295973706591572?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4073295973706591572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/2014-batas-penyelesaian-proses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4073295973706591572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4073295973706591572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/2014-batas-penyelesaian-proses.html' title='2014, Batas Penyelesaian Proses Akreditasi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7707378324825404854</id><published>2011-02-16T00:52:00.001+07:00</published><updated>2011-02-16T00:52:04.981+07:00</updated><title type='text'>717 Mahasiswa STKIP-PGRI Laksanakan KKN</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;Tersebar di 60 Lokasi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;717 mahasiswa semester VII STKIP-PGRI Lubuklinggau, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 60 lokasi yang tersebar di 10 kecamatan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan dua kecamatan di Kota Lubuklinggau. Penyerahan sekaligus pelepasan mahasiswa KKN ini dilaksanakan Senin (14/2), di halaman Kantor Bupati Mura. &lt;br /&gt;Ketua STKIP-PGRI Lubuklinggau, Lukman Nawi kepada koran ini, Selasa (15/2) mengatakan, 595 mahasiswa melaksanakan KKN di 50 lokasi yang tersebar di 10 kecamatan, Kabupaten Mura. Diantaranya Kecamatan sumber Harta, STL Ulu Terawas, Selangit, Karang Jaya, Rawas Ulu, Rupit, Suka Karya, Tuah Negeri, Muara Beliti, dan Tiang Pumpung Kepungut. Sementara 122 mahasiswa lainnya tersebar di 10 lokasi di pinggiran Kota Lubuklinggau, yaitu di Kecamatan Lubuklinggau Selatan I dan Lubuklinggau Utara II.&lt;br /&gt;KKN mahasiswa STKIP-PGRI Lubuklinggau ke XXI ini dilaksanakan Senin (14/2) hingga Kamis (14/3). Diharapkan dari pelaksanaan KKN ini masing-masing mahasiswa dapat memberikan bimbingan kepada masyarakat. Selain itu, dengan ilmu yang selama ini telah didapat dari bangku kuliah, dapat memberikan karya nyata bagi masyarakat pedesaan sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk ikut secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan daerah.&amp;nbsp; Disamping itu, Lukman Nawi dihimbau setiap mahasiswa bisa beradaptasi dengan masyarakat desa, agar tidak terjadi kendala dalam pelaksanaan KKN. &lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa dapat berkoordinasi dengan pemeintah kecamatan dan kelurahan/desa. &lt;br /&gt;Menurut Lukman Nawi, dengan adanya penyebaran pelaksanaan KKN, dapat memberi motivasi dan memancing animo anak dan orang tua akan pentingnya pendidikan terhadap anak terutama anak di usia dini.&lt;br /&gt;Selain itu, dengan penyebaran KKN ini juga mampu mensosialisasikan ilmu mereka kepada masyarakat dan sejumlah anak yang berada di daerah kecamatan. Sehingga mampu membangkitkan minat orang anak tua dan pelajar di daerah untuk melanjutkan pedidikannya kejenjang Perguruan Tinggi (PT). &lt;br /&gt;Dan Selasa (15/2), Lukman Nawi bersama dosen pembimbing melaksanakan kunjungan langsung ke beberapa posko KKN di Kecamatan Rawas Ulu. Salah satunya posko KKN di Desa Sungai Baung. &lt;br /&gt;Lukman Nawi menjelaskan, untuk membimbing mahasiswa yang tersebar dalam 60 posko KKN ini, STKIP-PGRI menagamanahkannya kepada 60 dosen pembimbing. Dosen yang diutus ini akan membimbing dan mengarahkan peserta KKN dalam melaksanakan program kerja selama KKN.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7707378324825404854?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7707378324825404854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/717-mahasiswa-stkip-pgri-laksanakan-kkn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7707378324825404854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7707378324825404854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/717-mahasiswa-stkip-pgri-laksanakan-kkn.html' title='717 Mahasiswa STKIP-PGRI Laksanakan KKN'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5588616349469012046</id><published>2011-02-12T02:47:00.002+07:00</published><updated>2011-02-12T02:47:25.710+07:00</updated><title type='text'>Disdik Minta Sekolah Ciptakan Iklim Kondusif</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;Menjelang Pelaksanaan UN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 bagi peserta didik SMA sederajat akan dilaksanakan Senin (18/4) hingga Kamis (21/4).&lt;br /&gt;Dalam mempersiapkan penyelenggaraan ujian tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Disdik Mura) meminta kepada seluruh sekolah di Kabupaten Mura agar menciptakan iklim kondusif. &lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Kepala Disdik Mura, Edi Iswanto dalam rapat evaluasi di SMA Negeri 2 Muara Beliti, Jumat (11/2).&lt;br /&gt;Berkaitan dengan himbauan tersebut, Disdik meminta agar sekolah tidak meminta pungutan apapun dengan alasan untuk mempersiapkan pelaksanaan UN.&lt;br /&gt;Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Kabid Dikmenti), Totok Sunarto menjelaskan sejauh ini yang dikhawatirkan Disdik, jangan sampai ada sekolah yang beralasan meminta pungutan dari wali murid untuk melaksanakan persiapan UN, baik untuk pelaksanaan les atau penggandaan kisi-kisi soal UN.&lt;br /&gt;Iklim kondusif ini harus dijaga oleh sekolah, sejak menjelang pelaksanaan UN sampai pengambilan ijazah selesai. Hal ini menghindarkan adanya anggapan negatif terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Sampai, Jumat (11/2) setiap kepala SMK/SMA/MA di Kabupaten Mura sudah melakukan  persiapan penyelenggaraan  dengan maksimal. Disdik meminta setiap sekolah untuk melaksanakan UN sesuai dengan ketentuan yang telah tertera dalam Pedoman Operasional Standar (POS) UN tahun pelajaran 2010/2011. Terutama dengan meningkatkan kejujuran untuk menciptakan kualitas pelaksanaan UN yang kondusif. Khusus bagi sekolah induk yang memiliki kelas jauh, seprti SMA Negeri Muara Kelingi diminta untuk bisa lebih intensif dalam memberikan sosialisasi tentang UN. Berikut dengan mengefektifkan pelaksanaan belajar tambahan. Untuk bisa meraih hasil maksimal.&lt;br /&gt;Kelulusan peserta didik SMA/MA, SMA LB dan SMK diumumkan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011. Ada 3.429, peserta UN di Kabupaten Musi Rawas (Mura) telah siap untuk mengikuti US dan UN. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5588616349469012046?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5588616349469012046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/disdik-minta-sekolah-ciptakan-iklim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5588616349469012046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5588616349469012046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/disdik-minta-sekolah-ciptakan-iklim.html' title='Disdik Minta Sekolah Ciptakan Iklim Kondusif'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-930964233387691211</id><published>2011-02-11T02:09:00.001+07:00</published><updated>2011-02-11T02:09:00.692+07:00</updated><title type='text'>Kenali Wartawan Berikut Profesinya</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Linggau Pos Back To School&amp;nbsp;&lt;/i&gt; di SMA Negeri Rupit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;RUPIT-&lt;/b&gt;Perkembangan pers di Indonesia seringkali dimanfaatkan oleh kalangan tidak bertanggung jawab. Tidak sedikit oknum memanfaatkan nama wartawan sebagai landasan utama mereka meraup keuntungan. Untuk mengantisipasi hal ini, masyarakat khususnya pelajar harus mampu mengenal lebih jauh siapa sebenarnya wartawan berikut bagaimana ia menjalankan profesinya.&lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau, Solihin, saat menyampaikan materi tentang “Fungsi Pers Bagi Pelajar”, kepada pengurus OSIS dan siswa-siswi SMA Negeri Rupit, Kamis(10/2).&lt;br /&gt;Dalam menjalankan profesinya, jurnalis harus berpegang pada beberapa landasan pokok. Diantaranya, landasan idiil yaitu Pancasila, Landasan Konstitusional yaitu UUD Tahun 1945, Landasan Yuridis Formal yakni UU Nomor 40 Tahun 1999, Landasan Operasional yaitu Redaksional, Landasan Sosiologi Kultural yaitu Nilai Kultural dan Landasan Etis Profesional yaitu Kode Etik Jurnalistik (KEJ).&lt;br /&gt;Jurnalis atau wartawan adalah orang yang secara teratur dan terus menerus melaksanakan kegiatan jurnalistik. Jika pelajar maupun masyarakat melaksanakan kegiatan jurnalistik secara tidak teratur dan terus menerus, tentu orang maupun pelajar yang bersangkutan belum bisa disebut sebagai wartawan. &lt;br /&gt;Nah, lantas bagaimana jika sekolah maupun masyarakat menerima tamu yang mengaku-ngaku sebagai wartawan? Apa yang harus dilakukan? &lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya narasumber yang bersangkutan segera menanyakan wartawan tersebut dari media mana, kalau perlu nara sumber berhak meminta kejelasan id card (kartu identitas pengenal wartawan).&lt;br /&gt;Solihin sangat menghawatirkan hal ini. Sebab, kejadian adanya oknum yang mengaku wartawan namun melakukan pemerasan di sekolah-sekolah ini sangat merusak citra wartawan yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam menjalankan profesinya pers harus memperhatikan beberapa fungsi yang tertuang pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999. Diantara fungsi pokok yang tertuang adalah fungsi pers sebagai media informasi, media hiburan, media pendidikan, media sosial control dan sebagai lembaga ekonomi. &lt;br /&gt;Dan pada program Back To School di SMA Negeri Rupit tersebut, Harian Pagi Linggau Pos tengah menjalankan fungsinya sebagai media pendidikan. Selain itu, dalam menjalankan fungsi ini tentu pers diharapkan mampu menyampaikan informasi yang bersifat mendidik. &lt;br /&gt;Namun, fungsi ini terkadang masih dikesampingkan oleh kalangan perusahaan pers, lantaran tuntutan bisnis dan persaingan pasar. Berbeda dengan pers tahun 1945 sampai tahun 1966 lalu, pers masih berorientasi pada perjuangan dan idealisme. Sedangkan pada tahun 1967 sampai sekarang, pers sudah berorientasi pada idealisme dan industri. &lt;br /&gt;Saat ini perusahaan pers memang mengarah pada prospek bisnis, agar produk pers laku di pasar hingga perusahaan pers bisa hidup layak dan mandiri. Dengan hidup dari pasar, pers dapat melaksanakan fungsinya yang maksimal sebagaimana dikehendaki oleh UU No 40 tahun 1999 tentang Pers. &lt;br /&gt;Untuk dapat hidup dari pasar, maka para pegiat jurnalis harus kreatif dan berlomba menciptakan inovasi-inovasi, guna mencari pangsa pasar tersendiri. Mereka tentu berharap apa yang disampaikan dapat menarik minat masyarakat untuk menyaksikan, membaca maupun mendengarkan.&lt;br /&gt;Menurut pria kelahiran Bingin Teluk, 12 Maret 1970, yang juga Direktur Harian Pagi Linggau Pos dan Musi Rawas Ekpres, fenomena tersebut merupakan bentuk kreativitas pers dalam mengembangkan fungsinya sebagai media hiburan. Hal ini memang sudah terbilang kebablasan. Karena kreativitas dan inovasi dari fungsi pers sebagai media hiburan, terkadang berbenturan dengan fungsi pers lainnya, terutama fungsi pendidikan. &lt;br /&gt;Namun, lanjut Solihin, publik tidak akan mampu menghalangi kreatifitas insan pers ini. Dan yang harus dilakukan masyarakat termasuk pelajar adalah bisa memilih media massa yang tepat dalam memuat informasi, dan infromasi yang disajikan bermanfaat, dan ada kaitannya dengan dunia pendidikan. &lt;br /&gt;Karena Pers selain berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan, juga sebagai media informasi, kontrol sosial dan lembaga ekonomi. Salah satu peranan pers sebagai media pendidikan, pers harus mampu meningkatkan minat baca masyarakat, terutama pelajar. &lt;br /&gt;Membangkitkan minat baca harus dibarengi dengan memberikan informasi yang berkualitas dan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat, dalam hal ini pelajar.&lt;br /&gt;Jika pelajar sudah tinggi minat bacanya, maka generasi muda Indonesia akan mampu menggali dan manampung banyak informasi. Ketika para pelajar sudah mampu menampung banyak informasi dan pengetahuan maka pelajar akan lebih kreatif dan inovatif sehingga peserta didik akan mampu lebih kritis dalam menganalisa perkembangan dunia ke depan. &lt;br /&gt;“Dengan cara ini, media mampu membantu untuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mampu hidup mandiri. Itu artinya, media mampu menggiring masyarakat dan generasi muda untuk mewujudkan tujuan pendidikan di Indonesia yang sebenarnya,” jelas Solihin. &lt;br /&gt;Pada penghujung sosialisasi yang berlangsung di ruangan laboratorium kimia SMA Negeri Rupit ini, Solihin memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling tanya jawab. &lt;br /&gt;Antusiasme peserta sangat terlihat melalui sesi tanya jawab. Bahkan, keingintahuan siswa-siswi tersirat dari beberapa pertanyaan yang disampaikan.&lt;br /&gt;Kepala SMA Negeri Rupit, Yani Jinawar mengaku sangat mendukung kegiatan ini. Sementara itu, Febri Yudi Anggara, siswa kelas X 1 yang juga menjadi peserta mengungkapkan kebahagiaanya berkesempatan mengikuti sosialisasi jurnalistik ini. Ia mengaku bisa mengenal lebih dekat dunia jurnalistik berikut profesi yang dijalankan orang yang berkerja sebagai wartawan.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-930964233387691211?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/930964233387691211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/kenali-wartawan-berikut-profesinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/930964233387691211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/930964233387691211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/kenali-wartawan-berikut-profesinya.html' title='Kenali Wartawan Berikut Profesinya'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-1718870525486201447</id><published>2011-02-10T02:00:00.001+07:00</published><updated>2011-02-10T02:00:49.970+07:00</updated><title type='text'>Ada 3.429 Siswa SMA/SMK/MA Siap Ikuti UN</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 bagi peserta didik SMA sederajat akan dilaksanakan Senin (18/4) hingga Kamis (21/4) mendatang. Sementara kelulusan peserta didik SMA/MA, SMA LB dan SMK diumumkan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011. Ada 3.429, peserta UN di Kabupaten Musi Rawas (Mura) telah siap untuk mengikuti US dan UN. &lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Kabid Dikmenti) Dinas Pendidikan Kabupaten Mura (Disdik Mura), Totok Sunarto kepada koran ini, Selasa (8/2). &lt;br /&gt;Totok Sunarto belum bisa memastikan berapa jumlah pengawas yang akan diturunkan untuk mengawasi proses pelaksanaan UN. Namun, ia menjelaskan proses pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat 2011 ini dibagi dalam lima sub rayon. Yang terdiri dari tiga sub rayon SMA, satu sub rayon MA, dan 1 sub rayon SMK.&lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan koran ini di lapangan, seperti SMA Negeri Muara Kelingi sudah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti UN. Beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mendukung kesiapan ini adalah dengan melaksanakan pelatihan soal-soal, berdasarkan indikator pada lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 45 tahun 2010. Selain itu, guru bidang studi yang akan diujikan saat ini dituntut untuk lebih banyak memberikan motivasi dan masukan agar calon peserta ujian tidak gugup sebelum mengikuti ujian. &lt;br /&gt;Hal serupa dilakukan SMA Negeri Simpang Semambang. Sekolah yang baru berdiri 2007 lalu itu, sudah mengupayakan kesiapan maksimal. Salah satunya dengan memberikan tambahan jam belajar bagi calon peserta UN. Sekolah mengupayakan agar siswa optimis dan tidak berfikir negatif menghadapi UN. &lt;br /&gt;Tenaga pengajar di SMA Negeri Simpang Semambang juga meminta kepada siswa untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-1718870525486201447?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/1718870525486201447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/ada-3429-siswa-smasmkma-siap-ikuti-un.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1718870525486201447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1718870525486201447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/ada-3429-siswa-smasmkma-siap-ikuti-un.html' title='Ada 3.429 Siswa SMA/SMK/MA Siap Ikuti UN'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-320803120174119391</id><published>2011-02-09T02:28:00.001+07:00</published><updated>2011-02-09T02:28:40.290+07:00</updated><title type='text'>Hilangkan Diskriminasi Menuju Pendidikan Berkualitas</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;Semiloka Pendidikan Inklusif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUGUMULYO-&lt;/b&gt;Mulai tahun pelajaran 2011/2012, UPT Pendidikan Tugumulyo secara serentak akan menerapkan Pendidikan inklusif. Pendidikan ini dinilai penting direalisasikan agar dapat menghilangkan diskriminasi terhadap peserta didik untuk menuju pendidikan yang berkualitas.&amp;nbsp; Demikian dijelaskan, Pengawas TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Disdik Mura) sekaligus Instruktur Semiloka, Muladi seusai memberikan materi dalam Semiloka Pendidikan Inklusif, Selasa (8/2). &lt;br /&gt;Pendidikan inklusif adalah pendidikan reguler yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik yang memiliki kelainan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa pada sekolah reguler dalam satu kesatuan yang sistemik. &lt;br /&gt;Selama ini, pendidikan bagi anak yang memiliki kelainan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa atau anak berkebutuhan khusus (ALB) disediakan dalam tiga macam lembaga pendidikan, yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), dan Pendidikan Terpadu. &lt;br /&gt;Muladi menjelaskan, pendidikan inklusif ini diterapkan untuk mewujudkan wajib belajar pendidikan dasar dan mengatasi permasalahan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Pendidikan ini dinilai perlu untuk&amp;nbsp; meningkatkan perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, baik yang telah memasuki sekolah umum (SD) tetapi belum mendapatkan pelayanan pendidikan khusus maupun anak-anak berkebutuhan khusus yang belum sempat mengenyam pendidikan sama sekali karena tidak diterima di SD terdekat atau karena lokasi SLB jauh dari tempat domisilinya.&lt;br /&gt;Melalui pendidikan inklusif, anak berkebutuhan khusus dididik bersama-sama anak lainnya (normal) untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki anak melalui pendidikan di sekolah terdekat. Sudah barang tentu sekolah terdekat tersebut perlu dipersiapkan segala sesuatunya.&lt;br /&gt;Penyelenggaraan sekolah inklusif bagi peserta didik berkebutuhan khusus secara yuridis memiliki landasan yang kuat diantaranya, UUD 1945 (amandemen) pasal 31 ayat 1 yang berbunyi “Setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan”. Selanjutnya didukung dalam UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3 menyatakan, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.&lt;br /&gt;Dan pada pasal 5 ayat 2 menyatakan, warga negara yang mempunyai kelainan fisik, emosional, mental, intelektual dan atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus. Setidaknya 70 orang guru dari 35 SD/MI swasta dan negeri di Kecamatan Tugumulyo mengikuti semiloka ini di Madrasah Iftidaiyah Negeri (MIN) G1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo. Semiloka tersebut dilaksanakan Selasa (8/2) sampai dengan Kamis (10/2). &lt;br /&gt;Dalam semiloka ini dijelaskan banyak hal terkait dengan pendidikan inklusif, seperti garis besar pendidikan inklusif, peran serta masyarakat dalam mendukung pendidikan inklusif, dan identifikasi serta assesment pendidikan inklusif. &lt;br /&gt;Dengan adanya tiga hari pelaksanaan semiloka atau 24 jam pertemuan tersebut, diharapkan akan bermanfaat untuk kelengkapan adanya nilai kredit dalam pengurusan sertifikasi guru. &lt;br /&gt;Semiloka yang diisi oleh tiga instruktur, Muladi, Hasan Basri dan Ibnu Salimi ini bertujuan untuk membuka wawasan guru agar lebih terbuka dan jangan sampai mendiskriminasikan kebutuhan khusus bagi salah satu atau sebagian peserta didiknya. Ketika pendidikan inklusif sudah diterapkan di Kecamatan Tugumulyo, maka tidak akan ada lagi perbedaan atau pendiskriminasian khusus bagi peserta didik di kecamatan tersebut. &lt;br /&gt;Meskipun teknik pembelajaran memiliki kesamaan, namun dalam hal&amp;nbsp; pengidentifikasian dan pendiagnosaannya agak berbeda. Muladi berharap, dengan diberlakukaanya semiloka ini sekolah-sekolah mau menerapkan model pembelajaran inklusif. &lt;br /&gt;Dan Rabu, (9/2) dalam semikola tersebut akan dijelaskan mengenai teknik model pembelajaran inklusif.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-320803120174119391?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/320803120174119391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/hilangkan-diskriminasi-menuju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/320803120174119391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/320803120174119391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/hilangkan-diskriminasi-menuju.html' title='Hilangkan Diskriminasi Menuju Pendidikan Berkualitas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-8113694243480347949</id><published>2011-02-08T02:31:00.001+07:00</published><updated>2011-02-08T02:31:43.468+07:00</updated><title type='text'>Kesempatan Raih Beasiswa PBP</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;Syarat Utama Harus Lulus SNMPTN &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Kesempatan emas diberikan khusus bagi calon mahasiswa tahun akademik 2011/2012. Bagi yang berminat, Universitas Sriwijaya (Unsri) memberikan kesempatan khusus bagi para siswa berprestasi di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau untuk meraih beasiswa Program Beasiswa Penuh (PBP).&lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mura, Edi Iswanto melalui, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan&amp;nbsp; Tinggi (Kabid Dikmenti), Totok Sunarto kepada koran ini, Senin (7/2). Untuk bisa meraih beasiswa tersebut, siswa harus memenuhi beberapa persyaratan khusus. Diantaranya, pendaftar minimal duduk di kelas XII SMA/SMK/MA, telah dinyatakan lulus SNMPTN, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75. &lt;br /&gt;Sejauh ini, tim khusus yang dari Unsri sedang melakukan sosialisasi PBP. Sosialisasi program dan distribusi formulir dilakukan sejak Senin, (31/2) sampai dengan Selasa, (15/2). Sementara pengembalian formulir pendaftaran dibuka mulai Rabu, (16/2) sampai dengan Sabtu (12/2). &lt;br /&gt;“Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam sosialisasi tim dari Unsri di Disdik Kabupaten Mura, Sabtu (5/2), pelaksanaan seleksi administrasi dilakukan Selasa, (1/3) sampai dengan Senin, (14/3). Selain itu, pelaksanaan wawancara calon penerima beasiswa PBP akan dilaksanakan Senin (30/5) sampai dengan Kamis(12/5). Dan pengumuman kelulusan calon mahasiswa yang berhasil meraih beasiswa PBP, Rabu (20/7),” jelas Totok Sunarto. &lt;br /&gt;Perlu diketahui, saat ini Unsri telah berkembang dengan bertambahnya Fakultas menjadi 10 Fakultas dengan 10 Program Studi Diploma (D1 dan D3), 47 Program Studi Sarjana (S1), 9 Program Studi Dokter Spesialis 1, 15 Program Studi Pascasarjana (S2), dan 3 Program Studi Doktor (S3). &lt;br /&gt;Khusus bagi calon penerima beasiswa PBP, akan diberikan keleluasaan untuk memilih seluruh program studi S1. &lt;br /&gt;Hanya saja beasiswa PBP tidak diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin mengambil program studi kedokteran.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Totok menghimbau, agar seluruh kepala SMK/SMA/MA di Kabupaten Mura segera mensosialisasikan kabar gembira ini. Diharapkan guru maupun kepala sekolah untuk bisa memotivasi peserta didiknya untuk bisa meraih kesempatan emas ini. Bagaimanapun, jangan sampai kesempatan ini disepelekan. Jadikan tawaran untuk meraih beasiswa PBP sebagai satu tantangan agar peserta didik semakin termotivasi untuk maju dan mandiri dalam meraih masa depan. &lt;br /&gt;2011 merupakan tahun ketiga Unsri menawarkan diri untuk bisa merekrut pelajar berprestasi dari Kabupaten Mura, untuk menimba ilmu di perguruan tinggi yang selalu menggenggam visi untuk menjadi salah satu pusat pendidikan terkemuka dan berbasis riset. &lt;br /&gt;Dari beasiswa PBP ini, Unsri menawarkan kuota 60 pelajar berprestasi dari seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Totok Sunarto berharap sebagian mahasiswa yang berhasil merupakan putra-putri kebanggaan Mura. &lt;br /&gt;“Jika ada siswa yang berhasil meraih beasiswa ini, tentu akan menjadi suatu nilai tambah dan akan semakin mengharumkan nama besar sekolah tempat siswa menimba ilmu,” jelasnya. &lt;br /&gt;Bagi yang berminat, siswa maupun sekolah bisa langsung menghubungi Kampus Indralaya, Jalan Palembang-Prabumulih, KM 32 Indralaya, Kabupatan Ogan Ilir&amp;nbsp; Sumsel, kode Pos 30662, Telepon (0711) 580069, serta&amp;nbsp; Website: http://www.imhere.unsri.ac.id&lt;b&gt;.(03) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-8113694243480347949?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/8113694243480347949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/kesempatan-raih-beasiswa-pbp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8113694243480347949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8113694243480347949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/kesempatan-raih-beasiswa-pbp.html' title='Kesempatan Raih Beasiswa PBP'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7902703946314301586</id><published>2011-02-07T03:09:00.001+07:00</published><updated>2011-02-07T03:09:55.068+07:00</updated><title type='text'>Buku SBY Tidak Beredar di Kabupaten Mura</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Beberapa minggu terakhir, peredaran buku yang memuat profil dan motivasi dari Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menghebohkan dunia pendidikan di tanah air. Peredaran buku SBY yang sempat terekspose di beberapa media massa ini sebagian besar tersebar di beberapa kota di Pulau Jawa. &lt;br /&gt;Namun untuk Kabupaten Musi Rawas (Mura), menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Imam Hanafi, sampai Jumat (4/2) buku-buku tentang SBY tersebut tidak beredar di daerah ini.&amp;nbsp; Kalaupun akan beredar, lanjut Imam Hanafi, tentu masih ada pertimbangan untuk menerimanya, terutama dalam hal dana pengadaan. &lt;br /&gt;“Buku-buku tersebut akan ada di sekolah tentu menggunakan dana. Kalau mengenai isinya, tentu kami sangat terbuka. Buku-buku tersebut sangat bermanfaat untuk peserta didik. Terutama dalam hal kualitas tentu buku-buku ini akan sangat membantu peserta didik untuk mengenal SBY berikut dengan motivasi-motivasi yang dituliskan di dalam buku, ” jelas Imam Hanafi. &lt;br /&gt;Sementara itu, tanggapan serupa diungkapkan Kepala SMP L Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo, Sunardi. Pria yang akrab dipanggil Nardi ini mengatakan, jika buku SBY tersebut beredar di Kabupaten Mura, ia akan sangat banyak pertimbangan untuk memasukkan buku tersebut di sekolah yang dipimpinnya. &lt;br /&gt;Terutama dalam hal kualitas buku, berikut dengan manfaatnya untuk peserta didik. selain itu, ia akan sangat memperhitungkan biaya pengadaan buku tersebut. Sebisa mungkin, buku-buku yang tersedia di perpustakaan SMP L Sidoharjo tetap berkualitas, dan sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di SMP. &lt;br /&gt;Berdasarkan beberapa sumber yang dihimpun koran ini, buku SBY yang telah beredar di sekolah-sekolah baik SD, SMP, maupun SMU di Pulau Jawa, terdiri dari 10 judul yang bersampul karikatur Presiden SBY. Diantara beberapa judul tersebut adalah Jalan Panjang Menuju Istana, Menata Kehidupan Bangsa, Indahnya Negeri Tanpa Kekerasan, Adil Tanpa Pandang Bulu, Peduli Kemiskinan, Memberdayakan Ekonomi Rakyat Kecil, Diplomasi Damai, Berbakti Untuk Bumi, dan Jendela Hati. Peredaran buku-buku di sekolah-sekolah Pulau Jawa masih menjadi kontroversi oleh berbagai pihak.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7902703946314301586?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7902703946314301586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/buku-sby-tidak-beredar-di-kabupaten.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7902703946314301586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7902703946314301586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/buku-sby-tidak-beredar-di-kabupaten.html' title='Buku SBY Tidak Beredar di Kabupaten Mura'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-822124654865285394</id><published>2011-02-04T01:58:00.004+07:00</published><updated>2011-02-04T01:58:52.622+07:00</updated><title type='text'>Pers Harus Perhatikan Fungsinya Sebagai Media Pendidikan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;STL ULU TERAWAS -&lt;/b&gt; Salah satu fungsi pers yang tertuang pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 sebagai media pendidikan. Dalam menjalankan fungsi ini tentu pers diharapkan mampu menyampaikan informasi yang bersifat mendidik. &lt;br /&gt;Namun, fungsi ini terkadang masih dikesampingkan oleh kalangan perusahaan pers, lantaran tuntutan bisnis dan persaingan pasar. Lantas apa yang harus dilakukan masyarakat termasuk peserta didik menanggapi masalah ini. Caranya, kalangan pelajar betul-betul tahu dan dapat menentukan bahan bacaan dan tontonan yang tepat dan bermanfaat.&lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau, Solihin, saat menyampaikan materi tentang “Fungsi Pers Bagi Pelajar”, kepada pengurus OSIS dan siswa-siswi SMA Negeri Terawas, Rabu(2/2).&lt;br /&gt;Saat ini perusahaan pers memang mengarah pada prospek bisnis, agar produk pers laku di pasar hingga perusahaan pers&amp;nbsp; bisa hidup layak dan mandiri. Dengan hidup dari pasar, pers dapat melaksanakan fungsinya yang maksimal sebagaimana dikehendaki oleh UU No 40 tahun 1999 tentang Pers. Untuk dapat hidup dari pasar,&amp;nbsp; maka para pelaju jurnalis harus kreatif dan berlomba menciptakan inovasi-inovasi, guna mencari pangsa pasar tersendiri. Mereka tentu berharap apa yang disampaikan dapat menarik minat masyarakat untuk menyaksikan, membaca maupun mendengarkan.&lt;br /&gt;Menurut pria kelahiran Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, yang juga Direktur Harian Pagi Linggau Pos dan Musi Rawas Ekpres, fenomena tersebut merupakan bentuk kreativitas pers dalam mengembangkan fungsinya sebagai media hiburan. Hal ini memang sudah terbilang kebablasan. Karena kreativitas dari kretativitas dan inovasi dari fungsi pers sebagai media hiburan, terkadang berbenturan dengan&amp;nbsp; fungsi pers lainnya, terutama fungsi pendidikan. &lt;br /&gt;Namun, lanjut Solihin, publik tidak akan mampu menghalangi kreatifitas insan pers ini. Dan yang harus dilakukan masyarakat termasuk pelajar adalah bisa memilih media massa yang tepat dalam memuat informasi, dan infromasi&amp;nbsp; yang disajikan bermanfaat, dan ada kaitannya dengan dunia pendidikan. &lt;br /&gt;Karena Pers selain berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan, juga sebagai media informasi, kontrol sosial dan lembaga ekonomi. Salah satu peranan pers sebagai media pendidikan, pers harus mampu meningkatkan minat baca masyarakat, terutama pelajar. Meningkatkan minat baca harus dibarengi dengan memberikan informasi yang berkualitas dan sesuai dengan yang dibutuhan masyarakat, dalam hal ini pelajar.&lt;br /&gt;Jika pelajar sudah tinggi minat bacanya, maka generasi muda Indonesia akan mampu menggali dan manampung banyak informasi. Dengan banyak informasi dan pengetahuan maka pelajar kreativ, inovasi sehingga peserta didik akan mampu lebih kritis dalam menganalisa perkembangan dunia ke depan. &lt;br /&gt;“Dengan cara ini, media mampu membantu untuk melahirkan Sumaber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mampu hidup mandiri. Itu artinya, media mampu menggiring masyarakat dan generasi muda untuk mewujudkan tujuan pendidikan di Indonesia yang sebenarnya,” jelas Solihin. &lt;br /&gt;Sosialisasi yang berlangsung di ruangan Laboratorium Bahasa SMA Negeri Terawas ini, Solihin memberikan beberapa motivasi kepada lebih kurang 50 siswa yang hadir sebagai peserta. Antusiasme peserta sangat terlihat melalui sesi tanya jawab. Bahkan, keingintahuan siswa-siswi tersirat dari beberapa pertanyaan yang disampaikan.&lt;br /&gt;Kepala SMA Negeri Terawas, Romli mengaku sangat mendukung kegiatan yang dipelopori OSIS SMA Negeri Terawas ini. Ia sangat bersyukur melihat semangat dan kekreatifan siswa-siswinya dalam mengikuiti kegiatan tadi. Ia berharap, alumni yang lahir dari SMA Negeri Terawas berkualitas, berakhlak mulia, kreatif dan siap bersaing untuk menjadi yang terbaik&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-822124654865285394?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/822124654865285394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/pers-harus-perhatikan-fungsinya-sebagai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/822124654865285394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/822124654865285394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/pers-harus-perhatikan-fungsinya-sebagai.html' title='Pers Harus Perhatikan Fungsinya Sebagai Media Pendidikan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3091159970148540596</id><published>2011-02-04T01:58:00.002+07:00</published><updated>2011-02-04T01:58:30.914+07:00</updated><title type='text'>SMAN Terawas Kekurangan Lokal Belajar</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Terpaksa Berlajar di Perpustakaan dan Laboratorium &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;STL ULU TERAWAS-&lt;/b&gt;Para pelajar SMA Negeri Terawas harus rela belajar dengan kondisi yang seadanya. Kekurangan lokal tidak menyurutkan minat dan semangat mereka belajar meskipun harus belajar di ruang Laboratorim Bahasa dan ruang perputakaan. &lt;br /&gt;Salah seorang wali murid yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku sangat menghawatirkan kondisi ini. Ia takut, jika kondisi ini tidak lekas mendapat solusi dari pihak Dinas Pendiidkan (Disdik) Kabupaten Mura, yakni penambahan ruang kelas, dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa-siswi SMA Negeri Terawas. Lokal belajar yang tersedia di SMA ini hanya delapan. Sementara yang dibutuhkan 12 lokal, karena saat ini pelajar yang menimba ilmu di lembaga ini sudah mencapai 468 orang. Buakn itu saja akibat dari rendahnya kualitas pelaksanaan pembangunan sekolah ini oleh pihak kontraktor, bagian lantai ruang kelas dan teras sekolah sudah banyak yang rusak. &lt;br /&gt;Kepala SMA Negeri Terawas, Romli saat dihubungi Koran ini mengakui sekolah yang dipimpinnya masih kekurangan minial lima lokal belajar. Menurut Romli, dua tahun lalu, memang lokal yang disediakan masih cukup untuk menampung peserta didik. Namun, sejak tahun pelajaran 2009/2010 minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke SMA Negeri Terawas sangat besar. Sampai saat ini, untuk mensiasati agar siswa bisa belajar dengan lebih tenang, sekolah melakukan penyekatan ruang laboratorium bahasa dan memanfaatkan ruangan perpustakaan.&lt;br /&gt;SMA Negeri Terawas merupakan salah satu sekolah standar nasional (SSN) di Kabupaten Mura. Artinya, sekolah ini adalah sekolah yang sudah atau hampir memenuhi Setandar Nasional Pendidikan, yaitu standar sarana dan prasarana, standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar tenaga pendidik dan kependidikan. Lalu standar pula pelaksanaan manajemen, standar pembiayaan, dan standar penilaian.&lt;br /&gt;Romli berharap, pemerintah Kabupaten Mura segera mengabulkan permintaan orang tua/wali siswa, agar kekhawatiran tersebut lekas terpenuhi. Sebab, sekolah juga menginginkan bisa semakin maju dengan fasilitas yang lebih baik. Sehingga generasi bangsa yang menimba ilmu di sekolah tersebut dapat mengukir prestasi di masa depan. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mura (Disdik Mura), Edi Iswanto, melalui Kepala Bidang (Kabid) Program, Yontar, mengatakan kondisi yang dialami siswa SMA Negeri Terawas tersebut sudah diketahui Disdik. Menurut Yontar, dalam waktu dekat Disdik akan mengupayakan penambahan lokal belajar di sekolah ini. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan waktu pelaksanaan pembangunan ruang belajar. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3091159970148540596?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3091159970148540596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sman-terawas-kekurangan-lokal-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3091159970148540596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3091159970148540596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sman-terawas-kekurangan-lokal-belajar.html' title='SMAN Terawas Kekurangan Lokal Belajar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6977701579322630527</id><published>2011-02-02T02:30:00.003+07:00</published><updated>2011-02-02T02:30:58.872+07:00</updated><title type='text'>Honor Guru Bantu Bersumber dari BOS</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI - &lt;/b&gt;Tahun anggaran 2011 maksimum penggunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk belanja pegawai bagi sekolah negeri hanya 20 persen. Ketentuan itu berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 37 tahun 2010 tentang  Petunjuk Teknis (Jukni) Penggunaan BOS . &lt;br /&gt;Dan dengan diberlakukannya ketentuan itu pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Disdik Mura) yakin tidak akan berdampak buruk terhadap dunia pendidikan di daerah ini. Demikian dijelaskan Kepala Disdik Mura, Edi Iswanto, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Imam Hanafi, kepada koran ini, Selasa (1/2).&lt;br /&gt;Imam Hanafi menjelaskan, saat ini baik Guru Tidak Tetap (GTT) daerah maupun pusat, atau guru Tenaga Kerja Sementara (TKS) yang bertugas di Kabupaten Mura, sudah mendapat gaji bulanan yang diserahkan setiap triwulan. &lt;br /&gt;Sementara biaya tenaga pengajar yang masih mengambil dari dana BOS biasanya  untuk honorarium yang diangkat komite sekolah. Menurut Imam Hanafi, jumlah guru honor yang diangkat komite sekolah tidak begitu banyak. &lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan yang dilakukan Disdik, sekolah yang bersangkutan memberikan honorarium kepada tenaga pengajar berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu per bulan. &lt;br /&gt;“Jadi pihak sekolah memang menggunakan dana BOS untuk memberikan honor bagi tenaga pengajar yang diangkat komite sekolah. Mayoritas sekolah yang menerapkan cara ini memang sekolah kekurangan guru, dan didominasi SD. Kalaupun ada yang mnegajar di SMP maupun SMA, biasanya honor yang diberikan disesuaikan dengan jam mengajar guru yang bersangkutan,” jelas Imam Hanafi. &lt;br /&gt;Penggunaan dana untuk honor diharapkan mempertimbangkan rasio jumlah siswa dan guru, sesuai dengan ketentuan pemerintah yang ada dalam Permendiknas Nomor 15 Tahun 2010 tentang SPM Pendidikan Dasar di kabupaten/kota.&lt;br /&gt;Menurut Imam Hanafi, sejauh ini adanya kebijakan Permendiknas No 37 tahun 2010, tidak menimbulkan dampak yang signifikan bagi sekolah di Kabupaten Mura. Dan dana BOS  di Kabupaten Mura, selain digunakan untuk  operasional sekolah, dana BOS juga  dibayar untuk honor guru honorer.(03)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6977701579322630527?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6977701579322630527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/honor-guru-bantu-bersumber-dari-bos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6977701579322630527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6977701579322630527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/honor-guru-bantu-bersumber-dari-bos.html' title='Honor Guru Bantu Bersumber dari BOS'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5976185407160688583</id><published>2011-02-02T02:30:00.000+07:00</published><updated>2011-02-02T02:30:22.842+07:00</updated><title type='text'>Budut Lakukan Razia Rambut</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUhfRALr66I/AAAAAAAADT0/iJEdutDHY_M/s1600/Foto+HL3+Ketua+Yayasan+Budi+Utomo%252C+Elven+Asmar+sedang+menggunting+rambut+salah+seorang+siswa+yang+terjaring+razia+rambut.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUhfRALr66I/AAAAAAAADT0/iJEdutDHY_M/s1600/Foto+HL3+Ketua+Yayasan+Budi+Utomo%252C+Elven+Asmar+sedang+menggunting+rambut+salah+seorang+siswa+yang+terjaring+razia+rambut.jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Sulis/Linggau Pos&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;GUNTING : &lt;/b&gt;Ketua Yayasan Budi Utomo, Elven Asmar, sedang menggunting rambut salah seorang siswa yang terjaring razia rambut. Foto diabadikan Selasa (1/2).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU- &lt;/b&gt;Yayasan Budi Utomo (Budut) Lubuklinggau terus berupaya meningkatkan kedisplinan peserta didiknya. Salah satu upaya yang dilakukan secara rutin adalah razia rambut terhadap peserta didik laki-laki. Demikian kemukakan Ketua Yayasan Budi Utomo, Elven Asmar, kepada koran ini, Senin (1/2).&lt;br /&gt;Menurut mantan Ketua DPRD Kota Lubuklinggau ini, razia rambut memang jadi momok bagi para siswa di semua sekolah. Hanya mendengar kata razia rambut bisa membuat para siswa dilanda kepanikan luar biasa, dan pastinya akan melakukan segala macam cara untuk lolos dari “prosesi” menakutkan itu. Dikatakan menakutkan karena jika siswa terjaring razia ini, maka ketua yayasan maupun guru yang bersangkutan akan melakukan pemotongan rambut secara acak. &lt;br /&gt;Uniknya lagi, tidak sedikit siswa yang terjaring akan mendapati hasil potongan dengan model “bowl cut” atau potongan model mangkok. Razia yang rutin dilakukan setiap awal bulan ini menjadi satu cambuk bagi peserta didik laki-laki untuk lebih rapi, disiplin, dan tidak terkesan seperti anak nakal. &lt;br /&gt;Ditambahkan Elven, setiap kali razia dilaksanakan akan terjaring lebih dari 15 siswa. Sementara ini, siswa yang sering terjaring masih pada tingkat SMK. Sedangkan siswa tingkat SMP sudah rapi dan disiplin. &lt;b&gt;(Mg04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5976185407160688583?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5976185407160688583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/budut-lakukan-razia-rambut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5976185407160688583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5976185407160688583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/budut-lakukan-razia-rambut.html' title='Budut Lakukan Razia Rambut'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUhfRALr66I/AAAAAAAADT0/iJEdutDHY_M/s72-c/Foto+HL3+Ketua+Yayasan+Budi+Utomo%252C+Elven+Asmar+sedang+menggunting+rambut+salah+seorang+siswa+yang+terjaring+razia+rambut.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3209677173732452059</id><published>2011-02-02T02:29:00.000+07:00</published><updated>2011-02-02T02:29:08.038+07:00</updated><title type='text'>Alumnus SMK Yadika Laku di Pasar Tenaga Kerja</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUhe_hIdQ_I/AAAAAAAADTw/YApDK1fpDWE/s1600/Foto+Boks+Kepala+SMK+Yadika+Lubuklinggau%252C+Ibramsyah+sedang+melakukan+salam+SMK+Bisa%2521.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUhe_hIdQ_I/AAAAAAAADTw/YApDK1fpDWE/s320/Foto+Boks+Kepala+SMK+Yadika+Lubuklinggau%252C+Ibramsyah+sedang+melakukan+salam+SMK+Bisa%2521.jpg.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ibramsyah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Upaya SMK Yadika Menciptakan Tenaga Profesional&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sebagai satu-satunya SMK yang terakreditasi A di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau, SMK Yadika Lubuklinggau berkomitmen untuk tidak membiarkan alumninya menganggur. Hal ini dibuktikan dengan cara menjalin kerja sama dengan sejumlah industri kecil, menengah dan besar, baik di dalam maupun di luar Kota Lubuklinggau. Berikut laporannya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Sulis, Lubuk Kupang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yayasan &lt;/b&gt;Abdi Karya (Yadika) merupakan yayasan berwawasan nasional, yang berdiri sejak tahun 1976. Sudah 4 tahun Yadika mengabdi untuk membangun manusia yang berpendidikan, berwawasan luas dan memiliki keterampilan. Menurut Kepala SMK Yadika Lubuklinggau, Ibramsyah apa yang dilakukan Yadika berawal dari sebuah nadzar, untuk membangun lembaga pendidikan dan kesehatan. Bahkan secara nasional, Yadika sudah cukup diakui.&lt;br /&gt;Sementara SMK Yadika Lubuklinggau, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lubuk Kupang, baru empat tahun dibuka. Meskipun demikian peserta didik di sekolah yang dibangun empat lantai ini sudah cukup banyak. &lt;br /&gt;SMK Yadika membuka empat program kejuruan, diantaranya program keahlian keuangan, administrasi perkantoran, teknik komputer jaringan, dan otomotif. Dalam pasar kerja, keempat program keahlian ini cukup diminati. Menurut Ibramsyah, sebagian besar perusahaan membutuhkan tenaga kerja sesuai dengan keempat program keahlian tadi.&lt;br /&gt;Dalam hal pembinaan dan peningkatan kualitas peserta didik, SMK Yadika memiliki beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang bisa dimanfaatkan siswa-siswi untuk menyalurkan potensi dan bakat yang dimiliki. Sebagian besar siswa aktif dalam kegiatan tersebut. &lt;br /&gt;Fasilitas dan sarana prasarana pendidikan yang disediakan seperti, ruang belajar 8x9 meter, laboratorium komputer, akuntansi, bahasa inggris, dan Laboratorium. Kemudian di lembaga pendidikan ini ada juga laboratorium mengetik, internet, komputer dan jaringan, administrasi perkantoran, serta Balai Latihan Kerja (BLK) Otomotif dan unit produksi. &lt;br /&gt;Selain itu, dalam kegiatan ekstrakurikuler seluruh siswa dapat menggali potensi diri dengan memanfaatkan fasilitas utama bertaraf nasional, seperti perpustakaan, ruang band, studio perkusi, fasilitas olehraga lengkap, kolam renang, sport centre dan masih banyak fasilitas lainnya.&lt;br /&gt;Selain itu, setiap siswa berkesempatan untuk mengikuti satu bulan kelas industri. Setelah mengikuti kelas industri ini, maka siswa bersangkutan akan mendapatkan sertifikat ganda, yang menunjukkan kompetensi yang dimilikinya. Kedua sertifikat tersebut adalah sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional, dan sertifikat praktik kerja dari industri yang memberikan materi sekaligus praktik dalam kelas industri. &lt;br /&gt;Uniknya lagi, SMK Yadika memberikan penghargaan yang luar biasa bagi peserta didiknya yang berprestasi. Selain memberikan beasiswa, ada bonus menarik yang selalu diberikan pasca penerimaan rapor per semester. Untuk menjamin mutu alumni, SMK Yadika menerapkan kurikulum industri terapan, tujuannya untuk memperluas jaringan relasi. Kemudian SMK Yadika saat ini sedang mengusulkan ijin bursa kerja khusus di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Lubuklinggau.&lt;br /&gt;Menurut Ibramsyah, upaya ini dilakukan sebagai wujud tanggung jawab SMK Yadika agar tamatan SMK Yadika Lubuklinggau tidak ada yang menganggur. “Alhamdulillah, lulusan pertama tahun pelajaran 2009/2010, 75 persen alumni diterima di perusahaan. Dan pada tahun pelajaran 2010/2011 terbukti sangat diminati masyarakat. Bahkan tidak sedikit siswa SMK Yadika berasal dari Provinsi Bengkulu, Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Palembang. Bahkan ada pula yang berasal dari Jakarta, Jombang, serta Provinsi Jawa Timur, dan Kota Bandung, ” jelas Ibramsyah. &lt;br /&gt;Meski banyak yang diterima di dunia kerja, tidak sedikit pula alumni SMK Yadika melanjutkan kuliah sembari bekerja part time(separo waktu/ setengah hari). Hal inilah yang membuktikan bahwa alumni SMK memiliki peluang ganda. Selain berpeluang untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, alumni SMK juga siap untuk bekerja. Setelah lulus dari SMK Yadika tidak begitu saja alumni ini dilepas, namun kerjasama dengan 24 perusahaan besar selama ini cukup membantu alumni untuk dapat langsung memasuki dunia kerja. Dan secara kualitas, alumni SMK Yadika sudah diakui di pasar kerja.&lt;br /&gt;Menurut Ibramsyah, tidak semua siswa yang masuk di SMK Yadika memiliki prestasi akademik tinggi. Namun, justru itulah yang menjadikan tantangan para guru di SMK Yadika untuk menghasilkan output yang sama, dalam artian siap berkompetisi, berprestasi dalam akademik sekaligus terampil di bidangnya. &lt;br /&gt;Ia juga berusaha menjawab mengenai keraguan masyarakat selama ini. Bahwa di Yadika, justru sebagian besar siswa dan tenaga pengajarnya muslim. Di SMK Yadika disiapkan musholah, dan seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelajaran agama sesuai dengan yang dianutnya. Mengenai biaya di SMK Yadika sangat terjangkau. “Sekolah di Yadika, fasilitas moderen dengan biaya daerah,” jelas Ibramsyah&lt;b&gt;.(*)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3209677173732452059?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3209677173732452059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/alumnus-smk-yadika-laku-di-pasar-tenaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3209677173732452059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3209677173732452059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/alumnus-smk-yadika-laku-di-pasar-tenaga.html' title='Alumnus SMK Yadika Laku di Pasar Tenaga Kerja'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUhe_hIdQ_I/AAAAAAAADTw/YApDK1fpDWE/s72-c/Foto+Boks+Kepala+SMK+Yadika+Lubuklinggau%252C+Ibramsyah+sedang+melakukan+salam+SMK+Bisa%2521.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5336351705973553116</id><published>2011-02-02T02:28:00.000+07:00</published><updated>2011-02-02T02:28:01.597+07:00</updated><title type='text'>Disdik Lakukan Pra Sosialisasi UN-SD</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUheurQt6EI/AAAAAAAADTs/GXZaIu_2qDk/s1600/Foto+HL+2+Kabid+Dikdas%252C+Imam+Hanafi.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUheurQt6EI/AAAAAAAADTs/GXZaIu_2qDk/s320/Foto+HL+2+Kabid+Dikdas%252C+Imam+Hanafi.jpg.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Imam Hanafi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI -&lt;/b&gt; Perubahan signifikan pada penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SD tahun pelajaran 2010/2011 membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Disdik Mura), harus melakukan langkah-langkah yang tepat. Salah satunya melaksanakan pra sosialisasi ke pihak sekolah melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Disdik di kecamatan. Pasalnya ada yang harus dipahami pihak penyelanggara UN SD di tahun pelajaran 2010/2011, yaitu mengenai ketentuan kelulusan peserta didik. &lt;br /&gt;Pra sosialisasi dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang mekanisme baru kepada para kepala sekolah sekaligus guru kelas VI se-Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Kepala Disdik Kabupaten Mura, Edi Iswanto, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Imam Hanafi, kepada koran ini, Selasa (1/2).&lt;br /&gt;Imam Hanafi menjelaskan, pelaksanaan pra sosialisasi dilakukan di setiap kecamatan. Dengan cara mengumpulkan seluruh kepala sekolah SD dan guru kelas IV di setiap wilayah kerja KUPT Disdik di kecamatan. Selanjutnya tim dari Disdik akan menyampaikan beberapa mekanisme sesuai dengan Permendiknas Nomor 2 Tahun 2011, tentang Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional pada SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), yang diundangkan pada 17 Januari 2011. &lt;br /&gt;Pra sosialisasi ini sudah dilakukan sejak Sabtu (29/1). Baru tiga kecamatan yang telah menerima pra sosialisasi mengenai mekanisme baru penyelenggaraan UN SD tersebut diantaranya, Kecamatan Muara Beliti, Kecamatan Karang Jaya, dan Kecamatan Rawas Ulu. &lt;br /&gt;Dan dalam waktu dekat Disdik akan melakukan pra sosialisasi ke Kecamatan Jayaloka dan Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK).&lt;br /&gt;Rencananya, seluruh kepala sekolah dari 428 SD di Kabupaten Mura, akan mendapatkan pra sosialisasi ini. Diharapkan setelah mengikuti pra sosialisasi, sekolah akan lebih siap menghadapi penyelenggaraan UN SD. &lt;br /&gt;“Tindak lanjut dari kegiatan pra sosialisasi yang kami laksanakan, akan dilaksanakan sosialisasi secara formal oleh tim sosialisasi dari Disdik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Jadi sementara ini pra sosialisasi dilakukan untuk memberikan gambaran utama mengenai perubahan mekanisme pelaksanaan UN SD yang akan dilaksanakan 9 hingga 11 Mei mendatang. Kami juga sudah mengimformasikan kepada pihak sekolah untuk segera mempersiapkan rekapitulasi nilai rapor murid kelas VI dari semester ganjil kelas IV sampai semester ganjil kelas VI,” jelas Imam Hanafi. &lt;br /&gt;Perlu diketahui, pasal 21 Permendiknas Nomor 2 Tahun 2011 menyebutkan, peserta didik dinyatakan lulus US pada SD, MI, dan SDLB apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai Sekolah (S)/ Madrasah (M).&lt;br /&gt;Nilai S/M diperoleh dari rata-rata gabungan nilai US/M, dan nilai rata-rata rapor semester 7, 8, 9, 10, dan 11, dengan pembobotan 60 persen untuk nilai US/M, dan 40 persen untuk nilai rata-rata rapor.&lt;br /&gt;Kemudian di pasal 22 dijelaskan pula bahwa kelulusan peserta didik setelah mengikuti UN ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA). NA diperoleh dari nilai rata-rata gabungan nilai S/M, dan dari nilai UN, dengan formula 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai S/M.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5336351705973553116?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5336351705973553116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/disdik-lakukan-pra-sosialisasi-un-sd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5336351705973553116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5336351705973553116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/disdik-lakukan-pra-sosialisasi-un-sd.html' title='Disdik Lakukan Pra Sosialisasi UN-SD'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUheurQt6EI/AAAAAAAADTs/GXZaIu_2qDk/s72-c/Foto+HL+2+Kabid+Dikdas%252C+Imam+Hanafi.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7646526469766347146</id><published>2011-02-01T01:27:00.004+07:00</published><updated>2011-02-01T01:27:38.532+07:00</updated><title type='text'>SNM-PTN Mengacu Permendiknas No 34 Th 2010</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;2011 ini ada perubahan terkait sistem penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Nasional (PTN). Perubahan yang terjadi sangat signifikan, berbeda dengan tahun sebelumnya, karena disesuaikan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 34 tahun 2010 tentang pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah. &lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto, melalui Kepala Bidang (Kabid)Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti), Totok Sunarto kepada koran ini, Senin (31/1).&lt;br /&gt;Kalau sebelumnya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) cuma ada tes tertulis saja. Tetapi tahun 2011 Jalur Nasional terbagi dua, yaitu jalur undangan dan jalur mandiri.&lt;br /&gt;Latar, belakang dibukanya jalur undangan ini karena penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif. Dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, umur, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa. Dan tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, perguruan tinggi sebagai lanjutan pendidikan setelah SLTA hendaknya dapat menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan penilaian dan rekomendasi Kepala Sekolah. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa.&lt;br /&gt;Untuk dapat menjaring calon mahasiswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SLTA seluruh Indonesia, perlu dilakukan seleksi secara nasional melalui suatu kepanitiaan SNMPTN jalur undangan yang bertujuan untuk mendapatkan mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SLTA, memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi. Dan memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada sekolah untuk menjadi bagian pelaksana seleksi awal di tingkat sekolah.&lt;br /&gt;Sementara itu mengenai ketentuan umum jalur undangan ini merupakan mekanisme nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik tanpa ujian tertulis dan keterampilan. Dalam jalur undangan tidak termasuk jalur penelusuran minat dan bakat. Pada mekanisme pendaftarannya, kepala sekolah berkewenangan untuk mendaftarkan siswa terbaiknya untuk diseleksi menjadi calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri yang diminati.&lt;br /&gt;Menurut Totok Sunarto, sekolah yang terakreditasi A akselerasi, 100 persen siswanya berhak mengikuti SNMPTN jalur undangan 2011. Sedangkan sekolah yang terakreditasi A Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI/Unggulan) 75 persen siswanya berhak mengikuti SNMPTN jalur undangan 2011. Sementara sekolah yang terakreditasi A reguler, 50 persen siswa siswa yang memperoleh peringkat terbaik akan didaftarkan kepala sekolah untuk mengikuti SNMPTN jalur undangan. &lt;br /&gt;Namun, bagi sekolah yang terakreditasi B hanya 25 persen siswa yang memperoleh peringkat terbaik berkesempatan mengikuti jalur undangan SNMPTN 2011. Sedangkan bagi sekolah yang terakreditasi C reguler hanya 10 persen siswa dengan peringkat terbaik bisa masuk dalam jalur undangan SNMPTN 2011. &lt;br /&gt;Pendaftaran seleksi jalur undangan ini dibuka, Selasa (1/2) sampai dengan Sabtu (12/3). Sementara pengumuman hasil seleksi jalur undangan Rabu (18/5) dan registrasi ke Perguruan tinggi bersangkutan Selasa, (31/5) atau Rabu (1/6). Biaya pendaftaran SNMPTN Jalur Undangan Tahun 2011 sebesar Rp 175 ribu. Sementara itu daftar program studi dan daya tampung SNMPTN Jalur Undangan tahun 2011 dapat dilihat pada laman SNMPTN http://undangan.snmptn.ac.id.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7646526469766347146?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7646526469766347146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/snm-ptn-mengacu-permendiknas-no-34-th.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7646526469766347146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7646526469766347146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/snm-ptn-mengacu-permendiknas-no-34-th.html' title='SNM-PTN Mengacu Permendiknas No 34 Th 2010'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5697445430781987939</id><published>2011-02-01T01:27:00.002+07:00</published><updated>2011-02-01T01:27:16.484+07:00</updated><title type='text'>Siswa Budut Juara 1 Lomba Dramatisasi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Festival Seni SMAN I Curup Timur&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Yayasan Budi Utomo (Budut) kembali memberanikan diri mengikuti Festival Seni di SMA Negeri I Curup Timur. Keikutsertaannya ini sebagai wujud komitmen Yayasan Budi Utomo untuk mengasah potensi siswa. 19 orang siswa, action sebagai aktor dramatisasi “Palestina” dalam event tersebut. Demikian diungkapkan Ketua Yayasan Budi Utomo, Elven Asmar, kepada koran ini, Senin (31/1).&lt;br /&gt;Menurut Elven Asmar, 19 siswa kelas X dan XI yang andil dalam lomba dramatisasi ini merupakan siswa-siswi terpilih yang sebelumnya aktif dalam ekstrakurikuler kesenian, tari, rebana dan rohis. Sedangkan penulis naskah dramatisasi “Palestina” adalah Guru Bimbingan Konseling (BK) Yayasan Budi Utomo, Hadari. &lt;br /&gt;selain itu, beberapa guru yang juga andil dalam pementasan dramatisasi ini adalah Guru Kesenian, Elida, Pembina Rohis Yayasan Budi Utomo, Rahmad Riansyah dan Guru Agama Islam, Adi. &lt;br /&gt;Elven Asmar menjelaskan, konsep dramatisasi yang dilombakan ini bernuansa religius. Bahkan dalam naskah drama juga diselipkan beberapa dialog dengan Bahasa Arab. Hal ini berkaitan dengan semakin dekatnya peringatan Maulud Nabi Besar Muhammad saw, Selasa (15/2). Diharapkan, setelah mengikuti perlombaan ini baik siswa maupun guru di Yayasan Budi Utomo, terinspirasi dan lebih siap ketika ingin menggelar perlombaan yang serupa. “Alhamdulillah dalam lomba dramatisasi ini 14 siswa utusan dari Yayasan Budut berhasil meraih juara pertama,” jelas Elven Asmar.&lt;b&gt; (03)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5697445430781987939?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5697445430781987939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/siswa-budut-juara-1-lomba-dramatisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5697445430781987939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5697445430781987939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/siswa-budut-juara-1-lomba-dramatisasi.html' title='Siswa Budut Juara 1 Lomba Dramatisasi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4248246817717255710</id><published>2011-02-01T01:26:00.005+07:00</published><updated>2011-02-01T01:26:47.840+07:00</updated><title type='text'>SMA Al-Ikhlas Ingin Menjadi Pesantren Percontohan se-SUMSEL</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau terus berbenah dalam mengemban amanat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini dilakukan siswa-siswi tetap berjalan sesuai dengan Syari’at Islam agar selamat dunia akhirat. Demikian dijelaskan Kepala SMA Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlas Lubuklinggau, HM Rudy Hartoyo, Senin (31/1).&lt;br /&gt;Dengan bentuk pembenahan ini terbukti SMA Al-Ikhlas kembali mewujudkan prestasi dengan mencapai visinya itu dengan niat yang tulus dan ikhlas menjadikan sekolah standar nasional yang bertaraf internasional. Menurut HM Rudy Hartoyo, untuk mencapai semua ini harus bekerja keras disertai dengan perjuangan. Namun semua ini dilakukan demi pendidikan peserta didik SMA Al-Ikhlas. &lt;br /&gt;Ia menambahkan, sebagai bukti SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau pada pelaksanaan Lomba Kepemimpinan Siswa (LKS) yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Ikatan Alumni Lomba Kepemimpinan Siswa (PB IKA LKS) Lubuklinggau beberapa waktu lalu. Hasrullah, Siswa kelas XI IPA A SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau berhasil meraih juara pertama.&lt;br /&gt;”Memang selama ini SMA Al-Ikhlas belum pernah mendapatkan juara. Dan Alhamdulillah, 2011 mampu menyaingi sekolah yang ada di&amp;nbsp; Kota Lubuklinggau. Maka ke depan diharapkan prestasi ini dapat dipertahankan,” harap Rudy Hartoyo. &lt;br /&gt;Selain itu, hal yang menjadi kebanggaan Yayasan Pendidikan Al-Ikhlas Lubuklinggau beberapa waktu lalu, Eddy Ibrahim dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Teknik di salah satu Universitas Negeri di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Maka dengan menjadi guru besar tersebut dapat membawa dampak positif bagi Yayasan Al-Ikhlas.&lt;br /&gt;SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau merupakan pesantren percontohan se-Sumsel sebagai juara III, ”Meski prestasi sebagai juara ke III sudah dipegang, namun kami tetap akan terus berbenah. Agar tahun depan mampu menjadi pesantren percontohan tingkat pertama, untuk mencapai semua ini harus berjuang dan kerja keras,” jelas Rudy.&lt;br /&gt;Selain itu, guna mempersiapkan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 yang akan diselengarakan April mendatang, SMA Al-Ikhlas melaksanakan les dengan memberikan jam tambahan untuk kelas XII. Diharapkan cara ini dapat membantu siswa-siswi dalam mengerjakan US dan UN.&lt;b&gt;(Mg04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4248246817717255710?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4248246817717255710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sma-al-ikhlas-ingin-menjadi-pesantren.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4248246817717255710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4248246817717255710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sma-al-ikhlas-ingin-menjadi-pesantren.html' title='SMA Al-Ikhlas Ingin Menjadi Pesantren Percontohan se-SUMSEL'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5553126456419633259</id><published>2011-02-01T01:26:00.001+07:00</published><updated>2011-02-01T01:26:24.370+07:00</updated><title type='text'>SMAN Tugumulyo Persiapkan Olimpiade Sains</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Berusaha Pertahankan Gelar Juara Umum&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tugumulyo -&lt;/b&gt; Meskipun pelaksanaan Olimpiade Sains 2011 masih lama, namun siswa SMA Negeri Tugumulyo, sudah melakukan persiapan ekstra. Persiapan ini dilakukan agar dalam pelaksanaannya nanti, siswa-siswi yang diutus tetap bisa mempertahankan prestasi yang selama ini diraih.&lt;br /&gt;Selama empat tahun berturut-turut SMAN Tugumulyo berhasil meraih juara umum dalam olimpiade sains yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura). Demikian dijelaskan Kepala SMAN Tugumulyo, Sukamto, kepada koran ini, Senin (31/1).&lt;br /&gt;SMAN Tugumulyo akan mengutus 80 orang siswa-siswinya untuk mengikuti delapan cabang olimpiade sains. Diantaranya bidang Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Astronomi, Ekonomi, Komputer, dan Kebumian. &lt;br /&gt;Sebagai satu-satunya SMA terakreditasi A di Kabupaten Mura, SMAN Tugumulyo berusaha mempersiapkan keikutsertaannya dalam olimpiade ini secara optimal. Sukamto berharap, siswanya mampu memberikan yang terbaik bagi sekolah, sekaligus mengukir prestasi gemilang seperti tahun-tahun sebelumnya. &lt;br /&gt;Untuk meraih prestasi gemilang dalam olimpiade tersebut, 80 siswa-siswi terpilih ini mengikuti les tambahan di luar jam sekolah. Les ini dilaksanakan sepulang sekolah dengan memanfaatkan buku bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN). &lt;br /&gt;Selain itu, aktivitas lain yang sedang dilaksanakan oleh siswa-siswi kelas XII SMAN Tugumulyo adalah melaksanakan les tambahan. Les ini dilakukan untuk mempersiapkan pelaksanaan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010/2011. &lt;br /&gt;Aktivitas lain yang juga tengah sibuk dilakukan siswa kelas XII SMA N Tugumulyo adalah mendaftarkan diri sebagai calon peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sebagai satu-satunya SMA Negeri terakreditasi A di Kabupaten Mura, SMAN Tugumulyo berkesempatan mengikuti pendaftaran SNMPTN 2011 melalui jalur undangan. &lt;br /&gt;Menurut Sukamto, 50 persen siswa–siswi kelas XII SMA N Tugumulyo berkesempatan untuk didaftarkan melalui jalur undangan. Dari 345 siswa yang ada, lebih kurang 173 siswa akan didaftarkan melalui jalur undangan. Kesempatan ini sangat berharga&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5553126456419633259?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5553126456419633259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sman-tugumulyo-persiapkan-olimpiade.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5553126456419633259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5553126456419633259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/02/sman-tugumulyo-persiapkan-olimpiade.html' title='SMAN Tugumulyo Persiapkan Olimpiade Sains'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6334901139425127501</id><published>2011-01-31T02:00:00.001+07:00</published><updated>2011-01-31T02:00:39.846+07:00</updated><title type='text'>Pelaksanaan US/UN SD Sesuai Permendiknas</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Waktu UASBN 9 hingga 11 Mei &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Sesuai dengan kelender Pendidikan Nasional(Pendiknas), Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional((UASBN) tahun pelajaran 2010/2011, akan dilaksanakan 9 hingga 11 Mei 2011). Hal itu di sesuaikan dengan kehendak pelaksanaan Pasal 65 ayat (6) dan Pasal 67 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.&lt;br /&gt;Kemudian diperjelas secara teknis dalam Permendiknas Nomor 2 Tahun 2011, yang ditandatangani oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) 17 Januari 2011, tentang Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional pada Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). &lt;br /&gt;Dalam Permendiknas terdiri dari 8 Bab 27 pasal dan 36 ayat itu dijelaskan, tentang aturan teknis pelaksanaan Ujian Sekolah (US), yakni pasal 3, 4, 5 dan pasal 6. Kemudian untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN) diatur pasal 7, hingga pasal 19. Selanjutnya untuk kriteria kelulusan peserta didik diatur pasal 20, 21 dan pasal 22.&lt;br /&gt;Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Imam Hanafi, kepada koran ini, Jumat (28/1). &lt;br /&gt;Imam Hanafi menjelaskan, berdasarkan Pasal 7 Permendiknas No 2 tahun 2011 Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional (SKLUN) Tahun Pelajaran 2010/2011 merupakan irisan dari pokok bahasan/subpokok bahasan Kurikulum 1994, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2004, dan Standar Isi. Dan kisi-kisi soal UN disusun dan ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) berdasarkan SKLUN Tahun Pelajaran 2010/2011. &lt;br /&gt;“Setiap paket soal UN, 25 persen soal ditetapkan BSNP dan 75 persen soal ditetapkan penyelenggara UN tingkat provinsi, berdasarkan kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2010/2011 yang ditetapkan BSNP,” jelas pria yang akrab disapa Imam ini. &lt;br /&gt;Lalu pasal 21 peserta didik dinyatakan lulus Ujian Sekolah (US)/Madrasah pada SD, MI, dan SDLB apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai Sekolah (S)/ Madrasah (M).&lt;br /&gt;Nilai S/M diperoleh dari rata-rata gabungan nilai US/M, dan nilai rata-rata rapor semester 7, 8, 9, 10, dan 11, dengan pembobotan 60 persen untuk nilai US/M dan 40 persen untuk nilai rata-rata rapor.&lt;br /&gt;Dan dilanjutkan pada pasal 22 kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA). NA diperoleh dari nilai rata-rata gabungan nilai S/M, dari mata pelajaran yang diuji nasionalkan dan nilai UN dengan formula 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai S/M.&lt;br /&gt;Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan melalui rapat dewan guru. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6334901139425127501?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6334901139425127501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pelaksanaan-usun-sd-sesuai-permendiknas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6334901139425127501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6334901139425127501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pelaksanaan-usun-sd-sesuai-permendiknas.html' title='Pelaksanaan US/UN SD Sesuai Permendiknas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5381506210768881217</id><published>2011-01-31T01:59:00.001+07:00</published><updated>2011-01-31T01:59:18.018+07:00</updated><title type='text'>Besok, Disdik Buka Perpanjangan Kontrak Kerja</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Untuk GTT dan TKS &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Mulai besok (Selasa 1/2) kepada Tenaga Kerja Sementara (TKS) dan Guru Tidak Tetap (GTT) daerah maupun pusat untuk segera mengajukan surat pengajuan perpanjangan kontrak kerja. Himbau ini ditujukan kepada GTT daerah atau pusat dan TKS di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), yang masa kerjanya berakhir 31 Mei 2011.&lt;br /&gt;Hal itu Disampaikan Kepala Disdik Kabupaten Mura, Edi Miswanto melalui Kasubag Umum Kepegawaian, Marzani, kepada Koran ini, Kamis (27/1).&lt;br /&gt;“Rencananya, awal Maret gaji GTT maupun TKS akan dicairkan. Oleh sebab itu, GTT maupun TKS yang berakhir masa kerja 31 Mei 2011, untuk segera melaporkan dan mengisi formulir perpanjangan kontrak kerja. Diharapkan tidak ada keterlambatan, sebab akhir Februari seluruh data GTT maupun TKS terbaru harus sudah di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Jangan sampai terlambat,” tegas Marzani.&lt;br /&gt;Jumlah TKST di Kabupaten Mura mencapai 640 orang, tersebar di wilayah I, yakni Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, STL Ulu Terawas, Sumber Harta, Tiang Pumpung Kepungut, Selangit mencapai 190 orang. &lt;br /&gt;Kemudian di wilayah II, yaitu Kecamatan Megang Sakti, Karangjaya, Rupit, Karang Dapo, Sukakarya, Tuah Negeri ada 156 orang. Selanjutnya, wilayah III terdiri dari Kecamatan Rawas Ulu, Muara Lakitan, Muara Kelingi, Jayaloka, Nibung 175 orang, dan wilayah IV, yaitu Kecamatan Rawas Ilir, Ulu Rawas, BTS Ulu hanya 119 orang. &lt;br /&gt;Sementara untuk GTT Pusat angkatan 2003 cuma 25 orang, angkatan 2004 ada 31 orang dan GTT daerah mencapai 84 orang. Setelah mendapat Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mura, maka pada triwulan pertama 2011, baik GTT maupun TKS akan mendapatkan uang honor TKS dan GTT. &lt;br /&gt;Besar gaji TKS wilayah I Rp 500 ribu per orang per bulan, sedangkan untuk honorarium TKST wilayah II Rp 600 ribu per orang per bulan, honorarium TKST wilayah III Rp 650.000 per orang per bulan, dan honorarium TKST wilayah IV Rp 750.000 per orang per bulan. Dan gaji GTT daerah Rp 450 ribu per orang per bulan, sedangkan gaji GTT pusat Rp 710 ribu per orang per bulan. &lt;br /&gt;Marzani menjelaskan, jika Guru TKS maupun GTT yang bersangkutan tidak melakukan perpanjangan, dipastikan honorarium tidak akan diberikan. Sebab, perpanjangan ini juga sebagai pendataan ulang keseluruhan TKS Kabupaten Mura.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5381506210768881217?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5381506210768881217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/besok-disdik-buka-perpanjangan-kontrak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5381506210768881217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5381506210768881217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/besok-disdik-buka-perpanjangan-kontrak.html' title='Besok, Disdik Buka Perpanjangan Kontrak Kerja'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-640703442179538111</id><published>2011-01-31T01:58:00.000+07:00</published><updated>2011-01-31T01:58:46.630+07:00</updated><title type='text'>150 Peserta Ikuti Try Out IKMS</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUW04m7KscI/AAAAAAAADTA/2AREGbshYbw/s1600/Foto+HL+3+Peserta+try+out+dalam+rangkaian+Pekan+Prestasi+dan+Inovasi+2011+sedang+serius+mengerjakan+soal-soal+tryout+di+Eks+Bioskop+Sindang.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUW04m7KscI/AAAAAAAADTA/2AREGbshYbw/s1600/Foto+HL+3+Peserta+try+out+dalam+rangkaian+Pekan+Prestasi+dan+Inovasi+2011+sedang+serius+mengerjakan+soal-soal+tryout+di+Eks+Bioskop+Sindang.jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TRY OUT : &lt;/b&gt;Peserta try out dalam rangkaian Pekan Prestasi dan Inovasi 2011 sedang serius mengerjakan soal-soal try out di Eks Bioskop Sindang, Minggu (30/1).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU&lt;/b&gt;-Minggu (30/1) sejak pukul 09.00 WIB lebih kurang 150 siswa SMA se Kota Lubuklinggau mengikuti Try Out akbar di Eks Bioskop Sindang. Try out yang diselanggarakan Ikatan Keluarga Mahasiswa Silampari (IKMS) merupakan bagian terakhir dari rangkaian Pekan Prestasi dan Inovasi 2011, sejak Senin (24/1) sampai Minggu (30/1). &lt;br /&gt;Demikian dijelaskan Ketua Panitia Pelaksana Pekan Prestasi dan Inovasi 2011, Ahsani Takwim kepada wartawan koran ini, Minggu (30/1). &lt;br /&gt;Sebelumnya, pada Senin (24/1) IKMS menggelar seminar jurnalistik. Seminar yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) tersebut diikuti 58 siswa SMA se Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Mura. Seminar yang menghadirkan pembicara Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau, Solihin ini juga menjadi salah satu anak siswa-siswi untuk mengikuti ujian saringan untuk menjadi Tim Smart Harian Pagi Linggau Pos.&amp;nbsp; Dari acara tersebut terpilih empat orang tim smart, yaitu satu orang dari SMA Negeri 1 Lubuklinggau, satu orang dari SMA Negeri 2 Lubuklinggau, satu orang dari SMA Negeri 5 Lubuklinggau dan seorang dari MA Muhajirin Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Selain itu, tiga hari berturut-turut, Rabu (26/1) sampai dengan Sabtu (29/1) dalam Pekan Prestasi dan Inovasi juga menyelenggarakan turnamen futsal. Dari 64 tim yang bertanding dalam&amp;nbsp; tournament futsal IKMS Cup 2011 ini, tim futsal Terawas fc berhasil meraih gelar juara dan berhasil memboyong hadiah uang tunai Rp 1 juta beserta trofi, sementara tim futsal Flamenggo yang harus puas meraih juara dua dengan memboyong sebuah trophy dan uang tunai Rp 750 ribu. Sementara juara ketiga pada turnamen tersebut, diraih oleh tim futsal Galaxy A dengan hadiah trofi dan uang tunai Rp 500 ribu.&lt;b&gt; (03/Mg04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-640703442179538111?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/640703442179538111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/150-peserta-ikuti-try-out-ikms.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/640703442179538111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/640703442179538111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/150-peserta-ikuti-try-out-ikms.html' title='150 Peserta Ikuti Try Out IKMS'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUW04m7KscI/AAAAAAAADTA/2AREGbshYbw/s72-c/Foto+HL+3+Peserta+try+out+dalam+rangkaian+Pekan+Prestasi+dan+Inovasi+2011+sedang+serius+mengerjakan+soal-soal+tryout+di+Eks+Bioskop+Sindang.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6980787404628839573</id><published>2011-01-29T02:34:00.001+07:00</published><updated>2011-01-29T02:34:55.943+07:00</updated><title type='text'>UASBN Berubah Nama Menjadi UN SD</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyatakan nama Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) pada 2011 diganti Ujian Nasional (UN) SD.&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto melalui Kabid Dikdas, Imam Hanafi, Kamis (27/1) mengatakan, nama UASBN diganti jadi UN SD, seperti halnya UN untuk sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).&lt;br /&gt;Namun, kata dia, perubahan nama UASBN menjadi UN tersebut tidak mengubah mekanismenya karena tetap sama seperti tahun lalu yang menyerahkan kelulusan kepada sekolah.Menurut dia, perubahan mekanisme UN memang hanya diterapkan untuk SMP dan SMA.&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, UN dan ujian sekolah yang semulai dinilai secara terpisah, saat ini nilai keduanya digabung dan dinilai secara menyeluruh. “Itu untuk UN SMP dan SMA. Kalau SD masih tetap sama seperti pelaksanaan tahun lalu, mulai dari mekanisme pembuatan soal, komposisi soal, dan pemindaian lembar jawab yang ditangani oleh panitia provinsi,” jelas Imam Hanafi. Komposisi soal UN SD, sebesar 25 persen berasal dari pusat dan 75 persen daerah, sedangkan soal UN SD yang berasal dari daerah akan disusun oleh para guru pilihan berasal dari masing-masing daerah.&lt;br /&gt;Mekanismenya, setiap daerah akan mengirimkan guru SD untuk penyusunan soal UN SD. Masing-masing satu guru untuk setiap pelajaran yang diujikan yakni bahasa Indonesia, matematika, dan ilmu pengetahuan alam (IPA). Para guru pilihan itu, kata dia, akan diberikan sejumlah pelatihan dan diklat dalam pembuatan soal. Setelah itu, katanya, mereka akan ditugaskan membuat dan mengumpulkan soal untuk UN SD.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, soal-soal yang telah terkumpul akan divalidasi terlebih dulu oleh kalangan perguruan tinggi dan para guru yang telah berpengalaman, dan setelah dinyatakan layak akan dipakai sebagai soal.&lt;br /&gt;Mengenai penentuan kelulusan SD tetap diserahkan kepada pihak sekolah yang akan menentukan standar kelulusan sekolah masing-masing. &lt;br /&gt;Sementara itu, dalam rangka pelaksanaan Pasal 65 ayat (6) dan Pasal 67 ayat (3)&amp;nbsp; Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar&amp;nbsp; Nasional Pendidikan,&amp;nbsp; pemerintah melalui Mendiknas telah mengeluarkan peraturan tentang Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar Luar Biasa untuk Tahun Pelajaran 2010/2011, yang dituangkan dalam Permendiknas Nomor 2 Tahun 2011, yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) per 17 Januari 2011. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6980787404628839573?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6980787404628839573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/uasbn-berubah-nama-menjadi-un-sd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6980787404628839573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6980787404628839573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/uasbn-berubah-nama-menjadi-un-sd.html' title='UASBN Berubah Nama Menjadi UN SD'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3156126092475730973</id><published>2011-01-29T02:33:00.001+07:00</published><updated>2011-01-29T02:33:05.595+07:00</updated><title type='text'>Orang Tua Didorong Tekankan Pendidikan Karakter</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Orang tua didorong menanamkan pendidikan yang menitikberatkan pembentukan karakter sejak dini di lingkungan keluarga. Sebab, keluarga merupakan institusi terpenting di luar lembaga pendidikan formal. &lt;br /&gt;Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto melalui Kabid Dikdas, Imam Hanafi Kamis (27/1) pendidikan karakter saat ini sangat penting sebagai reaksi kesadaran atas krisis multidimensi yang melanda Tanah Air. &lt;br /&gt;Imam Hanafi menjelaskan, selain keluarga kegagalan pendidikan di Indonesia tidak hanya terdapat pada lembaga formal. Akan tetapi, lingkungan masyarakat ikut andil menyebabkan proses pendidikan terhambat.&lt;br /&gt;Nilai-nilai luhur yang diajarkan di lembaga pendidikan dimentahkan oleh fenomena masyarakat yang bertolak belakang. Dia mencontohkan, ajaran bersikap jujur bertindak dan berucap dimentahkan dengan maraknya kasus korupsi dan mafia hukum di Indonesia. Akhirnya, kondisi ini sangat berpengaruh pada mentalitas generasi muda termasuk di Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Oleh karena itu yang paling penting, ungkap Imam Hanafi, perlu kerjasama sinergis antarberbagai elemen untuk mendukung penanaman karakter mulai dari keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat. Selain itu, nilai-nilai tentang kehidupan itu tidak cukup diajarkan saja akan tetapi harus dilaksanakan dalam kehidupan keseharian. ”Jika disinkronkan maka pendidikan akan berdampak positif. Salah satu cara yang sedang digagas dalam dunia pendidikan adalah mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam mata pelajaran yang akan diberlakukan untuk siswa SD, SMP, dan SMA,” jelas pria yang akrab disapa Imam ini.&lt;br /&gt;Unsur terpenting dalam pendidikan karakter adalah mengalirkan nilai-nilai menjadi perilaku yang konsisten diajarkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pendidikan karakter harus melibatkan perasaan murid agar nurani, empati, dan simpati anak didik terbentuk. Dan, lingkungan sekolah harus dikondisikan untuk membangun karakter yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan psikologi anak.&lt;br /&gt;Masa yang paling tepat menanamkan pendidikan karakter adalah usia dini. Meski demikian, diantara tantangan yang paling sulit ialah minimnya kesadaran baik dari pihak guru ataupun orangtua itu sendiri. Oleh karena itu, perlu pembekalan dan pemberian wawasan yang cukup tentang urgensi dan manfaat pendidikan karakter kepada guru dan orangtua.&lt;br /&gt;Psikolog sekaligus anggota Himpunan Psikologi Indonesia, Irwan Tony, mengemukakan pendidikan karakter muncul sebagai jawaban atas persoalan yang muncul di tengah-tengah masyarakat seperti integritas yang lemah, menipisnya kebanggaan dan harga diri sebagai bangsa, kurang menghormati perbedaan, dan hilangnya kasih sayang antarsesama. Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh anak, tutur pria yang akrab disapa Irwan. Seperti, Cinta kepada Allah, bertanggung jawab, disiplin, mandiri, jujur, hormat dan santun. Selain itu, yang harus ditanamkan dalam kepribadian anak untuk membangun karakter yang baik, yaitu memiliki sikap kasih sayang, peduli, mengutamakan sikap kerja sama, percaya diri, kreatif dan bekerja keras&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3156126092475730973?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3156126092475730973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/orang-tua-didorong-tekankan-pendidikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3156126092475730973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3156126092475730973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/orang-tua-didorong-tekankan-pendidikan.html' title='Orang Tua Didorong Tekankan Pendidikan Karakter'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5382730514879346066</id><published>2011-01-29T02:32:00.002+07:00</published><updated>2011-01-29T02:32:44.120+07:00</updated><title type='text'>Estrakurikuler Sebagai Ruang Ekspresi Potensi Seni</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUMZ2LVfmUI/AAAAAAAADSw/yfnwdRiSJCg/s1600/Foto+HL+3+Pentas+seni+dalam+Malam+Bulan+Purnama+Ke+Tiga+Kesatuan+Insan+Seni+Linggau+Mura+%2528Kislira%2529%252C+tidak+sedikit+siswa+di+Kabupaten+Musi+Rawas+%2528Mura%2529+dan+Kota+Lubuklinggau+tampil+acara+ini.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUMZ2LVfmUI/AAAAAAAADSw/yfnwdRiSJCg/s1600/Foto+HL+3+Pentas+seni+dalam+Malam+Bulan+Purnama+Ke+Tiga+Kesatuan+Insan+Seni+Linggau+Mura+%2528Kislira%2529%252C+tidak+sedikit+siswa+di+Kabupaten+Musi+Rawas+%2528Mura%2529+dan+Kota+Lubuklinggau+tampil+acara+ini.jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pentas seni : &lt;/b&gt;Pentas seni dalam Malam Bulan Purnama Ketiga Komunitas Insan Seni Linggau Mura (Kislira), tidak sedikit siswa di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau tampil acara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Peluang untuk menggali dan mengembangkan potensi seni di sekolah sangat besar. Sebagian besar sekolah memberikan ruang bagi peserta didiknya untuk meningkatkan potensi seni melalui ekstrakurikuler. Festival dan ajang-ajang pentas seni cukup membantu dalam mengasah keberanian dan kemandirian siswa agar percaya diri dalam mengembangkan seni.&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Kepala MAN 2 Lubuklinggau, Muhammad Rais kepada wartawan koran ini, Jumat (28/1). &lt;br /&gt;Kegiatan ekstrakurikuler dijadikan wilayah pengembangan potensi lebih luas, didesain dengan cara lebih bebas dalam waktu dan ruang. Waktu dan ruang bebas berekspresi, melakukan eksplorasi sesuai karakteristik remaja yang suka pada hal-hal baru bisa terwadahi di sini. Jika tersedia sarana memadai, tidak hanya potensi kesenian tersalurkan, namun juga dapat sebagai ruang meredam ekspresi liar yang memungkinkan tumpah di jalanan hingga menjadi masalah sosial.&lt;br /&gt;Muhammad Rais mengemukakan, sebagai pendidik, guru harus bisa menghargai dan berusaha memberikan ruang terhadap potensi peserta didik. Misalkan bagi siswa yang memiliki potensi dalam bidang seni. Seperti halnya di MAN 2 Lubuklinggau, siswa diberikan kesempatan untuk berlatih lebih aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Cara ini sangat efektif, agar siswa semakin giat mengasah potensinya. Jika ini sudah berjalan, percayakan kepada anak yang berpotensi untuk mengikuti berbagai festival. &lt;br /&gt;Pengajaran kesenian di sekolah sebenarnya sangat membantu dalam membangun cita-cita menjadi seniman pada seorang anak. Namun, sampai saat ini di MAN 2 Lubuklinggau sendiri tidak ada satu ruang khusus yang siap pakai untuk kegiatan kesenian seperti menari, melukis, main drama, baca puisi, sampai main musik. &lt;br /&gt;Sekalipun ruang khusus itu cukup sederhana agar siap pakai dan bisa untuk menyimpan alat praktik, hasil karya, dan gunakan secara umum untuk kesenian.&lt;br /&gt;“Jika melihat potensi siswa, sekolah sangat berharap suatu saat bisa membangun satu ruang khusus bagi siswa-siswi yang aktif dalam ekstrakurikuler ini. Meskipun saat ini ruangan tersendiri bagi siswa yang belajar seni belum ada, namun sekolah sangat apresiatif melihat minat besar siswa untuk mengembangkan potensi mereka,” pungkas Imam Hanafi. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5382730514879346066?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5382730514879346066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/estrakurikuler-sebagai-ruang-ekspresi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5382730514879346066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5382730514879346066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/estrakurikuler-sebagai-ruang-ekspresi.html' title='Estrakurikuler Sebagai Ruang Ekspresi Potensi Seni'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TUMZ2LVfmUI/AAAAAAAADSw/yfnwdRiSJCg/s72-c/Foto+HL+3+Pentas+seni+dalam+Malam+Bulan+Purnama+Ke+Tiga+Kesatuan+Insan+Seni+Linggau+Mura+%2528Kislira%2529%252C+tidak+sedikit+siswa+di+Kabupaten+Musi+Rawas+%2528Mura%2529+dan+Kota+Lubuklinggau+tampil+acara+ini.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6263028188505427622</id><published>2011-01-27T01:40:00.005+07:00</published><updated>2011-01-27T01:40:47.061+07:00</updated><title type='text'>Disdik Tidak Khawatir Kekurangan Guru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Adanya perkiraan akan terjadi kekurangan guru SD di Kabupaten Musi Rawas (Mura) ditahun 2014, karena banyak tenaga pendidik memasuki masa pensiun(MP), tidak dikhawatirkan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Mura. Karena MP dari setiap guru tidak bersamaan. Kalau itu ada jumlahnya tidak terlalu banyak, karena usia masing-masing tenaga pendidik tidak sama. &lt;br /&gt;Memang ada kebijakan pemerintah yang dikeluarkan tahun 1974 melakukan pengangkatan tenaga pendidik, khususnya guru SD secara massal. Tetapi tidak semua tenaga yang diangkat pada tahun itu usianya sama.&lt;br /&gt;Jadi menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Edi Iswanto, melalui Sekretaris Disdik, Mawardi, Rabu (26/1), ancaman krisis guru ini tidak begitu dikhawatirkannya. Sebab, masa pensiun guru tidak dalam waktu yang bersamaan, karena selisih bulan bahkan tahun kemungkinan besar bisa terjadi. &lt;br /&gt;Ia membenarkan, bahwa pada 1974 terjadi pengangkatan massal tenaga guru SD yang dilakukan pemerintah. Saat itu proses pengangkatan guru memang dipermudah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor I tahun 1974. &lt;br /&gt;Meskipun pengangkatan guru yang serentak di tahun itu, belum tentu pada masa pensiun mereka juga bakal bersamaan. Kalau pun mereka diangkat setelah menyelesaikan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) secara bersamaan, namun belum tentu umur mereka sama. Kalaupun ada kesamaan, tidak dalam jumlah yang banyak. &lt;br /&gt;Asumsinya, jika guru tersebut diangkat pada usia 20 tahun, masa kerjanya berarti 26 tahun. Kemungkinan besar memang akan pensiun 2014 mendatang. Namun, di Kabupaten Mura sendiri, ada sebagian guru yang pengangkatannya 1974 sudah masuk ke dalam fungsional struktural Disdik, ada pula yang sebagian sudah pensiun dini karena cacat fisik. Kemudian saat pemekaran Kota Lubuklinggau, yang bertugas di SD dalam Kota Lubuklinggau, mereka masuk di lingkungan Disdik Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Dia menambahkan, hingga kini pihaknya sudah mempersiapkan cara untuk mengatasi persoalan yang cukup pelik bagi dunia pendidikan di Mura. Salah satu langkah yang sudah dilakukan adalah melakukan pendataan, baik guru SD yang akan pensiun maupun ketersediaan guru di wilayah Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Menurut Mawardi, ia juga tidak khawatir akan kebijakan&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengenai larangan mengangkat guru honorer untuk membantu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)di sekolah. “Larangan untuk tidak mengangkat guru honorer menjadi PNS itu kebijakan pusat. Semua tentu tinggal bagaimana menjalankannya. Kami yakin pensiun guru massal ini tidak akan terjadi di Kabupaten Mura. Kalaupun terjadi pensiun, semua bertahap sesuai dengan usia guru. Sebagian besar guru yang diangkat pada 1974 memang lulusan SPG, jadi mereka banyak mengabdi di SD. Kami sama sekali tidak mengkhawatirkan ini,” jelas Mawardi. &lt;br /&gt;Meskipun di 2014 terjadi pensiunan guru dalam kuota yang besar, namun ia berharap pada recruitment 2013 mendatang, formasi guru hendaknya mendapat alokasi yang jauh lebih besar. Sehingga apa yang dikhawatirkan mengenai krisis guru dapat teratasi. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6263028188505427622?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6263028188505427622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-tidak-khawatir-kekurangan-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6263028188505427622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6263028188505427622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-tidak-khawatir-kekurangan-guru.html' title='Disdik Tidak Khawatir Kekurangan Guru'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7139527306602067581</id><published>2011-01-27T01:40:00.003+07:00</published><updated>2011-01-27T01:40:29.655+07:00</updated><title type='text'>Maret, Gedung GCC Mulai Dibangun</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI- &lt;/b&gt;Kamis (30/12), Tim GCC 007 dari Semarang dinyatakan sebagai pemenang pertama dalam sayembara desain pembangunan Gedung Guru Convention Center (GCC). Dan Rabu (26/1) Kepala Dinas PU Cipta Karya (CK) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Karyazid mengatakan, diperkirakan Maret mendatang gedung GCC sudah mulai dibangun.&lt;br /&gt;Namun, sebelum dilakukan pembangunan, saat ini PU CK sedang mempersiapkan pengumuman tanggal lelang tender pembangunan GCC. Rencananya, pelelangan akan dilakukan awal Maret 2011. &lt;br /&gt;“Rencananya pelelangan GCC ini dilakukan awal Maret, kemungkinan besar setelah dinyatakan pemenang lelang tender pembangunan, GCC akan segera dibangun,” jelas Karyazid. &lt;br /&gt;Bagian pertama yang akan dibangun adalah pemantapan tanah, struktur bangunan depan, dan patung Ki Hajar Dewantara. Karyazid memperkirakan proses pembangunan GCC bisa menghabiskan waktu empat sampai lima tahun. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto melalui Kabid Program, Yontar menjelaskan anggaran untuk pembangunan GCC mencapai Rp 3,8 miliar. Lokasi pembangunan GCC dilakukan di dekat gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kawasan Agropolitan Centre Muara Beliti, di atas lahan seluas 5 hektar. Diperkirakan GCC mampu menampung 5.000 orang. Kemudian ditambah gedung asrama, kantor, balkon yang direncakan mampu menampung 2.500 orang.&lt;br /&gt;Pembangunan gedung GCC bertujuan untuk mempermudah dalam melaksanakan seluruh kegiatan di sektor pendidikan. Jadi para guru di Kabupaten Mura, termasuk yang datang dari pelosok bisa menginap di Asmara yang merupakan bagian dari Gedung GCC.&lt;br /&gt;Perlu diketahui, desain pembangunan Gedung GCC tersebut disesuaikan dengan hasil design pemenang pertama, sayembara design pembangunan Gedung GCC, yaitu Tim GCC 007 dari Semarang.&lt;br /&gt;Sebelumnya Tim GCC 007 dari Semarang maju bersama nominasi dari Kabupaten Mura dan nominasi dari Kota Lubuklinggau dalam presentasi tiga nominasi design pembangunan Gedung GCC di Ball Room Hotel Sempurna Lubuklinggau. Namun, berdasarkan proses penilaian sayembara gedung GCC diketuai langsung oleh Sekda Mura Sulaiman Kohar, Tim GCC 007 dari Semarang yang berhak menjadi pemenang. &lt;br /&gt;“Masalah pemenang tentu diserahkan sepenuhnya kepada tim penilai. Secara rinci tim penilai dalam sayembara tersebut yakni Dewan Pendidikan Kabupaten Mura, utusan PD PGRI Kabupaten Mura, Dewan Adat, Bappeda, dan Lingkungan Hidup. Kemudian tiga orang tim ahli dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang yang memahami tentang struktur bangunan dan arsitektur,” jelas Yontar.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7139527306602067581?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7139527306602067581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/maret-gedung-gcc-mulai-dibangun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7139527306602067581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7139527306602067581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/maret-gedung-gcc-mulai-dibangun.html' title='Maret, Gedung GCC Mulai Dibangun'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3945469697391690533</id><published>2011-01-27T01:40:00.000+07:00</published><updated>2011-01-27T01:40:11.217+07:00</updated><title type='text'>Kapan Anda Harus Datang ke Psikolog?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Banyak sekali masalah yang terjadi dalam hidupan yang terkadang membuat bingung mencari solusi atau jalan keluar. Terlebih dengan permasalahan yang menyangkut dimensi pisikologis, sebab aspek ini tidak nampak jelas. Seorang cenderung menyimpan masalah, sehingga tidak ditemukan jalan keluar. Akibatnya permasalahan bertambah parah. Agar tidak berkelanjutan, lalu kemana harus mencari bantuan? &lt;br /&gt;Menurut Psikolog sekaligus pemilik Syaamil Center, Irwan Tony, seseorang yang bisa disebut pisikolog adalah mereka yang menempuh pendidikan pisikolog selama 8 semester, hingga mendapat gelar sarjana pisikolog. Kemudian mengambil pendidikan profesi atau magister profesi pisikolog setrata S2. &lt;br /&gt;Guna mendapatkan gelar pisikolog dan izin praktik, dari awal pisikolog sudah belajar mengenai dimensi pisikolog seseorang. Berbeda dengan psikiater yang banyak belajar dimensi fisik. &lt;br /&gt;Sehingga ketika mengalami permasalahan yang berkaitan dengan dimensi psikologis, seperti putus pacar, konflik dengan pasangan, perselingkuhan. Atau anak bermasalah dengan gangguan tingkah laku maupun gangguan perkembangan, remaja yang mengalami hambatan dalam penyesuaian atau pengembangan diri, dan ingin tahu kepribadian, minat dan potensi diri bahkan untuk rekrutmen karyawan sekalipun, psikolog akan sangat terbuka untuk membantu menemukan problem solving atas masalah Anda.&lt;br /&gt;“Tetapi ketika Anda menemukan orang di sekitar Anda dengan gangguan kejiwaan berat seperti psikosa, atau istilah awamnya kita bisa sebut “orang gila” yang sering tertawa sendiri, keluyuran tanpa tujuan, pakaian compang-camping, ketika diajak berbicara tidak nyambung, maka pada psikiaterlah mereka harus dibawa,” kata pria yang juga aktif sebagai anggota Himpunan Psikologi Indonesia (HPI).&lt;br /&gt;Menurutnya, jika telah mencapai kondisi yang demikian, aspek fisik juga telah mengalami gangguan yakni terjadinya ketidakseimbangan cairan kimia di otak yang biasa disebut neurotransmiter. Ada beberapa neurotransmiter di otak yang mempengaruhi kondisi psikologis seseorang. &lt;br /&gt;Misalnya terlalu banyak jumlah Dopamin dalam otak, menyebabkan kontak realitanya terganggu, adanya halusinasi, suka bicara sendiri, yang kadang sering kita sebut “gila” atau istilah psikologisnya schizofrenia. Guna menormalkan kembali fungsi ini, maka seseorang butuh obat anti psikotik yang bekerja “memblok” atau menghambat kerja dopamin, sehingga halusinasi berkurang, dan mulai ada kontak realita. &lt;br /&gt;Obat ini hanya psikiater yang boleh memberikan. Ketika halusinasi sudah berkurang atau bahkan tidak muncul, diajak berbicara mulai tidak nyambung, barulah treatment psikologis seperti psikoterapi atau konseling, juga penggalian riwayat gangguan secara lebih mendalam dapat dilakukan psikolog.&lt;br /&gt;Untuk memudahkan lagi membedakan antara keduanya,Irwan Tony mencontohkan, seseorang datang dengan keluhan tidak bisa tidur di malam harinya. Ketika ia datang ke psikiater, maka ia akan mendapatkan obat tidur guna mengatasi gangguannya. Tetapi, ketika ia datang ke psikolog, maka akan digali sebab musabab mengapa ia tidak dapat tidur, sehingga ditemukan akar permasalahan mengapa seseorang tidak dapat tidur. Apakah murni dimensi fisik, ataukah ada faktor psikologis. Jika murni faktor psikologis, maka treatment psikologislah yang akan diberikan. Misalnya, konseling, katarsis, atau jenis psikoterapi lain sesuai dengan permasalahan klien.&lt;br /&gt;Masih bingung harus ke psikolog atau psikiater? Tidak usah bingung dan khawatir. Anda dapat merasakan yang dominan Anda keluhkan saat itu.&lt;br /&gt;Jika psikologis, maka datanglah ke psikolog. Jika Anda rasa ada dimensi fisik yang menyertai keluhan Anda, maka datanglah ke dokter atau psikiater. Anda tidak perlu khawatir akan salah tempat, sebab jika mereka para psikolog, dokter, atau psikiater memegang prinsip kode etik maka mereka akan merujuk Anda jika tidak sesuai dengan disiplin ilmu mereka. &lt;br /&gt;Mereka tidak asal memberikan terapi atau penanganan, tetapi disesuaikan dengan keahliannya. Misalkan saya sebagai psikolog, ada klien yang datang dan ternyata saya curiga ada dimensi fisik yang menyertai keluhannya. Tidak mungkin saya akan menutup mata dan diam saja lalu saya terapi apa adanya, tetapi saya pasti akan rujuk untuk mendapatkan pemeriksaan fisik dahulu ke dokter umum, psikiater, neurolog, internist, atau dokter yang ahli pada bidangnya sesuai dengan keluhan klien.&amp;nbsp; Begitu juga sebaliknya, saya pun tak jarang menerima psien rujukan dari dokter yang memang sumber keluhan fisik mereka adalah psikologis. Berdasarkan hasil cek laboratorium, bersih tidak ada yang terganggu sama sekali, namun si pasien mengeluhkan adanya sakit yang luar biasa pada bagian tubuh tertentu. Setelah menjalani beberapa sesi psikoterapi maka keluhan si pasien perlahan mulai berkurang. Memang butuh kehati-hatian dalam melangkah dan menentukan pilihan, tetapi bukan berarti dengan kekhawatiran salah menentukan pilihan, Anda menjadi tidak segera mendapatkan penanganan, khususnya masalah yang berkaitan dengan dimensi psikologis Anda. Sebaiknya tidak terlalu memendam banyak masalah, sebab hal ini juga akan menimbulkan masalah baru bagi Anda di&amp;nbsp; kemudian hari. &lt;b&gt;(Wn)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3945469697391690533?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3945469697391690533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kapan-anda-harus-datang-ke-psikolog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3945469697391690533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3945469697391690533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kapan-anda-harus-datang-ke-psikolog.html' title='Kapan Anda Harus Datang ke Psikolog?'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4540725858507998550</id><published>2011-01-27T01:39:00.001+07:00</published><updated>2011-01-27T01:39:37.667+07:00</updated><title type='text'>Tidak Lulus Tahun lalu, Bisa Ikut UN Tahun Ini</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Kabar gembira bagi peserta didik yang mungkin belum lulus Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2008/2009 dan 2009/2010. Mengapa? Pasalnya, mereka bisa mengikuti UN Tahun Pelajaran 2010/2011. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, melalui Kabid Dikdas, Imam Hanafi, Selasa (25/1).&lt;br /&gt;Menurut Imam Hanafi, ketentuan itu mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 46 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah Dan Ujian Nasional. Pada pasal 2 ayat (6) dijelaskan bahwa peserta didik yang belum lulus UN Tahun Pelajaran 2008/2009 dan Tahun Pelajaran 2009/2010 dapat mengikuti UN Tahun Pelajaran 2010/2011.&lt;br /&gt;Caranya cukup mudah, yaitu dengan melaporkan langsung kepada sekolah terakhir tempat peserta didik menimba ilmu. Selanjutnya, pihak sekolah akan merekomendasikan kepada Disdik agar siswa yang bersangkutan bisa mengikuti UN.&amp;nbsp; Berdasarkan pantauan koran ini, beberapa sekolah di Kabupaten Mura sudah melakukan persiapan khusus menjelang penyelenggaraan UN. Selain menggelar les tambahan, sekolah juga tengah melakukan rekapitulasi nilai rapor peserta didik. &lt;br /&gt;Sebab, salah satu cara untuk mendapatkan Nilai Sekolah (NS), maka calon peserta UN harus memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai semester 1 tahun pertama sampai semester 1 tahun terakhir. Dan sesuai dengan Permendiknas No 45 tahun 2010, pada pasal 1 ayat (3) menyebutkan Nilai sekolah/madrasah adalah nilai gabungan dari nilai ujian sekolah/madrasah dan rata-rata nilai rapor. &lt;br /&gt;Kemudian pada ayat (4) dijelaskan nilai UN diperoleh peserta didik setelah engikuti UN. Sementara kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA).&lt;br /&gt;“NA diperoleh dari nilai gabungan antara nilai sekolah/ madrasah, dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN, dengan pembobotan 40 persen untuk nilai sekolah/madrasah, dari mata pelajaran yang diujinasionalkan. Dan 60 persen untuk Nilai UN. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA paling rendah 5,5 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0,” jelas Imam Hanafi&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4540725858507998550?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4540725858507998550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/tidak-lulus-tahun-lalu-bisa-ikut-un.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4540725858507998550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4540725858507998550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/tidak-lulus-tahun-lalu-bisa-ikut-un.html' title='Tidak Lulus Tahun lalu, Bisa Ikut UN Tahun Ini'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4767560810187835526</id><published>2011-01-26T01:23:00.004+07:00</published><updated>2011-01-26T01:23:39.689+07:00</updated><title type='text'>Pengawas UN Mengacu Pada Permendiknas</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Penyelenggaraan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) tinggal beberapa minggu lagi. Mekanisme baru dalam penyelenggaraan UN tahun ajaran 2010/2011 juga telah disosialisasikan. Namun, ada hal yang lebih intensif perlu diperhatikan. Tahun ajaran kali ini, dalam pelaksanaan UN, tidak lagi memakai Tim Pengawas Independen (TPI). Demikian dijelaskan Kasi Dikdas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), kepada koran ini, Selasa (25/1).&lt;br /&gt;Imam Hanafi mengatakan, alasan sebenarnya mengapa tidak lagi ada TPI, belum bisa diungkapkan, sebab sudah kebijakan Kementerian Pendidikan RI. Mungkin ada pertimbangan tertentu terkait dengan keefektifan penggunaan anggaran pelaksanaan UN.&lt;br /&gt;Kejelasan mengenai pengawasan pelaksanaan UN telah diatur dalam Peraturan Menteri pendidikan Nasional (Permendiknas) Republik Indonesia No 46 tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah atau Madrasah Dan Ujian Nasional. &lt;br /&gt;Pasal 17 ayat (1) Permendiknas No 46 tahun 2010 menyebutkan pengawas ruang UN SMA/MA dan SMK adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi bersama dinas pendidikan dan kantor kementerian agama kabupaten/kota. &lt;br /&gt;Kemudian ayat (2) menyebutkan, perguruan tinggi menjadi koordinator pengawas UN SMA/MA dan SMK. Dan ayat (3), menjelaskan pengawas ruang UN SMP/MTs, SMPLB, dan SMALB adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diuji, yang ditetapkan oleh penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota dan kantor kementerian agama kabupaten/kota.&lt;br /&gt;Imam Hanafi menjelaskan, pengawasan ruang dalam pelaksanaan UN diatur dengan sistem acak dalam 1 kabupaten/kota, dan guru mata pelajaran sedang diujikan tidak diperbolehkan berada di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN.&lt;br /&gt;“Ketentuan lebih lanjut mengenai pengawasan UN diatur dalam Prosedur Operasi Standar (POS) yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Dalam sosialisasi UN yang disampaikan oleh Disdik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), biasanya juga menjelaskan mengenai pengawasan sekaligus penyelenggaraan UN lebih detail,” kata Imam Hanafi.&lt;br /&gt;Mengenai penjagaan kerahasiaan soal UN diatur dalam Permendiknas Nomor 46 Tahun 2010, pada pasal 18 yang bunyinya perseorangan, kelompok, dan/atau lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan UN wajib menjaga kerahasiaan, kejujuran, keamanan, dan kelancaran penyelenggaraan UN.&lt;br /&gt;Dan bagi yang melanggar peraturan tersebut, berarti melanggar ketentuan yang tertera dalam pasal 26 ayat (1) disebutkan perseorangan, kelompok, dan/atau lembaga yang melakukan pelanggaran, penyimpangan, dan/atau kecurangan dalam penyelenggaraan UN dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ditegaskan pada pasal 26 ayat(2), peserta didik yang terbukti melakukan kecurangan dalam mengerjakan soal UN dinyatakan tidak lulus.&lt;br /&gt;Masih menurut Imam Hanafi, diperkirakan soal UN akan sampai di sekolah masing-masing H-1 pelaksanaan UN.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4767560810187835526?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4767560810187835526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pengawas-un-mengacu-pada-permendiknas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4767560810187835526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4767560810187835526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pengawas-un-mengacu-pada-permendiknas.html' title='Pengawas UN Mengacu Pada Permendiknas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5856856122260015512</id><published>2011-01-26T01:23:00.002+07:00</published><updated>2011-01-26T01:23:21.036+07:00</updated><title type='text'>Warga Buta Aksara Masih Dua Persen</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI- &lt;/b&gt;Lebih kurang 400 warga Kabupaten Musi Rawas (Mura) sudah berhasil terbantu melalui program Keaksaraan Fungsional. Hingga penghujung 2010, berdasarkan data yang dihimpun Kasi Keaksaraan dan Fungsional Dinas Pendidikan (Disdik) Mura, masih tersisa dua persen penduduk yang masih menderita buta aksara. &lt;br /&gt;Demikian dijelaskan Kasi Keaksaraan dan Fungsional Disdik Mura, Nelly Aidah kepada koran ini, Senin (24/1).&lt;br /&gt;Sampai akhir 2010, dari 21 kecamatan di Kabupaten Mura, terdapat dua kecamatan yang bebas buta aksara, yaitu Kecamatan Tiang Pumpung Kapungut dan Kecamatan Tugumulyo. &lt;br /&gt;Berdasarkan data yang dihimpun sejak 2008 sampai dengan 2010, Kecamatan Tugumulyo bebas buta aksara. Kemudian disusul Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut juga bebas buta aksara dimulai 2009. &lt;br /&gt;Sudah sejak lama warga Tiang Pumpung Kepungut termasuk masyarakat yang aktif dalam mengikuti setiap program yang dilaksanakan Disdik Mura. Termasuk dalam kegiatan keaksaraan fungsional. &lt;br /&gt;Oleh sebab itulah, mulai 2009 hingga saat ini masyarakat Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut sudah semakin sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan, terutama membaca. Sebagian besar penderita buta aksara murni berusia 44 tahun ke atas. Sementara bagi masyarakat yang usianya di bawah 44 tahun, sudah jarang ditemui warga buta aksara. &lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan yang dilakukan, sebagian besar warga buta aksara murni, karena putus sekolah dari kelas 1 hingga kelas 3 SD. Sejauh ini, Disdik terus berusaha untuk menggalakkan program tersebut. Khususnya untuk daerah-daerah yang masih mayoritas penduduknya buta aksara, seperti di Kecamatan Ulu Rawas, dan di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Nibung.&lt;br /&gt;“Pada suku anak dalam misalnya, PKBM setempat memberikan teknik penyampaian khusus untuk bisa masuk dalam lingkungan mereka. Tentu ini bukan hal yang mudah. Namun, sedikit demi sedikit mereka sepertinya mulai terbuka dengan dunia luar untuk beradaptasi,” jelas Nelly.&lt;br /&gt;Untuk mengoptimalkan bimbingan terhadap warga yang buta aksara, BKPM kecamatan setempat harus pandai menentukan waktu yang tepat, untuk menyampaikan cara-cara membaca dan menulis. Sebab, tidak sedikit pula masyarakat menanggapi kerja keras ini dengan sikap yang kurang indah. &lt;br /&gt;Seperti mengabaikan akan pentingnya pendidikan terutama menulis dan membaca. Guna mengintensifkan program ini, setiap tahun Disdik menggelar program itu dalam kurun waktu tiga bulan, yakni September hingga Desember. &lt;br /&gt;Untuk bisa mengikuti program ini, biasanya PKBM kecamatan setempat akan melakukan pendataan, selanjutnya akan dibuat proposal yang akan disampaikan kepada Disdik Mura&lt;b&gt;. (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5856856122260015512?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5856856122260015512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/warga-buta-aksara-masih-dua-persen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5856856122260015512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5856856122260015512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/warga-buta-aksara-masih-dua-persen.html' title='Warga Buta Aksara Masih Dua Persen'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5554201175994086714</id><published>2011-01-26T01:22:00.001+07:00</published><updated>2011-01-26T01:22:58.177+07:00</updated><title type='text'>Guru TKST Perpanjang Kontrak</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Mendekati akhir kontrak kerja Guru Tenaga Kerja Sukarela Terdaftar (TKST) yang akan jatuh pada 31 Maret 2011 mendatang. Sejak pertengahan Januari 2011, Guru TKST sudah ramai mendatangi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Guna mengurus perpanjangan kontrak kerja. Demikian diungkapkan, Kasubbag Kepegawaian Disdik Mura, Marzani kepada koran ini, Selasa (25/1).&lt;br /&gt;Jumlah TKST di Kabupaten Mura 640 orang, yang terdiri dari wilayah I, 190 orang. Wilayah II 156 orang, wilayah III 175 orang dan wilayah IV 119 orang. Setiap harinya, lebih dari 20 guru TKST mengurus perpanjangan kontrak kerja ini. &lt;br /&gt;Setelah mendapat Surat Keterangan (SK) perpanjangan kontrak yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mura, maka tepat pada triwulan pertama 2011, TKST akan mendapatkan honorarium guru TKST.&lt;br /&gt;Besar honorarium TKST wilayah I Rp 500.000 per orang per bulan, sedangkan untuk honorarium TKST wilayah II Rp 600.000 per orang per bulan, honorarium TKST wilayah III Rp 650.000 per orang per bulan, dan honorarium TKST wilayah IV Rp 750.000 per orang per bulan. &lt;br /&gt;Marzani menjelaskan, jika Guru TKST yang bersangkutan tidak melakukan perpanjangan, dipastikan honorarium tidak akan diberikan. Sebab perpanjangan ini juga sebagai pendataan ulang TKST Kabupaten Mura. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5554201175994086714?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5554201175994086714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/guru-tkst-perpanjang-kontrak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5554201175994086714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5554201175994086714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/guru-tkst-perpanjang-kontrak.html' title='Guru TKST Perpanjang Kontrak'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7875033373418655741</id><published>2011-01-25T01:37:00.002+07:00</published><updated>2011-01-25T01:37:55.277+07:00</updated><title type='text'>Peserta UN Harus Siap Mental</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Menjelang pelaksanaan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) yang tinggal beberapa minggu lagi, sebagian besar satuan sekolah sudah melakukan persiapan. Salah satunya menambah jam belajar bagi calon peserta UN. &lt;br /&gt;Disamping menambah jam belajar, peserta didik juga harus mempersiapkan mental. Proses ini dinilai penting agar peserta UN bisa lebih siap menghadapi soal yang diuji. Demikian jelas Psikolog sekaligus Anggota Himpunan Psikologi Indonesia(HPI), Irwan Tony, kepada wartawan koran ini, Senin (24/1).&lt;br /&gt;Mental yang dibangun bukan untuk mempersiapkan kemungkinan lulus atau tidak. Namun, kesiapan mental yang dimaksud bertujuan untuk membangun kepercayaan diri, agar peserta didik lebih siap dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. &lt;br /&gt;“Dikhawatirkan karena peserta didik tidak percaya diri, berdampak pada konsentrasi mereka. Sehingga hasil yang ingin dicapai bisa saja meleset. Tentu baik orang tua, guru, maupun siswa itu sendiri tidak menginginkan ini terjadi. Oleh sebab itulah, jauh hari sebelum pelaksanaan ujian, mental anak perlu dibangun lebih baik,” jelas pria, yang beralamat di Jalan Nias RT 03 Nomor 59, Lubuklinggau Timur I. &lt;br /&gt;Irwan Tony menjelaskan, beberapa orang yang berperan untuk membangun kesiapan mental ini adalah guru, orang tua dan siswa itu sendiri. Hal penting yang harus dilakukan orang tua, yaitu selalu menjaga agar suasana rumah tenang dan nyaman. Kedua, jangan pernah sekalipun menakut-nakuti anak tersebut tidak lulus. Ketiga, jangan membandingkan dengan anak yang lain. &lt;br /&gt;Sementara yang harus dilakukan guru, adalah memotivasi siswa agar mau belajar. Sekaligus memberikan semangat agar siswa jangan sampai mempunyai gambaran tidak lulus. Sekaligus membangun keoptimisan agar mereka lebih enjoy menghadapi ujian. &lt;br /&gt;Kepala MAN 2 Lubuklinggau, Muhammad Rais, menjelaskan dalam mempersiapkan ujian ini, ia bersama guru di MAN 2 terus memberikan motivasi terhadap 85 siswanya yang akan mengikuti US dan UN. &lt;br /&gt;Selain memberikan tambahan jam belajar, MAN 2 Lubuklinggau bekerja sama dengan Forum Guru Profesional (FGP) mengadakan kegiatan try out yang akan dilaksanakan Februari mendatang. Try out ini diberikan agar siswa-siswi lebih memiliki gambaran akan peluang-peluang soal yang kemungkinan muncul dalam ujian. Dengan tetap mengacu pada indikator yang terlampir dalam Permendiknas Nomor 46 tahun 2010, tentang mekanisme penyelenggaraan UN. &lt;br /&gt;Dan dalam hal kesiapan mental, Muhammad Rais selalu meminta kepada guru bersangkutan untuk memberikan saran dan motivasi kepada calon peserta ujian. “Dengan mengevaluasi hasil ujian tahun-tahun sebelumnya, MAN 2 Lubuklinggau mencoba menginovasi teknik penyelesaian soal. Terutama mata pelajaran bahasa Indonesia dan Matematika. Dengan cara ini, harapannya siswa akan lebih percaya diri, sehingga mereka lebih siap menghadapi UN,” kata pria berkacamata ini.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7875033373418655741?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7875033373418655741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/peserta-un-harus-siap-mental.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7875033373418655741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7875033373418655741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/peserta-un-harus-siap-mental.html' title='Peserta UN Harus Siap Mental'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-8260764625652803500</id><published>2011-01-25T01:37:00.000+07:00</published><updated>2011-01-25T01:37:24.261+07:00</updated><title type='text'>Fungsi Menghibur Sudah Jauh Melenceng</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3G36hjxOI/AAAAAAAADSI/2_Q-XhaUMmk/s1600/Foto+SHL+Ketua+PWI+Perwakilan+Kabupaten+MUsi+Rawas+dan+Kota+Lubuklinggau%252C+Solihin+sedang+menyampaikan+materi+jurnalistik+dalam+Pekan+Prestasi+dan+Inovasi%252C+di+Auditorium+Pemkab+Musi+Rawas.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3G36hjxOI/AAAAAAAADSI/2_Q-XhaUMmk/s1600/Foto+SHL+Ketua+PWI+Perwakilan+Kabupaten+MUsi+Rawas+dan+Kota+Lubuklinggau%252C+Solihin+sedang+menyampaikan+materi+jurnalistik+dalam+Pekan+Prestasi+dan+Inovasi%252C+di+Auditorium+Pemkab+Musi+Rawas.jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f- Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;MATERI :&lt;/b&gt; Ketua PWI Perwakilan Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau, Solihin sedang menyampaikan materi jurnalistik dalam Pekan Prestasi dan Inovasi, di Auditorium Pemkab Musi Rawas.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU–&lt;/b&gt;Pers sebagai penyampai aspirasi masyarakat memiliki beberapa fungsi pokok. Pada Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999, pada pasal 3 ayat (1) menjelaskan pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, kontrol sosial, hiburan, dan lembaga ekonomi. Namun, dalam praktiknya tidak sedikit perusahaan pers menjalankan fungsi hiburan, justru melenceng dari norma dan adat istiadat orang timur.&lt;br /&gt;Demikian dijelaskan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau, Solihin, dalam Pelatihan Dasar Jurnalistik (PDJ) yang diadakan Ikatan Keluarga Mahasiswa Silampari (IKMS) di Auditorium Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), Senin (24/1). &lt;br /&gt;Solihin menjelaskan, fungsi menghibur di kalangan perusahaan pers sudah semakin kebablasan. Bahkan, ada beberapa majalah yang sudah mengesampingkan norma yang ada. Alasannya banyak berorientasi hanya pada profit. &lt;br /&gt;Penyimpangan ini dapat dilihat dari kemasan-kemasan berita yang dibuat oleh wartawan, maupun gambar-gambar yang mulai berani menampilkan hal-hal yang vulgar. Tentu ini sangat bertentangan dengan fungsi pers sebagai media sebagai menghibur. &lt;br /&gt;Diklat yang diikuti 70 peserta ini, membahas secara garis besar mengenai jurnalistik. Dalam paparannya, Solihin menjelaskan, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, wartawan dilarang mencampur adukkan antara opini dan berita.&amp;nbsp; Wartawan juga dilarang menghakimi seseorang atau nara sumber. Seorang wartawan harus mengutamakan keakuratan, keberimbangan dan keobjektifan berita sehingga tidak menyudutkan salah satu pihak, dengan cara menerapkan asas praduga tak bersalah. &lt;br /&gt;Guna menjaga keobjektifan tersebut, wartawan harus memperhatikan kelengkapan berita. Sehingga dapat menghindari opini wartawan tersebut masuk dalam berita yang dikemasnya. Sebelum berita dicetak, wartawan berkewajiban untuk mengecek ulang keakuratan berita. &lt;br /&gt;Perlu diingat, wartawan harus memiliki kepekaan terhadap kondisi di sekitarnya. Sebab, apa yang ditangkap oleh panca indera wartawan yang dinilai menarik, unik, dan memiliki nilai jual bisa menjadi berita. Pada media cetak, berita dapat disajikan dalam bentuk gambar, grafik dan tulisan. Dalam menjalankan profesinya, wartawan harus perpegang pada Kode Etik Jurnalistik&lt;b&gt;.(Mg04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-8260764625652803500?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/8260764625652803500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/fungsi-menghibur-sudah-jauh-melenceng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8260764625652803500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8260764625652803500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/fungsi-menghibur-sudah-jauh-melenceng.html' title='Fungsi Menghibur Sudah Jauh Melenceng'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3G36hjxOI/AAAAAAAADSI/2_Q-XhaUMmk/s72-c/Foto+SHL+Ketua+PWI+Perwakilan+Kabupaten+MUsi+Rawas+dan+Kota+Lubuklinggau%252C+Solihin+sedang+menyampaikan+materi+jurnalistik+dalam+Pekan+Prestasi+dan+Inovasi%252C+di+Auditorium+Pemkab+Musi+Rawas.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5227571015888561619</id><published>2011-01-25T01:36:00.000+07:00</published><updated>2011-01-25T01:36:35.773+07:00</updated><title type='text'>Gali Potensi yang Masih Terpendam</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3Gqz5mRFI/AAAAAAAADSE/zR2HVvJ0QUU/s1600/Foto+Boks+Aris+Noman+sedang+melakukan+pembinaan+terhadap+anggota+ANN+di+Mushola+SMA+Negeri+1+Lubuklinggau%252C+Minggu+%252823.1%2529.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3Gqz5mRFI/AAAAAAAADSE/zR2HVvJ0QUU/s1600/Foto+Boks+Aris+Noman+sedang+melakukan+pembinaan+terhadap+anggota+ANN+di+Mushola+SMA+Negeri+1+Lubuklinggau%252C+Minggu+%252823.1%2529.jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f- Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;PEMBINAAN&amp;nbsp; : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketua ANN Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau, Aris Noman sedang melakukan pembinaan terhadap anggota ANN di Mushola SMA Negeri 1 Lubuklinggau, Minggu (23/1).&lt;/span&gt; &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Eksistensi ANN Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau &lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Dalam hal bermain musik dan seni suara, potensi kawula muda di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau tidak diragukan lagi. Hingga 2011, lebih dari 10 band eksis dalam berbagai event-event besar yang dihelat. Namun, bagaimana dengan perkembangan nasyid. Berikut laporannya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Sulis, Lubuklinggau&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nasyid dikenal sebagai salah satu seni Islami, biasanya ditampilkan dalam nyanyian mengandung kata-kata nasihat, kisah para nabi, memuji Allah, atau sejenisnya. Sebagian besar nasyid dinyanyikan secara acappela dengan hanya diiringi gendang. Metode ini muncul karena banyak ulama Islam yang melarang penggunaan alat musik kecuali alat musik perkusi. &lt;br /&gt;Demikian garis besar nasyid yang digambarkan Ketua Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN) Perwakilan Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau, Aris Nopan, ketika berbincang dengan koran ini, Minggu (23/1) di SMA N 1 Lubuklinggau.&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan nasyid di Kabupaten Musi Rawas (Mura dan Kota Lubuklinggau? Aris Nopan mengakui penyuka nasyid baik di Kabupaten Mura maupun Kota Lubuklinggau sebenarnya cukup besar. Demikian halnya dengan tim nasyid, hampir setiap sekolah maupun pondok pesantren mungkin memiliki tim nasyid. Namun, secara riil belum keseluruhan tim nasyid terdata dengan lengkap. Demikian juga dengan pembinaan baik moral maupun kualitas tim tersebut. Oleh sebab itulah, ANN terbentuk untuk mendata, membina, sekaligus mensolidkan persatuan seluruh tim nasyid di Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Sejak berdirinya ANN Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau Juli 2010, berdasarkan data yang dihimpun ANN, jumlah tim nasyid yang ada lebih kurang 17 grup, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan umum. &lt;br /&gt;Ke-17 grup nasyid tadi, sebagian besar berjalan sendiri-sendiri. Ketika bergabung bersama ANN, 17 grup tesebut baru dapat mengenal lebih dalam mengenai nasyid yang sesungguhnya. Pelantun nasyid bukan hanya dituntut untuk sempurna dalam penampilan dan kualitas suara, namun juga harus dibarengi dengan kualitas moral yang bisa menjadi tauladan. Sehingga dakwah yang disampaikannya melalui lagu, dapat dengan mudah diterima masyarakat karena sikap dan perbuatan sang pelantun nasyid yang sesuai dengan isi dakwahnya. &lt;br /&gt;Guna mensolidkan seluruh tim nasyid yang tergabung, ANN menggunakan tiga konsep utama. Diantaranya, pembinaan secara moral, pembinaan teknis, dan pembinaan manajemen organisasi. Untuk melancarkan tiga konsep pembinaan ini, ANN dibantu oleh Mulyadi, Benny Arnas dan Sumali. Pertemuan ANN dilakukan satu kali dalam satu bulan. &lt;br /&gt;Konsep pembinaan secara moral, dilakukan dengan cara membiasakan anggota untuk tepat waktu dalam menjalankan salat lima waktu. Selain itu, dengan menyajikan beberapa diskusi terkait dengan nasyid sekaligus makna-makna yang terkandung dalam setiap lirik. &lt;br /&gt;Sedangkan dalam pembinaan teknis, Benny Arnas sebagai pembina utamanya akan melatih vokal para pelantun nasyid ini. Selain itu, anggota juga akan diberikan beberapa tips dan pengetahuan mengenai penampilan sekaligus cara untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas vokal ketika tampil. &lt;br /&gt;Dan dalam hal pembinaan manajemen organisasi, anggota akan diberikan banyak inspirasi maupun masukan agar bisa menjaga kesolidan dalam grup nasyid. &lt;br /&gt;“Kami berharap dengan tergabungnya grup nasyid di ANN, akan memberikan satu semangat bagi para pelantun nasyid untuk mengembangkan bakatnya dan menjaga kualitasnya agar bisa terus berkreasi, berinovasi dan meraih prestasi. Oleh sebab itu, bagi grup nasyid yang belum bergabung, bisa langsung datang ke sekretariat ANN, di Jalan Batu Urip Taba, No 12 RT 6, Kelurahan Batu Urip,” jelas mahasiswa STKIP PGRI semester III ini. &lt;b&gt;(*)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5227571015888561619?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5227571015888561619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/gali-potensi-yang-masih-terpendam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5227571015888561619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5227571015888561619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/gali-potensi-yang-masih-terpendam.html' title='Gali Potensi yang Masih Terpendam'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3Gqz5mRFI/AAAAAAAADSE/zR2HVvJ0QUU/s72-c/Foto+Boks+Aris+Noman+sedang+melakukan+pembinaan+terhadap+anggota+ANN+di+Mushola+SMA+Negeri+1+Lubuklinggau%252C+Minggu+%252823.1%2529.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-477963342132968638</id><published>2011-01-25T01:34:00.000+07:00</published><updated>2011-01-25T01:34:24.175+07:00</updated><title type='text'>Disdik dan Polres Sepakat Adakan Kerja Sama</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3GKzvGE7I/AAAAAAAADSA/4G3fGyHyT_U/s1600/Foto+THL+Suasana+penyuluhan+tentang+Narkoba%252C+Kenakalan+Remaja%252C+dan+Peraturan+Lalu+LIntas%252C+yang+dilakukan+DIKMAS+LANTAS+POLRES+Musi+Rawas.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3GKzvGE7I/AAAAAAAADSA/4G3fGyHyT_U/s1600/Foto+THL+Suasana+penyuluhan+tentang+Narkoba%252C+Kenakalan+Remaja%252C+dan+Peraturan+Lalu+LIntas%252C+yang+dilakukan+DIKMAS+LANTAS+POLRES+Musi+Rawas.jpg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f- Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PENYULUHAN : &lt;/b&gt;Suasana penyuluhan tentang Narkoba, Kenakalan Remaja, dan Peraturan Lalu Lintas, yang dilakukan Satlantas Polres Musi Rawas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Bidang Pendidikan Lalu Lintas &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Saat ini, pengetahuan tentang peraturan lalu lintas, kenakalan remaja maupun narkoba, sangat dibutuhkan oleh peserta didik. Terutama bagi mereka yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. Guna mewujudkan hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), bekerja sama dengan Polres Kabupaten Mura, bersama-sama memberikan penyuluhan terhadap siswa SMP dan SMA di daerah ini. Demikian dijelaskan, Sekretaris Disdik Mura, Mawardi kepada koran ini, Selasa (24/1).&lt;br /&gt;“Kami sangat merespon positif inisiatif tersebut. Sebab, dengan diberikannya penyuluhan mengenai kenakalan remaja, narkoba, dan lalu lintas, tentu sangat bermanfaat, untuk penambah ilmu pengetahuan bagi peserta didik,” jelas Mawardi. &lt;br /&gt;Dalam hal realisasi rencana tersebut Disdik akan berkoordinasi dengan Satlantas Mura. Rencananya, program ini akan dimasukkan dalam mata pelajaran muatan lokal. &lt;br /&gt;Bripka Supardi bersama Bripka Muslim, Senin (17/1) lalu telah merealisasikan program ini di salah satu sekolah di Kabupaten Mura, yaitu di SMP L Sidoharjo, Kecamatan Tugumulyo. &lt;br /&gt;Mekanisme pelaksanaannya, dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 10.00 WIB. Kegiatan diawali dengan melakukan upacara mingguan. Selanjutnya penyuluhan dilakukan di Masjid At-Taqwa SMP L Sidoharjo. Di hadapan 550 siswa-siswi yang hadir, Kapolres Mura, AKBP Imam Sachroni melalui Kasat Lantas, AKP Syukur Kersana di dampingi Bripka Supardi menjelaskan beberapa poin mengenai kenakalan remaja, narkoba, dan kedisiplinan dalam berlalu lintas. &lt;br /&gt;Kegiatan ini direspon positif oleh Kepala SMP L Sidoharjo, Sunardi. Meski prosesnya cukup singkat, namun dengan diberikan penyuluhan oleh Dikmas Lantas, diharapkan peserta didik bisa lebih disiplin terhadap peraturan lalu lintas. Sehingga mereka bisa menerapkan ilmu yang disampaikan dalam kegiatan keseharian, baik di saat menjalan atau menaiki kendaraan bermotor jalan maupun di sekolah.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-477963342132968638?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/477963342132968638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-dan-polres-sepakat-adakan-kerja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/477963342132968638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/477963342132968638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-dan-polres-sepakat-adakan-kerja.html' title='Disdik dan Polres Sepakat Adakan Kerja Sama'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TT3GKzvGE7I/AAAAAAAADSA/4G3fGyHyT_U/s72-c/Foto+THL+Suasana+penyuluhan+tentang+Narkoba%252C+Kenakalan+Remaja%252C+dan+Peraturan+Lalu+LIntas%252C+yang+dilakukan+DIKMAS+LANTAS+POLRES+Musi+Rawas.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-123614706240651171</id><published>2011-01-24T01:41:00.001+07:00</published><updated>2011-01-24T01:41:11.098+07:00</updated><title type='text'>Tidak Ada Pungutan dalam UN</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Belum lama ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura) telah melakukan pra sosialisasi terhadap kepala sekolah SD, SMP dan SMA mengenai penyelenggaraan Ujian Nasional 2010/2011. Disdik menghimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk tidak meminta pungutan apapun terkait penyelenggaraan UN di Kabupaten Mura.&amp;nbsp; Demikian jelas Kasi Dikdas Disdik Mura, Imam Hanafi kepada koran ini, Kamis (20/1).&lt;br /&gt;Seluruh biaya penyelenggaraan UN di Indonesia, telah ditanggung oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Sehingga orang tua atau wali murid tidak perlu khawatir untuk menyediakan biaya pelaksanaan UN.&lt;br /&gt;“Meskipun sudah pernah disosialisasikan sebelumnya, kami berharap satuan sekolah tidak lupa akan pesan-pesan yang pernah disampaikan Disdik. Bahwa, sekolah tidak diperkenankan meminta pungutan jenis apapun kepada siswa, terkait dengan pelaksanaan UN,” tegas Imam Hanafi.&lt;br /&gt;Berdasarkan Permendiknas No 46 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional tahun ajaran 2010/2011 pada pasal 8, disebutkan bahwa UN tahun pelajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali.&lt;br /&gt;Penyelenggaraan Ujian Nasional tahun pelajaran 2010/2011 jenjang SMA/SMK/MA, akan dilaksanakan 18 hingga 21 April 2011. Sementara jenjang SMP/MTs, akan dilaksanakan 25 hingga 28 April 2011.&lt;br /&gt;UN Susulan SMA/MA/SMK akan dilaksanakan 25 hingga 28 April 2011, dan pengumuman kelulusan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011.&lt;br /&gt;Sementara UN susulan untuk SMP/MTs diselenggarakan 3 hingga 6 Mei 2011. Sedangkan pengumuman UN SMP/MTs oleh satuan pendidikan pada 4 Juni 2011.&amp;nbsp; Sementara itu, kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan ditetapkan pada UU No 45 pasal 6 yang ditandatangani di Jakarta 31 Desember 2010. &lt;br /&gt;Sesuai pada Pasal 6 poin (1) kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA). Poin (2), NA diperoleh dari nilai gabungan antara Sekolah/Madrasah dari mata pelajaran yang diuji nasionalkan dan nilai UN, dengan pembobotan 40 persen untuk nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60 persen untuk nilai UN. Poin (3) peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA mencapai paling rendah 5,5 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0.&lt;br /&gt;Kelulusan peserta didik SMA/MA, SMALB dan SMK diumumkan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011. Dan kelulusan peserta didik SMP/MTs dan SMPLB diumumkan oleh satuan pendidikan paling lambat 4 Juni 2011. &lt;br /&gt;Lebih lanjut Imam Hanafi mengatakan, dalam waktu dekat masih akan dilakukan sosialisasi penyelenggaraan UN secara formal oleh Disdik Provinsi Sumsel. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-123614706240651171?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/123614706240651171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/tidak-ada-pungutan-dalam-un.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/123614706240651171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/123614706240651171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/tidak-ada-pungutan-dalam-un.html' title='Tidak Ada Pungutan dalam UN'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-9122511971616051746</id><published>2011-01-24T01:40:00.004+07:00</published><updated>2011-01-24T01:40:53.103+07:00</updated><title type='text'>Sejak 2009 Muara Kati Bebas Buta Aksara</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt; Hingga 2011, dari 21 kecamatan di Kabupaten Musi Rawas(Mura), ternyata baru satu kecamatan yang terdata bebas dari buta aksara. Kecamatan Muara Kati, tercatat telah dua tahun satu-satunya kecamatan bebas buta aksara yang bertahan. Kondisi tersebut didukung oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan mengenai penulisan dan membaca.&lt;br /&gt;Demikian dijelaskan Kasi Keaksaraan dan Fungsional Disdik Mura, Nelly Aida kepada koran ini, Kamis (20/1). Sudah sejak lama warga Muara Kati termasuk masyarakat yang aktif dalam mengikuti setiap program yang dilaksanakan Disdik Mura. Termasuk dalam kegiatan keaksaraan fungsional. &lt;br /&gt;Oleh sebab itulah, mulai tahun 2009 hingga saat ini Kecamatan Muara Kati berhasil menjadi kecamatan percontohan yang masyarakatnya sudah semakin sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan, terutama membaca. &lt;br /&gt;Menurut Nelly Aida, selain Muara Kati, Kecamatan Tugumulyo juga pernah menjadi salah satu kecamatan bebas buta aksara. Namun, setelah dilakukan pendataan kembali, ternyata masih terdapat warga yang buta aksara di Kecamatan Tugumulyo. &lt;br /&gt;“Sampai 2011 ini, Disdik Mura telah membantu 400 warga yang terkena buta aksara. Sebagian besar, berusia 44 tahun ke atas. Sementara bagi masyarakat yang usianya di bawah 44 tahun, sudah jarang ditemui menderita buta aksara,” jelas Nelly Aida.&lt;br /&gt;Sementara itu, berdasarkan pantauan yang dilakukan, sebagian besar warga buta aksara ini hanya mengenyam pendidikan maksimal kelas tiga SD. Oleh sebab itulah, kemampuan membaca dan menulis masih sangat rendah, bahkan tidak sedikit yang benar-benar tidak mengenal huruf. &lt;br /&gt;Sejauh ini, Disdik terus berusaha untuk menggalakkan program tersebut. Khususnya untuk daerah-daerah yang masih mayoritas penduduknya buta aksara. Seperti pada suku anak dalam, Kecamatan Ulu Rawas, dan Desa Nibung. &lt;br /&gt;“Pada suku anak dalam misalnya, PKBM setempat memberikan teknik penyampaian khusus untuk bisa masuk dalam lingkungan mereka. Tentu ini bukan hal yang mudah. Namun, sedikit demi sedikit mereka sepertinya mulai terbuka dengan dunia luar untuk beradaptasi,” jelas Nelly.&lt;br /&gt;Untuk mengoptimalkan bimbingan terhadap warga yang buta aksara ini, BKPM Kecamatan setempat harus pandai menentukan waktu yang tepat untuk menyampaikan cara-cara membaca dan menulis. Sebab, tidak sedikit pula masyarakat menanggapi kerja keras ini dengan sikap yang kurang indah. &lt;br /&gt;Seperti mengabaikan akan pentingnya pendidikan terutama menulis dan membaca. Guna mengintensifkan program ini, setiap tahun Disdik menggelar program tersebut tiga bulan, dari September hingga Desember. &lt;br /&gt;Untuk bisa mengikuti program ini, biasanya PKBM kecamatan setempat akan melakukan pendataan, selanjutnya akan dibuat proposal yang akan disampaikan kepada Disdik Mura. Sampai saat ini, dari jumlah penduduk yang ada, masih tersisa 2 persen penduduk yang mengidap buta aksara. Dan sebagian besar dari mereka adalah warga yang berusaia lanjut.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-9122511971616051746?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/9122511971616051746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sejak-2009-muara-kati-bebas-buta-aksara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/9122511971616051746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/9122511971616051746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sejak-2009-muara-kati-bebas-buta-aksara.html' title='Sejak 2009 Muara Kati Bebas Buta Aksara'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6880947571311856983</id><published>2011-01-24T01:40:00.001+07:00</published><updated>2011-01-24T01:40:30.127+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Internet Menunjang Belajar Mengajar</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;SMK Yadika Lubuklinggau, berupaya tampil lebih baik lagi dengan cara menambah fasilitas penunjang sekolah, antara lain menambah jaringan internet. Di sekolah, fasilitas internet dimanfaatkan sebagai perangkat pendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sehingga bisa berjalan lebih efektif dan efisien.&lt;br /&gt;Demikian jelas CH Ibramsyah, Kepala Sekolah SMK YADIKA Lubuklinggau melalui Wakil Kurikulum SMK YADIKA Lubuklinggau, Meri Yusepa, kepada koran ini, Sabtu (22/1).&lt;br /&gt;Adanya fasilitas internet tersebut, berkat kerjasama antara SMK YADIKA Lubuklinggau dengan pihak PT Telkom Cabang Lubuklinggau, sekaligus penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kedua belah pihak. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan mutu pendidikan kejuruan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dunia industri di bidang teknik komputer dan telekomunikasi.&lt;br /&gt;Lingkup kerjasama ini meliputi pembinaan dan pengembangan Pendidikan Menengah Kejuruan antara lain, pelaksanaan dan pengembangan pendidikan system ganda / prakerin, pelaksanaan prakerin siswa SMK Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Akuntansi, pemanfaatan fasilitas kedua belah pihak, kegiatan promosi untuk kepentingan bersama, pemasaran dan penyaluran tamatan, analisa kurikulum sekolah dan industri, tim penguji kompetensi / asesor.&lt;br /&gt;“Dengan adanya fasilitas pendukung seperti ini, maka seluruh guru dan murid dapat mengikuti pelatihan komputer yang akan dilaksanakan pihak sekolah, dan kegiatan ini mendapatkan sertifikat,” jelas Meri Yusepa.&lt;br /&gt;Sekolah yang terletak di Jalan Yos Sudarso RT 08 Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, baru saja mendapatkan Akreditasi A&amp;nbsp; di Program Study Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Akuntansi.&lt;br /&gt;SMK YADIKA menambah kelas industri di bidang Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Otomotif, pembimbing sendiri akan didatangkan dari Bandung langsung.&lt;br /&gt;“Kegiatan untuk siswa lebih menguasai kompetensi-kompetensi yang dimiliki selama ini dan sesuai dibutuhkan dengan dunia kerja,” ungkapnya.&lt;b&gt;(Mg04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6880947571311856983?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6880947571311856983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/jaringan-internet-menunjang-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6880947571311856983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6880947571311856983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/jaringan-internet-menunjang-belajar.html' title='Jaringan Internet Menunjang Belajar Mengajar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4757758867193598105</id><published>2011-01-22T02:02:00.003+07:00</published><updated>2011-01-22T02:02:19.774+07:00</updated><title type='text'>Perkembangan Bimbel Terpesat di Tugumulyo</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Dari 21 kecamatan di Kabupaten Musi Rawas(Mura), ternyata untuk kegiatan Bimbingan Belajar (Bimbel) paling pesat perkembangannya di Kecamatan Tugumulyo. Berkembangnya Bimbel di situ karena didukung oleh beberapa faktor, salah satunya sudah ada kesadaran orang tua untuk memberikan waktu tambahan belajar bagi anaknya, lalu didukung pula oleh faktor ekonomi.&amp;nbsp; Demikian jelas Kasi Kursus Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Sudianto, kepada koran ini, Kamis (20/1).&lt;br /&gt;Kemudian berkembangnya Bimbel di daerah ini, didukung pula oleh pertumbuhan penduduk, sehingga mengharuskan satuan pendidikan di situ terus bertambah. &lt;br /&gt;“Keadaan inilah yang sangat mendukung perkembangan lembaga Bimbel di Tugumulyo. Jika dibandingkan kecamatan lain, 35 persen lembaga kursus maupun Bimbel di Kabupaten Mura ada di wilayah Kecamatan Tugumulyo. Walaupun pertumbuhan lembaga kursus dan Bimbel tidak sepesat seperti di Kota Lubuklinggau, namun secara bertahap Disdik akan terus berupaya agar lembaga penyelenggara tambahan belajar anak ini terus bertumbuh,” kata Sudianto.&lt;br /&gt;Kemudian ada beberapa kecamatan di Mura hingga saat ini belum ada sama sekali lembaga kursus dan Bimbel, contohnya di Kecamatan Ulu Rawas. Kondisi seperti ini lebih disebabkan oleh belum adanya ketertarikan masyarakat untuk memanfaatkan Bimbel maupun tempat kursus sebagai salah satu pendidikan nonformal (luar sekolah). Selain itu, lemahnya kondisi ekonomi dan masih rendahnya tingkat pendidikan di daerah tersebut, cukup mempengaruhi minat masyarakat untuk memasukkan putra-putrinya ke Bimbel maupun lembaga kursus. &lt;br /&gt;Sepanjang 2010, Disdik mencatat di 21 kecamatan Kabupaten Mura hanya ada 32 Bimbel dan lembaga kursus yang aktif. Sebagian besar lembaga kursus ini, diminati oleh pelajar lantaran menyediakan kursus teknisi computer dan office.&amp;nbsp; Namun, tidak sedikit pula dari Bimbel maupun lembaga kursus tersebut, juga menyediakan jasa kursus menjahit, pertukangan dan Bahasa Inggris&lt;b&gt;.(03/Mg04).&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4757758867193598105?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4757758867193598105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/perkembangan-bimbel-terpesat-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4757758867193598105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4757758867193598105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/perkembangan-bimbel-terpesat-di.html' title='Perkembangan Bimbel Terpesat di Tugumulyo'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-2806026206742784844</id><published>2011-01-22T02:02:00.001+07:00</published><updated>2011-01-22T02:02:02.090+07:00</updated><title type='text'>Unmura Segera Luncurkan Jurnal Karya Ilmiah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Setiap dosen wajib menulis karya ilmiah, minimal satu judul dalam satu tahun. Jurnal tersebut akan diterbitkan secepatnya, sebab saat ini sudah hampir 65 persen dosen Universitas Musi Rawas (Mura) menulis karya ilmiah. &lt;br /&gt;Demikian ungkap Rektor Universitas Musi Rawas (Unmura), Firdaus Taufik Wahid kepada koran ini, seusai menghadiri Kuliah Umum Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Unmura, di Auditorium Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, Jumat (21/1).&lt;br /&gt;Jurnal tersebut akan ditulis oleh seluruh dosen Unmura. Dari 40 dosen yang ada, sudah 2 orang menjadi lektor kepala, 4 orang sebagai lektor, dan 19 orang sebagai asisten ahli. &lt;br /&gt;Diharapkan, dengan menerbitkan jurnal yang berisi hasil karya para dosen, dapat memberikan motivasi bagi dosen agar terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas, dengan menulis. &lt;br /&gt;Selain bermanfaat sebagai persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi dosen, penulisan karya ilmiah juga berguna untuk menaikkan tingkatan akademik dosen, ke jenjang lektor, maupun lektor kepala. “Untuk bisa menjadi lektor kepala, dosen harus andil dalam tiga kali penerbitan jurnal,” jelas Firdaus Taufik Wahid. &lt;br /&gt;Rencananya, jurnal Unmura akan diterbitkan triwulan. Firdaus Taifik Wahid yakin, dengan diterbitkannya jurnal Unmura, akan memberikan citra tersendiri Unmura di mata Nasional. &lt;br /&gt;“Jurnal tersebut tidak hanya beredar di wilayah lokal, melainkan juga akan disebarkan di Bengkulu dan beberapa daerah lain, secara nasional,” jelas Firdaus Taufik Wahid.&lt;b&gt; (03) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-2806026206742784844?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/2806026206742784844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/unmura-segera-luncurkan-jurnal-karya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2806026206742784844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2806026206742784844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/unmura-segera-luncurkan-jurnal-karya.html' title='Unmura Segera Luncurkan Jurnal Karya Ilmiah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7564393159854782170</id><published>2011-01-22T02:01:00.000+07:00</published><updated>2011-01-22T02:01:44.217+07:00</updated><title type='text'>Peserta LKS Mendapat Materi Kiat Belajar Efektif</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTnXuzCohsI/AAAAAAAADRg/NQIV1qBLL8U/s1600/aaa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTnXuzCohsI/AAAAAAAADRg/NQIV1qBLL8U/s1600/aaa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Istimewa&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;MATERI : &lt;/b&gt;Kepala Cabang Primagama Lubuklinggau, Mustaredi, saat memberikan materi Kiat Belajar Efektif kepada peserta LKS angkatan VIII se-Kota Lubuklinggau, Jumat (21/1).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Pimpinan Cabang Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama Lubuklinggau, Mustaredi, Jumat (21/1) diundang Panitia Pelaksana Latihan Kepemimpinan Siswa(LKS) Angkatan VIII Se-Kota Lubuklinggau. Pimpinan Bimbel terbesar di Kota Lubuklinggau ini ditugaskan untuk memberi materi, bagi peserta LKS. Adapun materi yang disajikan tentang Kiat Belajar Efektif.&lt;br /&gt;Menurut Mustaredi, paling tidak ada tiga hal yang harus diketahui oleh sesorang supaya belajar bisa efektif. Siswa harus tahu dulu bakat bawaan sejak lahir, misalnya siswa itu menonjol dibidang apa? Kelebihan dan kekurangannya apa?. &lt;br /&gt;Lalu siswa harus tahu dulu tipe atau modalitas belajarnya apa? Apakah tipe Auditory, visual atau tactile. Mengetahui modalitas belajar siswa ini sangat penting, karena dengan tahu tipe belajar maka belajarnya akan jauh lebih efektif dan efisien dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). &lt;br /&gt;Selanjutnya, siswa harus tahu dulu dominasi distribusi kecerdasan yang ia miliki sejak lahir, apakah kecerdasan logic-matematik, bahasa, interpersonal, intrapersonal,kinestetik jasmani, visual ruang, musical, atau naturalis. &lt;br /&gt;Lebih lanjut Mustaredi, menjelaskan dengan mengetahui ketiga hal tadi, maka belajar seseorang pasti akan efektif karena sudah disesuaikan dengan karakter bawaan. “Setelah ketiga hal ini diketahu, maka baru perlu dukungan lain, misalnya fasiliitas, suasana belajar yang menyenangkan dan lain-lain,” terangnya di hadapan 120 peserta latihan kepempinan yang hadir. &lt;br /&gt;Acara yang berlangsung di Gedung Islamic Center Muhammadiyah (ICM) Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I tersebut.&lt;br /&gt;Suasana pelatihan menjadi lebih menarik, ketika salah seorang peserta menanyakan apakah ada alat yang mampu mendeteksi pribadi anak untuk mampu mengetahui tiga hal yang harus supaya belajar bisa efektif. ”Sekarang sudah ada teknologi canggih yang mampu mengungkap bakat dan kecerdasan seseorang dengan menggunakan Metode Analisa Sidik Jari (Fingerprint Test). Untuk di Indonesia Primagama satu-satunya bimbel yang punya alat ini bekerjasama dengan COMCARE International PTE LTD Singapore. Jadi kalau ada siswa atau orang tua siswa yang mau mendeteksi Bakat dan Kecerdasan Bawaan Sejak Lahir, bisa datang ke Kantor Primagama Lubuklinggau,” jelas Mustaredi. &lt;br /&gt;Pada acara yang sama juga diberikan materi Matematika Gasing oleh Yonuardin. Dalam paparannya, pria yang akrab dipanggil Mas Yon ini menjelaskan bahwa Matematika Gasing itu artinya Matematika Gak Pusing, maksudnya dalam belajar matematika ada metode yang sangat cepat dan menyenangkan, sehingga siswa yang pakai kalkulator pun bisa kalah cepat dengan metode ini.&lt;br /&gt;Metode gasing dikembangkan oleh Prof Yohannes Surya PhD, pakar fisika dan matematika sekaligus pengasuh olimpiade fisika Indonesia. &lt;br /&gt;Metode Gasing merupakan salah satu metode pembelajaran matematika dan fisika yang juga tengah digeluti oleh Yonuardin. Pria yang juga aktif sebagai Instruktur Smart Primagama Lubuklinggau ini khusus meyampaikan materi mengenai pelajaran Matematika dan Fisika. (03)&lt;br /&gt;Untuk terus menggali dan meningkatkan kualitas, Primagama sengaja menjalin kerjasama dengan Surya Institute pimpinan Yohannes Surya. Yang tujuannya untuk bisa lebih intensif dalam memberikan pelatihan langsung kepada pengajar Matematika dan Fisika Primagama.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7564393159854782170?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7564393159854782170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/peserta-lks-mendapat-materi-kiat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7564393159854782170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7564393159854782170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/peserta-lks-mendapat-materi-kiat.html' title='Peserta LKS Mendapat Materi Kiat Belajar Efektif'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTnXuzCohsI/AAAAAAAADRg/NQIV1qBLL8U/s72-c/aaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7227523793677883237</id><published>2011-01-21T01:51:00.000+07:00</published><updated>2011-01-21T01:51:33.196+07:00</updated><title type='text'>Solihin: Banyak Masyarakat Belum Siap Dikritiksi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTiEJyC3DQI/AAAAAAAADQ4/KTBRmAZC9bg/s1600/Foto+HL+Solihin%252C+Ketua+PWI+Perwakilan+Kabupaten+Musi+Rawas+dan+Kota+Lubuklinggau+sedang+menyampaikan+materi+dalam+Pelatihan+Kepemimpinan+Siswa+oleh+IKA-LKS+Kota+Lubuklinggau.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTiEJyC3DQI/AAAAAAAADQ4/KTBRmAZC9bg/s320/Foto+HL+Solihin%252C+Ketua+PWI+Perwakilan+Kabupaten+Musi+Rawas+dan+Kota+Lubuklinggau+sedang+menyampaikan+materi+dalam+Pelatihan+Kepemimpinan+Siswa+oleh+IKA-LKS+Kota+Lubuklinggau.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F- Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MATERI : &lt;/b&gt;Ketua PWI Perwakilan Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau, Solihin sedang menyampaikan materi dalam Pelatihan Kepemimpinan Siswa oleh IKA-LKS Kota Lubuklinggau di Auditorium Islamic Center Muhammadiyah (ICM) Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kamis (20/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Fungsi pers sebagai sarana kontrol sosial tertuang jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Melalui pasal 3 ayat (1), dijelaskan pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, kontrol sosial, hiburan, dan lembaga ekonomi. &lt;br /&gt;Itu berarti selain sebagai media yang memiliki kebebasan untuk mencari dan menyebarkan informasi, pers juga memikul tanggung jawab sebagai penjaga demokrasi dengan aktif melakukan pengawasan terhadap lingkungan dimanapun pers berada. Namun, dalam praktiknya beberapa hal yang seringkali harus dihadapi para jurnalis, adalah masih banyaknya masyarakat yang belum siap untuk menerima kritik yang disampaikan melalui pers. &lt;br /&gt;Demikian ungkap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau, Solihin saat menyampaikan materi tentang peran Pers terhadap pelajar dan pemuda, dalam Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) Angkatan VII se-Kota Lubuklinggau, di Auditorium Islamic Center Muhammadiyah (ICM) Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kamis (20/1).&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, saat ini masyarakat terutama kalangan pejabat seringkali merasa ketakutan maupun was-was jika kedatangan wartawan. Padahal wartawan menjalankan ini berdasarkan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang dijelaskan pasal 28 huruf F. Kemudian dipertegas lagi dengan UU Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Azazi Manusia(HAM). Dan para jurnalis dalam melaksanakan tugas harus mentaati landasasan hukum pers Indonesia, yaitu Pancasila, sebagai landasan Idiil. Kemudian UUD 1945, sebagai landasan konstisional, UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, sebagai landasar formal. Selanjutnya, memperhatikan landasan operasional, kulturan dan landasan Etik. &lt;br /&gt;“Dan di dalam UU Pers tidak ada pelarangan bagi jurnalis untuk mencari dan menyampaikan informasi. Apabila ada orang yang melarang atau menghalang-halangi wartawan untuk mencari untuk mendapatkan informasi, baik berupa data maupun gambar, maka orang tersebut telah merampas hak asasi masyarakat lainnya untuk memperoleh informasi,”jelasnya.&lt;br /&gt;Dan pada pasal 18 ayat (1) dijelaskan setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan penjara maksimal dua atau denda paling banyak Rp 500 juta. &lt;br /&gt;Dari beberapa fungsi pers, yang paling berat bagi para jurnalis dalam melaksanakan fungsi sebagai alat kontrol sosial. Sebab, saat ini masih sebagian besar masyarakat belum siap untuk dikontrol (diawasi) atau dikritisi. Ironisnya, ada yang beranggapan saat pers menjalankan fungsi kontrol sosial, maka sang jurnalis dianggap usil dengan pekerjaan orang lain, sehingga tidak jarang para jurnalis mendapat perlawanan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dari masyarakat yang merasa terusik oleh wartawan.&lt;br /&gt;“Kita berharap para jurnalis dalam hal ini pers di daerah ini dapat melaksanakan tugasnya secara professional. Agar pers di daerah ini dapat professional, ini tidak lepas dari paranan warga masyarakat Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas(Mura). Untuk itu masyarakat dalam hal ini pelajar, mahasiswa dan pemuda harus tahu aturan main pers yang sedang berkembang saat ini. Dengan atahu dan memahami aturan tentang kerja pers, maka pelajar, mahasiswa dan pemuda bisa mengkritisi pers yang dalam pelaksanaan tugasnya tidak profesional,”papar Solihin. &lt;br /&gt;Kemudian kalau ada warga masyarakat yang merasa dirugikan oleh penyampaian informasi, maka warga masyarakat dapat melakukan atau menggunakan hak jawab, hak koreksi atau pembetulan, karena hal itu diatur di dalam UU pers. Dan pers diharuskan melakukan ralat, pembetulan atau pembenaran dari kesalahan dalam penyampaian informasi. Dan di antara peranan pers nasional yang harus dilaksanakan oleh para jurnalis adalah memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi. Kemudian mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan hak asasi manusia serta menghormati kebhinekaan. Selanjutnya mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar, melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7227523793677883237?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7227523793677883237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/solihin-banyak-masyarakat-belum-siap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7227523793677883237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7227523793677883237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/solihin-banyak-masyarakat-belum-siap.html' title='Solihin: Banyak Masyarakat Belum Siap Dikritiksi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTiEJyC3DQI/AAAAAAAADQ4/KTBRmAZC9bg/s72-c/Foto+HL+Solihin%252C+Ketua+PWI+Perwakilan+Kabupaten+Musi+Rawas+dan+Kota+Lubuklinggau+sedang+menyampaikan+materi+dalam+Pelatihan+Kepemimpinan+Siswa+oleh+IKA-LKS+Kota+Lubuklinggau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4762548819721018991</id><published>2011-01-21T01:50:00.001+07:00</published><updated>2011-01-21T01:50:08.127+07:00</updated><title type='text'>Sertifikasi Penunjang Kesejahteraan Guru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt; Program Sertifikasi guru secara nyata mampu mendongkrak kesejahteraan guru di Indonesia. Program ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan guru yaitu dengan memberikan tunjangan profesi yang besarnya setara dengan satu kali gaji pokok bagi guru. Yang berhak menerima tunjangan ini adalah bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan lainnya. &lt;br /&gt;Demikian jelas Mawardi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Mura), Selasa (18/1).&lt;br /&gt;Sertifikasi guru bertujuan untuk menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional. Meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Meningkatkan kesejahteraan guru, serta. Dan meningkatkan martabat guru, dalam rangka mewujudkan pendidikan nadional yang bermutu.&lt;br /&gt;Kuato sertifikasi guru di Kabupaten Mura 2011 ada 336 orang dengan rincian 4 TK, 292 Dikdas, 40 Dikmen.&lt;br /&gt;Dampak positif dari adanya program sertifikasi guru ini sudah dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya tenaga pendidik di SMA Negeri 2 Muara Beliti, Jalan Lintas Sumatera Kilometer (Km) 10 Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Setidaknya dari 32 guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), telah ada 15 guru SMA Negeri 2 Muara Beliti yang sudah mengikuti peogram sertifikasi. Salah seorang guru yang sudah sertifikasi yaitu Rahmonoyo. &lt;br /&gt;Ia sangat bersyukur sudah lulus dalam program sertifikasi. Pasalnya, dengan lulus program ini sehingga mendapat tambahan penghasilan selain gaji pokok. Oleh sebab itulah, ia mengaku program sertifikasi ini bisa membuatnya lebih semangat.&lt;br /&gt;Terpisah, hal sama juga dirasakan oleh salah seorang guru di SD Negeri Pedang, Kecamatan Muara Beliti. Di Sekolah ini, baru ada dua guru yang lulus sertifikasi. &lt;br /&gt;Salah seorang dari guru tersebut adalah Supangan. Ia berharap ke depan pemerintah terus menggalakkan program ini, agar guru yang belum sertifikasi juga bisa mendapatkan kesempatan. &lt;br /&gt;Sekilas mengenai penyaluran tunjangan profesi ini, pada tahun 2007 tunjangan profesi telah disalurkan dari pusat langsung ke rekening masing-masing guru penerima. Sedangkan pada tahun 2008 dan 2009, tunjangan profesi disalurkan melalui dana dekonsentrasi di masing-masing Dinas Pendidikan provinsi. Mulai tahun 2010 tunjangan profesi bagi sebagian guru PNSD (PNSD) dibayarkan melalui mekanisme transfer ke daerah di kantor dinas pendidikan kabupaten atau kota masing-masing. Demikian halnya yang terjadi pada mekanisme penyaluran tunjangan sertifikasi. &lt;b&gt;(Mg04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4762548819721018991?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4762548819721018991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sertifikasi-penunjang-kesejahteraan_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4762548819721018991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4762548819721018991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sertifikasi-penunjang-kesejahteraan_21.html' title='Sertifikasi Penunjang Kesejahteraan Guru'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5869776107970235150</id><published>2011-01-21T01:49:00.002+07:00</published><updated>2011-01-21T01:49:46.112+07:00</updated><title type='text'>Minat untuk Menulis Karya Ilmiah Masih Lesu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Karya ilmiah merupakan satu tulisan yang mengulas permasalahan sehingga mampu menawarkan solusi pemecah yang efektif. Biasanya karya ilmiah dibuat berlandaskan referensi-referensi yang akurat. Sebagian besar penulis karya ilmiah kalangan mahasiswa dan dosen. &lt;br /&gt;Hanya saja, meskipun karya ilmiah sangat bermanfaat untuk meningkatkan prestasi dosen maupun mahasiswa, minat untuk menulis karya ilmiah oleh kaum intelektual di Kota Lubuklinggau masih minim. &lt;br /&gt;Oleh sebab itulah, seiring dengan pentingnya seorang dosen maupun mahasiswa untuk membuat karya ilmiah, sebagian besar perguruan tinggi sudah mengagendakan untuk membuat sebuah jurnal khusus. Yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan bagi dosen untuk menerbitkan karya ilmiah buatannya. &lt;br /&gt;Salah satu Perguruan Tinggi di Kota Lubuklinggau yang sudah rutin menerbitkan jurnal adalah STIE-STMIK Mura. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mura telah membuat jurnal sejak lima tahun lalu. Sedangkan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STMIK) Mura menerbitkan jurnal karya ilmiah baru dua tahun lalu.&lt;br /&gt;Demikian jelas Pembantu Ketua III STMIK-STIE Mura, Supriyanto didampingi Ketua LPPM, Muhammad Effendi, Kamis (20/1).&lt;br /&gt;Jurnal tersebut diterbitkan tiga kali dalam satu tahun.&lt;br /&gt;“Sebelumnya, saat tahun pertama dan kedua penerbitan jurnal dua kali dalam satu tahun. Namun pada tahun-tahun selanjutnya STIE-STMIK Mura menerbitkan jurnal tiga kali dalam satu tahun,” jelas Muhammad Effendi. &lt;br /&gt;Karya ilmiah yang masuk dalam penerbitan jurnal ini mengangkat tema ekonomi. Meski penulisnya berasal dari berbagai disiplin ilmu, namun konteks pembahasannya akan dijuruskan pada bidang ekonomi. &lt;br /&gt;Sementara itu, dalam setiap jurnal yang diterbitkan ini memuat tujuh tulisan. Tujuh tulisan tersebut murni karya ilmiah para dosen, yang sumbernya berasal dari berbagai macam referensi. &lt;br /&gt;Terpisah, Supriyanto mengatakan salah satu penyebab utama para dosen enggan atau malas menulis karya ilmiah adalah terbatasnya buku yang tersedia. Namun, untuk mengatasi hal tersebut STMIK-STIE Mura melakukan kerjasama dengan beberapa penerbitan. &lt;br /&gt;“Cara ini sangat efektif untuk membantu para dosen dalam mengumpulkan referensi dalam membuat karya ilmiah. Selain itu, dengan bekerja sama dengan penerbitan juga mampu memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Ketika mereka membutuhkan data melalui buku, atau mereka membutuhkan buku kuliah. Kami bisa langsung meminta kepada pihak penerbitan untuk menyiapkan,” jelas Supriyanto. &lt;br /&gt;Ia berharap 2011 ini, minat dosen maupun mahasiswa untuk membuat karya ilmiah semakin tinggi. Jika dibanding 2008 lalu, 2010 ini jumlah karya ilmiah yang disetorkan ke LPPM sudah mengalami peningkatan yang signifikan. &lt;br /&gt;Menurut Supriyanto, sebenarnya banyak sekali dampak positif jika seorang dosen mau menulis karya ilmiah dan diterbitkan di jurnal. &lt;br /&gt;Seperti, bisa memberikan nilai tambah dalam pengajuan Surat Izin Mengajar (SIM), memberikan kelengkapan pengurusan berkas sertifikasi, dan bisa membantu kenaikan jenjang akademik.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5869776107970235150?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5869776107970235150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/minat-untuk-menulis-karya-ilmiah-masih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5869776107970235150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5869776107970235150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/minat-untuk-menulis-karya-ilmiah-masih.html' title='Minat untuk Menulis Karya Ilmiah Masih Lesu'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5677065745532526068</id><published>2011-01-21T01:49:00.000+07:00</published><updated>2011-01-21T01:49:19.661+07:00</updated><title type='text'>Sertifikasi Penunjang Kesejahteraan Guru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt; Program Sertifikasi guru secara nyata mampu mendongkrak kesejahteraan guru di Indonesia. Program ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan guru yaitu dengan memberikan tunjangan profesi yang besarnya setara dengan satu kali gaji pokok bagi guru. Yang berhak menerima tunjangan ini adalah bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan lainnya. &lt;br /&gt;Demikian jelas Mawardi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Mura), Selasa (18/1).&lt;br /&gt;Sertifikasi guru bertujuan untuk menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional. Meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Meningkatkan kesejahteraan guru, serta. Dan meningkatkan martabat guru, dalam rangka mewujudkan pendidikan nadional yang bermutu.&lt;br /&gt;Kuato sertifikasi guru di Kabupaten Mura 2011 ada 336 orang dengan rincian 4 TK, 292 Dikdas, 40 Dikmen.&lt;br /&gt;Dampak positif dari adanya program sertifikasi guru ini sudah dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya tenaga pendidik di SMA Negeri 2 Muara Beliti, Jalan Lintas Sumatera Kilometer (Km) 10 Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Setidaknya dari 32 guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), telah ada 15 guru SMA Negeri 2 Muara Beliti yang sudah mengikuti peogram sertifikasi. Salah seorang guru yang sudah sertifikasi yaitu Rahmonoyo. &lt;br /&gt;Ia sangat bersyukur sudah lulus dalam program sertifikasi. Pasalnya, dengan lulus program ini sehingga mendapat tambahan penghasilan selain gaji pokok. Oleh sebab itulah, ia mengaku program sertifikasi ini bisa membuatnya lebih semangat.&lt;br /&gt;Terpisah, hal sama juga dirasakan oleh salah seorang guru di SD Negeri Pedang, Kecamatan Muara Beliti. Di Sekolah ini, baru ada dua guru yang lulus sertifikasi. &lt;br /&gt;Salah seorang dari guru tersebut adalah Supangan. Ia berharap ke depan pemerintah terus menggalakkan program ini, agar guru yang belum sertifikasi juga bisa mendapatkan kesempatan. &lt;br /&gt;Sekilas mengenai penyaluran tunjangan profesi ini, pada tahun 2007 tunjangan profesi telah disalurkan dari pusat langsung ke rekening masing-masing guru penerima. Sedangkan pada tahun 2008 dan 2009, tunjangan profesi disalurkan melalui dana dekonsentrasi di masing-masing Dinas Pendidikan provinsi. Mulai tahun 2010 tunjangan profesi bagi sebagian guru PNSD (PNSD) dibayarkan melalui mekanisme transfer ke daerah di kantor dinas pendidikan kabupaten atau kota masing-masing. Demikian halnya yang terjadi pada mekanisme penyaluran tunjangan sertifikasi. &lt;b&gt;(Mg04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5677065745532526068?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5677065745532526068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sertifikasi-penunjang-kesejahteraan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5677065745532526068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5677065745532526068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sertifikasi-penunjang-kesejahteraan.html' title='Sertifikasi Penunjang Kesejahteraan Guru'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7148705861485200488</id><published>2011-01-20T00:00:00.004+07:00</published><updated>2011-01-20T00:00:55.343+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Internet Belum Berfungsi</title><content type='html'>&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Seiring pesatnya perkembangan teknologi, internet kian terlihat peran primernya. Di sekolah, fasilitas internet dimanfaatkan sebagai perangkat pendukung Kegiatan Belajar Mengajar(KBM), sehingga bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Namun, belum semua sekolah di Kabupaten Musi Rawas (Mura), mampu memanfaatkan fasilitas internet tersebut. Salah satunya adalah SMA Negeri 2 Muara Beliti.&lt;br /&gt;Demikian jelas Purwanto, Kepala sekolah SMA Negeri 2 Muara Beliti, melalui&amp;nbsp; Humas SMA N Muara Beliti Rahmonoyo,&amp;nbsp; kepada wartawan koran ini, Rabu (19/1).&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah satu tahun lebih SMA Negara II Muara Beliti, memiliki jaringan internet. Tetapi dari awal pemasangan hingga sekarang, jaringan internet disini belum bisa difungsikan,&amp;nbsp; karena tidak ada sinyalnya. &lt;br /&gt;Ia berharap secepat mungkin jaringan internet ini bisa difungsikan. Sebab, jaringan internet di sini, sangat dibutuhkan sebagai media pembelajaran para guru dan siswa.&lt;br /&gt;“Dengan memanfaatkan jaringan internet, tentu&amp;nbsp; bisa meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru. Para guru bisa menggali informasi melalui internet. Dengan demikian referensi untuk mengajar akan lebih banyak dan lengkap,” jelas Rahmonoyo.&lt;br /&gt;Meski jaringan internet belum bisa difungsikan, sekolah yang terletak di Jalan Lintas Sumatera Km.10 Kabupaten Musi Rawas (Mura) ini mempunyai segudang prestasi yang diperoleh dari kegiatan ektrakulikuler, yaitu pernah juara 3 tingkat Provinsi dari cabang Lari jarak 100 meter, dan Renang kelas 50 meter.&lt;b&gt; (Mgo4)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7148705861485200488?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7148705861485200488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/jaringan-internet-belum-berfungsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7148705861485200488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7148705861485200488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/jaringan-internet-belum-berfungsi.html' title='Jaringan Internet Belum Berfungsi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5245488477752577473</id><published>2011-01-20T00:00:00.002+07:00</published><updated>2011-01-20T00:00:34.074+07:00</updated><title type='text'>SKB Ingin Optimalkan Program Keaksaraan Fungsional</title><content type='html'>&lt;b&gt;TUGUMULYO-&lt;/b&gt;Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Musi Rawas (Mura), berharap 2011 ini, bisa mengoptimalkan program keaksaraan fungsional. Program ini dinilai sangat penting untuk membantu masyarakat bangkit dari permasalahan buta aksara. &lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Kepala SKB Kabupaten Mura, Kosasi didampingi Koordinator Pamong SKB, Diding Syamsudin, kepada wartawan koran ini, Rabu (19/1).&lt;br /&gt;Program keaksaraan fungsional ini hampir dilaksanakan setiap tahun. Sejak 2010 lalu, sudah 30 orang yang terbantu dari program ini sehingga bisa membaca. &lt;br /&gt;“Awalnya 30 warga tersebut murni buta aksara, setelah mengikuti pelatihan enam bulan di SKB dalam program bimbingan teknis luar sekolah ini akhirnya 30 warga tersebut bisa membaca dengan baik. Selain itu, SKB juga memberikan pelatihan kepada 60 orang agar di masa tua tidak mengalami buta aksara,” jelas Diding Syamsudin. &lt;br /&gt;Hanya saja SKB masih kewalahan untuk menjangkau seluruh masyarakat yang buta aksara. Oleh sebab itulah, SKB berinisiatif untuk mendekati beberapa kelompok tani dan kelompok pengajian yang mayoritas ibu-ibu. &lt;br /&gt;Dari proses komunikasi dan pendekatan terhadap kelompok-kelompok ini, tidak sedikit dari ibu-ibu tersebut meminta agar SKB membantu mereka dalam memahami aksara, atau membantu agar tidak mengalami buta aksara. &lt;br /&gt;Bahkan, ada sebagian masyarakat seperti di BTS Ulu Cecar dan beberapa daerah lain yang mengusulkan untuk terus menggalakkan program keangsaraan fungsional ini. &lt;br /&gt;“Kami akan sangat terbuka, jika ada masyarakat yang mengusulkan untuk mengikuti bimbingan teknis tentang keaksaraan fungsional ini. Jika Dinas Pendidikan memberikan kesempatan yang sama 2011 ini, kami akan berusaha mengoptimalkan program ini. Agar masyarakat Kabupaten Musi Rawas (Mura) bebas dari Buta Aksara,” jelasnya.&lt;br /&gt;Selain melakukan bimbingan teknis keaksaraan fungsional, SKB juga melakukan Bimtek PAUD. &lt;br /&gt;“Beberapa tahun lalu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Mura masih sangat minim. Namun, sekarang sudah lebih dari 58 PAUD cukup diminati oleh masyarakat. Oleh sebab itulah, SKB berusaha mengoptimalkan kualitas pendidik di PAUD. Berdasarkan amanah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mura, SKB telah memberikan Bimtek PAUD kepada 60 orang tenaga pendidik PAUD, yang berasal dari 21 Kecamatan di Kabupaten Mura.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5245488477752577473?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5245488477752577473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/skb-ingin-optimalkan-program-keaksaraan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5245488477752577473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5245488477752577473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/skb-ingin-optimalkan-program-keaksaraan.html' title='SKB Ingin Optimalkan Program Keaksaraan Fungsional'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6266714402865866880</id><published>2011-01-20T00:00:00.000+07:00</published><updated>2011-01-20T00:00:13.448+07:00</updated><title type='text'>Atap Gedung Sekolah Bocor</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTcYlJXQcOI/AAAAAAAADQ0/8-fy5tqFlhg/s1600/Foto+BOKS+Suasana+belajar+mengajar+di+SD+N+Wukirsari%252C+Tugumulyo.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTcYlJXQcOI/AAAAAAAADQ0/8-fy5tqFlhg/s320/Foto+BOKS+Suasana+belajar+mengajar+di+SD+N+Wukirsari%252C+Tugumulyo.jpg.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;BELAJAR : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Suasana belajar mengajar di SD N Wukirsari, Tugumulyo.&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Mengintip Aktivitas Belajar di SD Negeri Wukirsari&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Usia bangunan gedung SD Negeri Desa H Wukirsari, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura) sudah mencapai 20 tahun. Atap sekolah yang terbuat dari seng sudah bocor. Demikian juga terali jendela yang terbuat dari kawat sebagian besar sudah jebol. Jika hujan, tetesan air langsung menembus flapon sehingga memabasahi meja belajar murid. Lantas, melihat kondisi ini apa harapan siswa-siswi ini kepada pemerintah. Berikut laporannya.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Sulis, H Wukirsari&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DESA&lt;/b&gt; Wukirsari merupakan salah satu Desa yang cukup potensial di Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura. Produk lokal yang terkenal dari desa ini, adalah batu bata. &lt;br /&gt;Namun, dibalik besarnya potensi alam yang ada, Desa Wukirsari masih membutuhkan perhatian intensif dalam hal pendidikan. Salah satu satuan pendidikan yang dikunjungi wartawan koran ini, yakni SD Negeri Wukirsari. &lt;br /&gt;Tepatnya pada saat jam istirahat kedua, Siswa SD Negeri Wukirsari sedang asik bermain sepak bola di halaman sekolah yang hijau oleh rerumputan liar. Sesaat setelah itu, bel berbunyi dan mereka akan melanjutkan belajar berikutnya.&lt;br /&gt;Mencoba bergabung dalam suasana belajar di lokal SD yang mendidik lebih dari 200 siswa ini, fasilitas di dalam lokal belajar sangat sederhana. Terlihat sebuah papan tulis hitam atau black board dan beberapa kursi dan meja terbuat dari kayu masih tampak terawat. Hanya saja, lantai tampak berdebu karena beberapa bagian ubin sudah mulai mengelupas. &lt;br /&gt;Menurut Tulamno, Wakil Kepala SD Negeri Wukirsari kebocoran atap gedung sekolah ini sudah lama terjadi. Lokal yang mengalami kerusakan parah adalah lokal lima dan enam. Jika dipegang, terali jendelanya sudah mulai runtuh. Ini karena usianya yang sudah sangat tua. &lt;br /&gt;“Sejak saya tugas di SD Negeri Wukirsari ini, gedung sekolah belum pernah direhab. Oleh sebab itulah, pada akhir 2010, kami mengusulkan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura agar menganggarkan dana rehab lokal lima dan enam,” jelas Tulamno. Gedung sekolah dibangun berhadapan dengan pohon beringin yang rindang menjulang. Tidak sedikit siswa-siswi yang memanfaatkan kesejukan pohon beringin untuk duduk-duduk atau sekedar bermain bersama teman sejawat.&lt;br /&gt;Untuk mengetahui lebih dalam tentang SD Negeri Wukirsari, Rusidawati, pengelola perpustakaan mengajak untuk berkunjung di ruangan perpustakaan. Ia menunjukkan buku-buku koleksi perpustakaan. Berdasarkan data yang ada, lebih kurang 894 buku siap membantu peserta didik untuk belajar. &lt;br /&gt;Hanya saja, menurut Rusidawati, koleksi buku paket di perpustakaan tersebut masih sangat minim, terutama untuk SD kelas V dan VI. Saat ini jumlahnya tidak lebih dari 10 buku. Oleh sebab itulah, ia berharap 2011 ini, Disdik Kabupaten Mura akan membantu memberikan tambahan koleksi buku paket. &lt;br /&gt;Perpustakaan ini baru aktif pengelolaannya November 2010, sebelumnya pengelolaan perpustakaan tersebut belum berjalan maksimal. Usaha untuk memperbaiki pengelolaan perpustakaan tersebut direspon baik oleh siswa-siswi SD Negeri Wukirsari. Meski belum semua peserta didik memanfaatkan fasilitas ini, namun sedikit demi sedikit siswa mulai tertarik untuk memasuki ruangan berukuran 3x3 meter tersebut.&lt;br /&gt;“Sebenarnya minat siswa sudah lumayan bagus untuk membaca, hanya saja meja yang tersedia sebagai tumpuan membaca hanya ada satu. Jadi terpaksa, pengunjung perpustakaan yang ingin membaca di dalam ruangan harus duduk lesehan di ambal,” jelas Rusidawati. &lt;br /&gt;Wagiran, Kepala Sekolah SD Negeri Wukirsari berharap Disdik Kabupaten Mura merespon positif kondisi sekolah tersebut. Ia berharap, usulan rehab atap gedung SD Negeri Wukirsari dapat dikabulkan.&lt;b&gt;(*)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6266714402865866880?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6266714402865866880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/atap-gedung-sekolah-bocor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6266714402865866880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6266714402865866880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/atap-gedung-sekolah-bocor.html' title='Atap Gedung Sekolah Bocor'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTcYlJXQcOI/AAAAAAAADQ0/8-fy5tqFlhg/s72-c/Foto+BOKS+Suasana+belajar+mengajar+di+SD+N+Wukirsari%252C+Tugumulyo.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-1718184223553725603</id><published>2011-01-19T02:40:00.000+07:00</published><updated>2011-01-19T02:40:47.708+07:00</updated><title type='text'>Disdik Mura Sosialisasi UN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTXss-9WMfI/AAAAAAAADQc/oZ3vKZF9-Ps/s1600/Foto+HLPuluhan+Kepala+Sekolah+dari+Kabupaten+Musi+Rawas+sedang+mendengarkan+sosialisasi+yang+dilakukan+Dinas+Pendidikan+Kabupaten+Mura%252C+Selasa+%252818.1%2529.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTXss-9WMfI/AAAAAAAADQc/oZ3vKZF9-Ps/s320/Foto+HLPuluhan+Kepala+Sekolah+dari+Kabupaten+Musi+Rawas+sedang+mendengarkan+sosialisasi+yang+dilakukan+Dinas+Pendidikan+Kabupaten+Mura%252C+Selasa+%252818.1%2529.jpg.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F- Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;b&gt;SOSIALISASI UN : &lt;/b&gt;Puluhan Kepala Sekolah dari Kabupaten Musi Rawas sedang mendengarkan sosialisasi UN yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Mura, Selasa (18/1).&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nilai Rata-Rata NA Paling Rendah 5,5 &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUARA BELITI- &lt;/b&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Selasa (18/1) melakukan sosialisasi penyelenggaraan Ujian Nasional (UN). Sosialisasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 45 tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas No. 46 tentang Pelaksanaan UN SMP dan SMA Tahun Pelajaran 2010/2011 yang ditandatangani Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, Senin (4/1) di Jakarta.&lt;br /&gt;Demikian jelas Kepala Bidang Dikdas Disdik Kabupaten Mura, Imam Hanafi kepada wartawan koran ini, Selasa (18/1). Sosialisasi yang diikuti oleh lebih kurang 50 kepala sekolah di Kabupaten Mura tersebut, dilaksanakan di Aula Disdik Kabupaten Mura, Komplek Perkantoran Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Dalam sosialisasi ini juga dijelaskan kriteria kelulusan peserta didik. Sesuai dalam Permendiknas No. 45 Pasal 2 beberapa kriteria kelulusan peserta didik&amp;nbsp; dari satuan pendidikan dinyatakan bisa mengikuti Ujian Nasional jika, telah menyelesaikan seluruh&amp;nbsp; program pembelajaran. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas. Selanjutnya, kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran Estetika, dan kelompok mata pelajaran Jasmani, olahraga, dan kesehatan. Selain itu, peserta UN juga harus lulus US untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lulus UN. &lt;br /&gt;Pada pasal 5 poin 1 menyebutkan, peserta Didik dinyatakan lulus Ujian Sekolah (US)/Madrasah (M), SMP MTs, SMP/LB, SMA/MA, SMALB dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkana perolehan Nilai S/M. (2) Nilai S/M diperoleh dari gabungan antara US/M dan Nilai rata-rata semester 1,2,3,4 dan semester 5 untuk SMP/MTs dan SMP LB dengan bobotan 60 persen untuk nilai US/M dan 40 persen untuk nilai rata-rata rapor. (3) Nilai S/M diperoleh dari gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan semester 5 untuk SMA/MA, SMA LB dan SMK dengan pembobotan 60 persen untuk nilai US/M dan 40 persen untuk nilai rata-rata rapor.&lt;br /&gt;Dilanjutkannya pada Pasal 6 poin (1) Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA). Poin 2, NA diperoleh dari nilai gabungan antara Sekolah/Madrasah dari mata pelajaran yang diuji nasionalkan dan nilai UN, dengan pembobotan 40 persen untuk nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60 persen untuk nilai UN. Poin 3, peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA mencapai paling rendah 5,5 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0. &lt;br /&gt;“Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan&amp;nbsp; ditetapkan di Jakarta 31 Desember 2010,” jelas Imam Hanafi. &lt;br /&gt;Imam hanafi menjelaskan, setiap peserta didik SMP/MTs, SMA/MA dan SMK berhak mengikuti US/M dan UN, demikian halnya dengan peserta didik SMPLB dan SMALB, dan peserta didik tunanetra, tunarungu, tunadaksa ringan dan tunalaras pada SMPLB dan SMALB.&lt;br /&gt;Untuk mengikuti US/M dan UN, lanjut Imam Hanafi, peserta didik harus memenuhi persyaratan tertentu. Di antaranya, telah berada pada tahun terakhir SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB atau SMK. Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada semester 1 tahun pertama hingga semester 1 tahun terakhir. Memiliki ijazah, surat keterangan lain yang setara atau berpenghargaan sama dengan ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah atau memiliki bukti kenaikan kelas. &lt;br /&gt;Bagi peserta didik yang karena alasan tertentu dengan disertai bukti tidak dapat mengikuti UN, maka dapat mengikuti UN susulan. Nah, bagi peserta didik yang belum lulus UN tahun pelajaran 2008/2009 dan tahun pelajaran 2009/2010 dapat mengikuti UN tahun pelajaran 2010/2011&lt;br /&gt;Sementara itu, Permendiknas No 46 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional tahun ajaran 2010/2011 pada pasal 8, disebutkan bahwa UN tahun pelajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali. &lt;br /&gt;Penyelenggaraan Ujian Nasional tahun pelajaran 2010/2011 jenjang SMA/SMK/MA, akan dilaksanakan 18 hingga 21 April 2011. Sementara jenjang SMP/MTs, akan dilaksanakan 25 hingga 28 April 2011.&lt;br /&gt;UN Susulan SMA/MA/SMK akan dilaksanakan 25 hingga 28 April 2011, dan pengumuman kelulusan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011.&lt;br /&gt;Sementara UN susulan untuk SMP/MTs diselenggarakan 3 hingga 6 Mei 2011. Sedangkan pengumuman UN SMP/MTs oleh satuan pendidikan pada 4 Juni 2011. &lt;br /&gt;Kelulusan Peserta didik SMA/MA, SMA LB dan SMK diumumkan oleh satuan pendidikan palinmg lambat 16 Mei 2011. Kelulusan peserta didik SMP/MTs dan SMPLB diumumkan oleh satuan pendidikan paling lambat 4 Juni 2011. Sedangkan Ujian kompetensi keahlian untuk SMK dilaksanakan paling lambat 1 bulan sebelum UN. &lt;b&gt;(03/Mg04)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-1718184223553725603?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/1718184223553725603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-mura-sosialisasi-un.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1718184223553725603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1718184223553725603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-mura-sosialisasi-un.html' title='Disdik Mura Sosialisasi UN'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTXss-9WMfI/AAAAAAAADQc/oZ3vKZF9-Ps/s72-c/Foto+HLPuluhan+Kepala+Sekolah+dari+Kabupaten+Musi+Rawas+sedang+mendengarkan+sosialisasi+yang+dilakukan+Dinas+Pendidikan+Kabupaten+Mura%252C+Selasa+%252818.1%2529.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4273372415437328387</id><published>2011-01-19T02:39:00.000+07:00</published><updated>2011-01-19T02:39:24.905+07:00</updated><title type='text'>KAMMI AL-Qassam Gelar Diskusi Politik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTXsZH6lkJI/AAAAAAAADQY/AyXOrVxFEa4/s1600/b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTXsZH6lkJI/AAAAAAAADQY/AyXOrVxFEa4/s320/b.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Istimewa&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;FOTO BERSAMA : &lt;/b&gt;Keluarga besar KAMMI AL-Qassam Lubuklinggau sedang berfoto bersama seusai melaksanakan kegiatan.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Publik Speaking dan Trick Negotiation &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU- &lt;/b&gt;Guna merealisasikan agenda talk show untuk pertengahan Januari, Minggu (16/1) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Al-Qassam Lubuklinggau menggelar&amp;nbsp; diskusi politik, Publik Speaking&amp;nbsp; dan Trick Negotiation. Diskusi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan di objek wisata Watervang, Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Talk Show ini mengusung tema ‘Existensi KAMMI di Kampus’. Acara tersebut dibuka oleh Ketua KAMMI Daerah (KAMMDA) Sumatra Selatan (Sumsel), Fahrihan Albab. Lebih kurang 70 mahasiswa dari&amp;nbsp; perwakilan perguruan tinggi di Kota Lubuklinggau dikabarkan akan menghadiri acara tersebut. &lt;br /&gt;Menurut Ketua Komsat KAMMI Al-Qassam, M Tarmizi acara ini digelar untuk memperkenalkan dan menambah wawasan tentang strategi eksistensi KAMMI Al-Qassam Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas ke depan di kampus. Selain itu, diharapkan dengan adanya talk show itu akan lebih meningkatkan Ukhuwah Islamiyah di kalangan kader KAMMI Al-Qassam. &lt;br /&gt;“Kami berharap acara ini dapat mempererat keislaman, keimanan dan ketaqwaan,” jelas M Tarmizi.&lt;br /&gt;Proses diskusi semakin seru ketika Fahrihan Albab, mulai memaparkan materi mengenai publik speaking&amp;nbsp; dan trick negotiation. Diskusi semakin hangat saat&amp;nbsp; M Sayuti, Sekjen (KAMMDA) mulai mengajak peserta untuk mendalami materi diskusi politik ’existensi KAMMI di kampus’. &lt;br /&gt;Pada penghujung pelaksanaan diskusi, para peserta mendapatkan ‘suplemen’ dari pemateri. Mereka diberikan kesempatan untuk mengungkapkan permasalahan-permasalahan yang mereka alami dalam berorganisasi. Guna menambah kemeriahan, panitia menggelar pembagian door prize bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pemateri. Pertanyaan yang disampaikan pemateri bisa lebih didalami oleh peserta melalui game seru tersebut. &lt;br /&gt;“Kami berharap mendatang para peserta dapat lebih aktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan KAMMI Al-Qassam. Sehingga, Ukhuwah yang baik terus terjalin antara kader KAMMI AL-Qassam Kota Lubuklinggau dengan kalangan mahasiswa di kampus dan organisasi-organisasi baik internal maupun ekternal yang ada di lingkungan kampus,” jelas M Tarmizi. &lt;br /&gt;Ia juga mengucapkan terima kasih berkat kerja sama panitia yang solid, akhirnya pelaksanaan agenda bulanan tersebut dapat terealisasi dengan lancar.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4273372415437328387?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4273372415437328387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kammi-al-qassam-gelar-diskusi-politik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4273372415437328387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4273372415437328387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kammi-al-qassam-gelar-diskusi-politik.html' title='KAMMI AL-Qassam Gelar Diskusi Politik'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTXsZH6lkJI/AAAAAAAADQY/AyXOrVxFEa4/s72-c/b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-406050288862168167</id><published>2011-01-19T02:37:00.001+07:00</published><updated>2011-01-19T02:37:59.378+07:00</updated><title type='text'>Ada 2.644 Guru Belum Sertifikasi</title><content type='html'>&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Sejak dilakukan program sertifikasi guru 2007 lalu, hingga 2010 ini guru yang telah menyelesaikan program sertifikasi 1.046 orang. Sementara itu, dari total guru yang tersebar di Kabupaten Musi Rawas (Mura) 3.690 orang, masih tersisa 2.644 guru yang belum sertifikasi. Direncanakan program sertifikasi ini akan selesai 2014 mendatang. &lt;br /&gt;Demikian jelas Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Mawardi,&amp;nbsp;&amp;nbsp; kepada wartawan koran ini, Selasa (18/01).&lt;br /&gt;Berdasarkan data yang dihimpun, kuota guru sertifikasi di 2011 336 orang. Untuk bisa mengikuti program ini, guru harus memenuhi standar kelayakan mengikuti program sertifikasi. &lt;br /&gt;Mawardi menjelaskan, jika guru tersebut telah menempuh S1 dan mengabdikan diri sebagai guru minimal 6 tahun atau bagi guru berusia 50 tahun maksimal golongan 4A bisa mengikuti programn sertifikasi. Sementara itu, 2007 lalu 200 orang, pada 2008 jumlah guru yang lulus program sertifikasi 176 orang, 2009 337 orang, dan 2010 sebanyak 333 orang. &lt;br /&gt;Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 39 tahun 2009 tentang pemenuhan beban kerja guru, baik guru yang telah mengikuti program sertifikasi maupun belum tetap harus mengajar minimal 24 jam per minggu atau maksimal 40 jam per minggu. &lt;br /&gt;“Kalau kurang dari 24 jam per minggu, maka tunjangan sertifikasi guru tersebut tidak dibayar. 2010 guru yang kurang dari jam kerjanya 24 jam per minggu ada 7 orang dengan rincian SD 1 orang , SMP 5 orang dan SMA 1 orang,” tegas Mawardi. Berdasarkan pantauan sementara, setelah dilakukan sertifikasi guru bisa semakin disiplin. Dengan demikian, kualitas guru bisa semakin meningkat&lt;b&gt;.(Mg04/03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-406050288862168167?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/406050288862168167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/ada-2644-guru-belum-sertifikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/406050288862168167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/406050288862168167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/ada-2644-guru-belum-sertifikasi.html' title='Ada 2.644 Guru Belum Sertifikasi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4030639075658291075</id><published>2011-01-18T01:35:00.000+07:00</published><updated>2011-01-18T01:35:46.129+07:00</updated><title type='text'>Point Blank Perlu Pengawasan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSL-dyw7MI/AAAAAAAADQA/EW9ZehWFJCY/s1600/FOTO+HL+seorang+anak+sedang+memainkan+Poin+Blank+di+salah+satu+warnet+di+Kota+Lubuklinggau.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSL-dyw7MI/AAAAAAAADQA/EW9ZehWFJCY/s320/FOTO+HL+seorang+anak+sedang+memainkan+Poin+Blank+di+salah+satu+warnet+di+Kota+Lubuklinggau.jpg.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Poin Blank&amp;nbsp; : &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Seorang anak sedang memainkan &lt;i&gt;Poin Blank &lt;/i&gt;di salah satu warnet di Kota Lubuklinggau. &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Siapa yang tidak mengenal Point Blank. Di Indonesia Point Blank dikenal dengan sebutan game taktis perang (tactical first-person shooter) yang dikembangkan oleh Zepetto dan dipublikasikan oleh Ncsoft. Namun, belakangan ini, game yang sudah mencandui kalangan remaja dan anak-anak tersebut kian mengkhawatirkan. &lt;br /&gt;Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Lubuklinggau, Astuti Karya Dewi menyarankan kepada orang tua untuk lebih intensif melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Terutama bagi orang tua yang memiliki anak berusia sembilan sampai 15 tahun. Sebab, rata-rata pecandu permainan satu ini adalah pelajar SMP dan SMA. Dikhawatirkan, jika terus berkelanjutan, kebiasaan tersebut akan sangat berpengaruh pada aktivitas belajar anak yang bersangkutan.&lt;br /&gt;“Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi kepada pengusaha warnet agar peduli terhadap lingkungan, terlebih kepada anak-anak. Hal ini sangat berpengaruh untuk menyelamatkan masa depan anak,” jelas Astuti Karya Dewi. &lt;br /&gt;Permainan tersebut, lanjutnya, memang tidak baik dan dikhawatirkan akan berdampak pada kekerasan anak. Permainan ini sama sekali tidak mendidik.&lt;br /&gt;Ia berharap, agar anak jangan hanyut dalam permainan tersebut. Sebab kebanyakan anak-anak yang sudah kecanduan permainan ini, sampai lupa makan lupa belajar. Belum lagi, dampak radiasi komputer maupun laptop sangat buruk&amp;nbsp; terhadap mata. Syaraf mata menjadi tegang, anak akan lebih temperamen akibat permainan ini terkesan keras. &lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan wartawan koran ini, tidak sedikit warung internet (Warnet) di Kota Lubuklinggau yang menyediakan layanan game online Point Blank dibuka sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB. Para penggila permainan ini akan mulai melancarkan aksinya sejak pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.&amp;nbsp; Untuk lebih mengetahui seluk beluk penyebab kecanduan permainan tersebut, Senin (17/1) tepat pukul 11.45 WIB wartawan koran ini segera menyambangi salah satu warnet di Jalan Yos Sudarso. Salah satunya adalah, Rayhan Net Bros di lantai II. Di warnet ini, dapat disaksikan langsung para pecinta PB melancarkan aksi penyerangan terhadap musuh-musuh mereka di layar kaca.&lt;br /&gt;Rio (27) penjaga sekaligus pemilik warnet mengatakan, “PB memang disukai anak muda sekarang, mulai dari anak kecil hingga dewasa. Selain permainannya seru, untuk bisa menangkan game ini si pemain harus bersabar,”ungkapnya.&lt;br /&gt;Selain itu, lanjut Rio, meskipun warnet miliknya ini baru satu mingggu dibuka namun, selalu dipenuhi oleh pengunjung. Bersamaan dengan jam pulang sekolah, biasanya warnet akan sesak oleh pengunjung. Warnet ini dibuka dari jam 08.00 sampai dengan 21.00 WIB. &lt;br /&gt;Khusus bagi pengunjung yang ingin bermain PB, Rio melayani penjualan&amp;nbsp; chip PB secara cash.&amp;nbsp; Nominal Chip Rp.10.000 di Point Blank ini dihargai Rp 11.000.&amp;nbsp; Hermawan (16) salah seorang penggemar PB yang ditemui menjelaskan, untuk memulai permainan ini pemain bisa langsung menekan dua kali pada ikon pintas PB pada desktop. Sistem kemudian meminta pemain untuk menunggu sampai launcher disiapkan. Begitu jendela launcher siap, tekan update. Namun, penjelasan pengoperasian PB tidak hanya sampai di sini. Masih banyak proses berkelanjutan yang sangat rumit. “Kalau pemula biasanya dalam dua hari belum bisa lancar. Namun, kalau sudah tiga sampai empat kali main bisa lebih lancar,” jelas Hermawan. &lt;br /&gt;Hirmawan menjelaskan, permainan ini bentuknya seperti perang orang per orang atau kelompok. Untuk bisa mengakses game ini, pelanggan warnet harus mendownload, lalu di instal di komputer sendiri. &lt;br /&gt;Menurut Hermawan, Rata-rata orang menyukai game PB ini lantaran di dalamnya terdapat petualangan seru dalam berperang&lt;b&gt;.(03/Mg04)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4030639075658291075?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4030639075658291075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/point-blank-perlu-pengawasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4030639075658291075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4030639075658291075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/point-blank-perlu-pengawasan.html' title='Point Blank Perlu Pengawasan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSL-dyw7MI/AAAAAAAADQA/EW9ZehWFJCY/s72-c/FOTO+HL+seorang+anak+sedang+memainkan+Poin+Blank+di+salah+satu+warnet+di+Kota+Lubuklinggau.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-9003849747127769920</id><published>2011-01-18T01:33:00.000+07:00</published><updated>2011-01-18T01:33:44.234+07:00</updated><title type='text'>Ketua HMJ STMIK-MURA Dilantik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSLf48RqHI/AAAAAAAADP8/ht04gUUK1F4/s1600/a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="189" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSLf48RqHI/AAAAAAAADP8/ht04gUUK1F4/s320/a.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f- Istimewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Foto Bersama :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puket III, Presiden mahasiswa, Ketua HMJ SK, Ketua HMJ GI, Ketua HMJ SI, Meteri Agama dan Ketua Panitia.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Efektifkan Koordinasi dan Konsolidasi &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Sabtu (15/1), telah berlangsung pelantikan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) STMIK Mura Lubuklinggau Periode 2010-2011. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyarawatan Mahasiswa (MPM) berharap ketua terpilih dapat selalu melakukan koordinasi dan konsolidasi dalam segala hal. &lt;br /&gt;Acara yang di gelar sejak pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung di aula STMIK Mura Lubuklinggau. Pelantikan dilakukan oleh Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan Supriyanto. Diantara ketua HMJ terpilih adalah, Farlin Addian, Ketua HMJ Teknik Informatika. Debi Effendi, Ketua HMJ Sistem Informasi, dan Murdianto, Ketua HMJ Sistem Komputer.&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Supriyanto berpesan agar HMJ STMIK Mura Lubuklinggau Periode 2010-2011 segera menyusun program dan melaksanakan program tersebut dengan rasa penuh tanggung jawab. Ia juga berharap, HMJ bisa menjalankan roda organisasi mahasiswa&amp;nbsp; dengan baik, amanah serta bisa menjadi jembatan kepentingan ke lembaga dalam bidang akademik.&lt;br /&gt;Frades, ketua panitia penyelenggara pelantikan menyampaikan ucapan selamat kepada ketua HMJ terpilih.&amp;nbsp; “Semoga ketua HMJ yang terpilih dapat menjalankan amanah dan dapat menjadi mediator sekaligus wadah kreatifitas mahasiswa STMIK Mura. Saya juga sangat berterima kasih kepada segenap penitia pemilihan dan pelantikan HMJ periode 2010/2011,” ucap Frades.&lt;br /&gt;Dalam pelantikan tersebut, hadir pula Pembantu Ketua I Suwarno, Kabag Kemahasiswaan, Efrizal, Ketua Jurusan, Ketua MPM STIE-STMIK Mura, Ketua BEM STMIK MURA, Juinas dan Apri dan disaksikan oleh mahasiswa-mahasiswi STIE-STMIK MURA Lubuklinggau.&lt;b&gt; (03/rls)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-9003849747127769920?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/9003849747127769920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/ketua-hmj-stmik-mura-dilantik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/9003849747127769920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/9003849747127769920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/ketua-hmj-stmik-mura-dilantik.html' title='Ketua HMJ STMIK-MURA Dilantik'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSLf48RqHI/AAAAAAAADP8/ht04gUUK1F4/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6693745790765021205</id><published>2011-01-18T01:32:00.000+07:00</published><updated>2011-01-18T01:32:19.291+07:00</updated><title type='text'>Antusias Sambut Seragam Batik Baru</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSLJ6GcmUI/AAAAAAAADP4/e5wll7n7c-k/s1600/Baju+Batik+berlogo+Kotal+Lubuklinggau+di+SDN+24+Lubuklinggau.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSLJ6GcmUI/AAAAAAAADP4/e5wll7n7c-k/s320/Baju+Batik+berlogo+Kotal+Lubuklinggau+di+SDN+24+Lubuklinggau.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F- Istimewa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BATIK : &lt;/b&gt;Baju Batik berlogo Kotal Lubuklinggau di SDN 24 Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Berdasarkan kesepakatan yang terjalin antara wali murid dan dewan guru, Minggu (31/10), SD N 24 Lubuklinggau resmi mempunyai seragam batik. Uniknya, seragam ini berlogo Kota Lubuklinggau dan bertuliskan SDN 24. Wali murid tampak antusias menyambut kesepakatan seragam batik baru tersebut.&lt;br /&gt;Rusmani, Kepala SD Negeri 24 Lubuklinggau, menjelaskan pengadaan seragam batik terbaru ini dikoordinir oleh wali murid sesuai dengan kesepakatan rapat komite yang di hadiri oleh komite, Ketua RT Kelurahan Senalang, Abu Bakar dan wali murid. &lt;br /&gt;Selain itu, Rusmani menjelaskan pada Jumat (24/12) lalu, bersamaan dengan pembagian raport semester I&amp;nbsp; diadakan upacara penyerahan Piagam dan penyematan PIN (H2R) kepada Siswa yang mendapatkan peringkat 1, 2, dan 3. &lt;br /&gt;“PIN tersebut diberikan kepada siswa-siswi berprestasi untuk memberikan poin tersendiri bagi mereka. Berharap cara ini bisa memotivasi siswa-siswi untuk belajar dan mendapatkan PIN seperti temannya yang sidah berhasil,” jelas Rusmani.&lt;br /&gt;Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh wali murid SD Negeri 24 Lubuklinggau. Hal ini di lakukan sebagai bentuk apresiasi dan Motivasi kepada Siswa dan orang tua agar lebih banyak mengawasi anak dalam belajar.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini juga dipemerkan Hasta Karya (Hand Made) anak SD Negeri 24 Lubuklinggau yang merupakan hard dan soft skill yang di dapat untuk pengembangan potensi siswa itu sendiri.&lt;b&gt; (03/rls)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6693745790765021205?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6693745790765021205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/antusias-sambut-seragam-batik-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6693745790765021205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6693745790765021205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/antusias-sambut-seragam-batik-baru.html' title='Antusias Sambut Seragam Batik Baru'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSLJ6GcmUI/AAAAAAAADP4/e5wll7n7c-k/s72-c/Baju+Batik+berlogo+Kotal+Lubuklinggau+di+SDN+24+Lubuklinggau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4797910512500974804</id><published>2011-01-18T01:31:00.000+07:00</published><updated>2011-01-18T01:31:17.176+07:00</updated><title type='text'>Kesuksesan Berawal dari Ide Kreatif</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSK7qMyEuI/AAAAAAAADP0/aNzMklvVRWU/s1600/Foto+Boks+Yenni+Agustina.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSK7qMyEuI/AAAAAAAADP0/aNzMklvVRWU/s320/Foto+Boks+Yenni+Agustina.jpg.jpg" width="242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Yenni Agustina, Guru Madrasah Kreatif dan Inovatif Tingkat Nasional &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Lebih kurang 10 tahun mengabdikan diri sebagai guru di MAN I Model Lubuklinggau. Yenni Agustina, terus berkreasi untuk menggali potensi seni yang dimilikinya. Wanita kelahiran Lubuklinggau, 26 Agustus 1974 ini menuangkan hobi seninya untuk membuat sebuah media pembelajaran. Yang akhirnya media hasil karyanya berhasil membawanya menjadi pemenang pertama dalam Pemilihan Guru Madrasah Kreatif Dan Inovatif Tingkat Nasional. Berikut ceritanya.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Sulis dan Yuliansyah Al-Fajri, Ulak Surung &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yenni Agustina masih asik menikmati aktivitas mengajarnya. Sembari menunggu kedatangan guru berprestasi ini, wartawan koran ini segera menemui Kepala MAN I Model Lubuklinggau Himarwan. Dalam perbincangan tersebut, Himarwan mengungkapkan kebahagiaannya, atas kerja sama guru dan staf di MAN I Lubuklinggau selama ini. Ia mengakui keberhasilan yang terus diraih MAN I, tidak lepas dari usaha dan kerja keras para guru.&lt;br /&gt;MAN I Model Lubuklinggau terletak di Jalan Jenderal Sudirman No 2, Ulak Surung, Lubuklinggau Barat II. Di sana pula, Yenni Agustina menempa berbagai pengalaman mengajar dan menuangkan ide kreatifnya. Dari sederet prestasi yang pernah diraih, Juli 2009 lalu, istri dari Suyatno ini berhasil meraih juara III, Lomba Media Pembelajaran di Kota Malang, Provinsi Jawa Tengah.&lt;br /&gt;September 2010 ia membrowsing informasi dari Kementrian Agama (Kemenag), lalu mengirimkan fortofolio ke Jakarta. Setelah melalui penyeleksian yang dilakukan Direktorat Pendidikan, akhirnya rancangan media pembelajaran karya Ibu dari M Faizal (8) dan Fitran Husein (6)ini berhasil menarik hati juri. &lt;br /&gt;“Setelah tim verifikasi dari pusat datang ke MAN I Model Lubuklinggau, akhirnya Kemenag meminta saya untuk ke Jakarta dan mempresentasikan fortofolio yang saya buat. Awalnya sempat minder, lantaran saingannya banyak yang sudah menempuh S2 bahkan S3. Seingat saya waktu itu, peserta Pemilihan Guru Madrasah Kreatif dan Inovatif Tingkat Nasional ini ada 139 orang. Namun saya berusaha menguatkan kepercayaan diri,” jelas Yenni Gustina.&lt;br /&gt;Sebuah karya yang dinamai pengembangan proses yang terbaru ahli waris dilengkapi dengan fara’it putar, cukup memikat hati para juri. &lt;br /&gt;Lantas apa yang menginspirasi Yenni Agustina membuat media pembelajaran seperti ini? Ternyata, sepanjang pengabdiannya, Yenni menyimpulkan tidak sedikit dari siswa-siswi MAN I Model Lubuklinggau masih bingung cara mempelajari tentang waris. Berikut rentetan teori yang mengikutinya. &lt;br /&gt;Nah, untuk memotivasi peserta didik agar mempelajari ilmu waris dengan enjoy, kekreatifannya mampu menciptakan sebuah media pembelajaran yang yang dapat membantu sistem belajar siswa-siswinya. &lt;br /&gt;Alhasil, dalam proses belajar mengajar yang dilaluinya, Yenni berusaha membuat suasana belajar siswa menjadi senyaman mungkin. Ia akan mengusahakan agar pembuatan media belajar yang kedua ini bisa diselesaikan secepatnya.&lt;br /&gt;“Sebelumnya, ketika saya membuat media pembelajaran untuk tajwid, penyelesaiannya membutuhkan waktu lebih kurang dua bulan. Selama dua bulan, saya berusaha mengkombinasikan warna, menentukan letak dan posisi serta mengkolaborasikan ketepatan, kejelasan, keunikan dan keakuratan media yang saya buat. Media pembelajaran pertama tersebut bisa menjadi alat bantu ketika saya mengajar Qur’an dan Hadits,” jelas PNS yang bertempat tinggal di Jalan Patimura No 7 RT 4 Kelurahan Mesat Jaya, Lubuklinggau Timur I.&lt;br /&gt;Ia berharap, media pembelajaran kedua ini dapat diselesaikannya dalam waktu cepat. Untuk mengantisipasi terjadinya pembajakan oleh oknum, alumni Fakultas Tarbiyah Jurusan PAI IAIN Raden Fatah Palembang tersebut akan membuat hak paten atas media pembelajaran ciptaannya. Selain itu ia masih akan melakukan penelitian tindakan kelas sekaligus melihat keefektifitasan media pembelajaran ciptaannya itu. &lt;br /&gt;“Saya berharap tahun-tahun berikutnya kegiatan seperti ini terus digelar. Selama ini Kementrian Agama sudah sangat memperhatikan guru-guru di lingkungan Kemenag, dan harapannya semoga ke depan perhatian ini terus memupuk semangat guru-guru khususnya guru Madrasah agar bisa semakin kreatif, berinovasi sehingga menciptakan satu teknik belajar maupun media belajar yang efektif dan menyenangkan bagi pelajar,” jelas Yenni.&lt;br /&gt;Di akhir perbincangan, wanita yang teguh memegang motto dengan seni hidup jadi memiliki banyak pilihan cantik tersebut mengungkapkan kebahagiaannya. Dari hasil kerja keras dalam menuangkan ide-ide yang unik ini, Direktorat Ketenagakerjaan menghadiahkan piala, umroh dan uang senilai Rp 10 juta. Selain itu, Direktorat Pendidikan Indonesia juga memberikan satu sertifikat penghargaan juara I sebagai Guru Madrasah Kreatif Dan Inovatif Tingkat Nasional. “Insya Allah, berangkat umrohnya Maret mendatang,” jelas Yenni Agustina&lt;b&gt;.(*)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4797910512500974804?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4797910512500974804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kesuksesan-berawal-dari-ide-kreatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4797910512500974804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4797910512500974804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kesuksesan-berawal-dari-ide-kreatif.html' title='Kesuksesan Berawal dari Ide Kreatif'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTSK7qMyEuI/AAAAAAAADP0/aNzMklvVRWU/s72-c/Foto+Boks+Yenni+Agustina.jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-103098754240859647</id><published>2011-01-15T02:24:00.002+07:00</published><updated>2011-01-15T02:24:46.791+07:00</updated><title type='text'>ISAFAT Satukan Zakat Umat untuk Pendidikan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTCi-aaV7nI/AAAAAAAADPs/IM_r8Wajqnw/s1600/a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTCi-aaV7nI/AAAAAAAADPs/IM_r8Wajqnw/s320/a.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;INFAK : &lt;/b&gt;Mobil Isafat yang digunakan untuk melakukan pengecekan terhadap kotak-kotak infak di seluruh kota dari Sumatera Barat hingga Lampung.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;LUBUKLINGGAU- &lt;/b&gt;Fakir miskin dan anak terlantar di Indonesia terus menjamur. Kondisi ekonomi yang melilit mengakibatkan banyak putra bangsa terancam putus sekolah. Hanya segelintir orang yang memikirkan kesejahteraan mereka untuk memberikan pendidikan yang layak. Salah satunya Ikatan Sosial Anak Yatim Fakir Miskin dan Anak Terlantar (ISAFAT).&lt;br /&gt;Gerak ISAFAT di Kota Lubuklinggau sudah cukup dikenal. Antusiasme masyarakat untuk membantu program-program yang dilaksanakan ISAFAT sudah terbukti. 60 kotak infak yang disebarkan ISAFAT di setiap toko di Kota Lubuklinggau berhasil memberikan angin segar bagi anak yatim fakir miskin dan anak terlantar di Kota Padang. &lt;br /&gt;Manajemen pengelolaan dana yang dikumpulkan oleh yayasan yang didirikan Ibrahim Dulmasri ini dilakukan di Kantor Administrasi dan Keuangan ISAFAT, Jalan Gajah Mada Nomor 10, Gunung Pengilun, Padang. &lt;br /&gt;Menurut pengungkapan Sidi Ali Shabrin D (67) Ketua Pemberdayaan Baitul Maal ISAFAT dana yang terkumpul ini digunakan untuk membiayai sekolah gratis bagi anak-anak yang tidak mempunyai kemampuan untuk melanjutkan sekolah. &lt;br /&gt;Dalam peningkatan mutu sekolah, yayasan selalu berupaya dengan sekuat tenaga meningkatkan sarana dan prasarana sekolah seperti pembangunan lokal belajar, perpustakaan, ruangan praktik serta pengadaan peralatan praktik. Sedangkan dalam&amp;nbsp; peningkatan mutu pendidikan yayasan melakukan hubungan kerjasama dengan lembaga pendidikan lainnya, jelas Sidi Ali Shabrin D Jumat (14/1) ketika ditemui wartawan koran ini bersamaan dengan pengambilan zakat di salah satu toko di Kelurahan Taba Pingin, Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Sejak berdirinya ISAFAT, 1987 lalu hingga saat ini lebih dari 3.000 siswa berhasil menempuh tingkat pendidikan SMA, dan berhasil memperbaiki kondisi ekonomi lebih baik. &lt;br /&gt;Selain itu, dengan memberikan bekal keterampilan, siswa-siswi binaan ISAFAT bisa lebih mudah mendapat pekerjaan. Bahkan ada sebagian alumni membuka usaha sendiri. &lt;br /&gt;Sidi Ali Shabrin mengatakan, untuk mengumpulkan infak tersebut, ia berinisiatif untuk menyebarkan kotak infak ke beberapa kota besar di pulau Sumatera. Seperti Padang, Lubuklinggau, Muara Enim, Tebing Tinggi, Lahat, Palembang, sampai Bakaheni. Perjalanan pengambilan hasil infak umat yang terkumpul ini dilakukannya bersama istri dan salah seorang petugas keuangan.&lt;br /&gt;Dengan menggunakan mobil Carry berwarna putih, setiap bulan Sidi Ali Shabrin melakukan perjalanan ini. &lt;br /&gt;Berkat kegigihan ini, maka atas penelitian dan pengamatan yang dilakukan dan masukan dari tokoh-tokoh masyarakat, orang tua anak binaan serta tuntutan perkembangan teknologi, maka pengurus yayasan sepakat untuk mendirikan sekolah gratis untuk menampung anak-anak yang tidak mempunyai kemampuan untuk melanjutkan sekolah. Tepatnya Juli 1997 dilakukan penerimaan siswa perdana untuk SMK Dhuafa Padang. &lt;br /&gt;“Alhamdulillah, berkat tingginya partisipasi masyarakat bersama-sama dengan pemerintah dalam pemerataan pendidikan, anak-anak terlantar yang tidak memiliki biaya untuk mengenyam bangku sekolah bisa menikmati pendidikan gratis menggunakan biaya dari masyarakat,” jela Sidi Ali Shabrin.&lt;br /&gt;Saat ini, jumlah siswa yang aktif dalam rangkulan ISAFAT 400 orang. Yang terdiri dari 100 siswa MTs dan 300 siswa SMK. Karena sangat banyaknya masyarakat yang membutuhkan sekolah gratis, maka yayasan selalu berusaha melakukan pemerataan pendidikan di berbagai tingkatan dan daerah lainnya. &lt;br /&gt;Tahun 2002 didirikan Pondok Pesantren Terpadu Dhuafa Nusantara Gratis (MTS Dhuafa) di Desa yang masih terisolir di Teluk Buo Kecamatan Bungus Padang. Tahun 2006 didirikan sekolah Gratis SMK Dhuafa Kepulauan Mentawai Kabupaten Mentawai&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-103098754240859647?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/103098754240859647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/isafat-satukan-zakat-umat-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/103098754240859647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/103098754240859647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/isafat-satukan-zakat-umat-untuk.html' title='ISAFAT Satukan Zakat Umat untuk Pendidikan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTCi-aaV7nI/AAAAAAAADPs/IM_r8Wajqnw/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3216166413115590718</id><published>2011-01-15T02:23:00.002+07:00</published><updated>2011-01-15T02:23:58.992+07:00</updated><title type='text'>Pelajar SMK/SMA Budut Intensif Latihan PBB</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTCiyluof8I/AAAAAAAADPo/KGtYdJ60GkM/s1600/2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTCiyluof8I/AAAAAAAADPo/KGtYdJ60GkM/s1600/2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Sulis/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PBB : &lt;/b&gt;Siswa-Siswi kelas X SMA dan SMK Yayasan Budi Utomo sedang melakukan pelatihan PBB di kaki Bukit Sulap, Jumat (14/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Persiapan Dini&amp;nbsp; Untuk Perlombaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Yayasan Budi Utomo (Budut), Jalan Bengawan Solo, No 10 RT 04, Kelurahan Ulak Surung, Lubuklinggau Utara II, terus melakukan peningkatan kualitas siswa. Sejak Kamis (13/1), 160 siswa kelas X SMA dan SMK Yayasan Budut mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). &lt;br /&gt;Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi dalam hal baris berbaris. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan secara dini, untuk mengikuti perlombaan-perlombaan yang kemungkinan besar akan digelar di Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Demikian jelas Ketua Yayasan Budi Utomo Lubuklinggau Elven Asmar,&amp;nbsp; ketika ditemui wartawan koran ini, Jumat (14/1). Dalam proses pelatihan ini, Aiptu Ivan Hartono dan Briptu Dohar P Manik, pelatih PBB dari Polres Kota Lubuklinggau memberikan beberapa pengetahuan dasar mengenai baris-berbaris. Pelatihan ini dinilai perlu, lantaran pelajar dari Yayasan Budut sering mengikuti upacara-upacara besar seperti&amp;nbsp; di Lapangan Merdeka. &lt;br /&gt;Menurut Briptu Dohar P Manik, dengan memberikan pengetahuan mengenai PBB, siswa-siswi ini akan melaksanakan upacara dengan tertib dan rapi. Selain itu, ketika nantinya mereka akan mengikuti perlombaan tinggal mempersiapkan pelatihan khusus saja. &lt;br /&gt;Pelatihan yang diselenggarakan Kamis (13/1) hingga Sabtu, (15/1) dimulai sejak pukul 07.15 WIB sampai pukul&amp;nbsp; 10.00 WIB. Pelatihan ini tidak hanya dilaksanakan di halaman Yayasan Budi Utomo. Untuk memberikan hawa segar agar latihan ini tambah semangat, kedua pelatih mengajak 160 peserta latihan PBB menuju kaki Bukit Sulap. Di sana pula mereka dilatih dengan tertib untuk baris-berbaris. &lt;br /&gt;Diharapkan dengan dilaksanakan pelatihan ini, siswa-siswi kelas X SMA/SMK Budi Utomo bisa lebih tertib ketika melaksanakan upacara baik di dalam yayasan maupun di luar yayasan. Selain itu, diharapkan dengan mengikuti pelatihan PBB, siswa-siswi tersebut bisa lebih disiplin.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3216166413115590718?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3216166413115590718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pelajar-smksma-budut-intensif-latihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3216166413115590718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3216166413115590718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pelajar-smksma-budut-intensif-latihan.html' title='Pelajar SMK/SMA Budut Intensif Latihan PBB'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TTCiyluof8I/AAAAAAAADPo/KGtYdJ60GkM/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4495405881837206505</id><published>2011-01-14T02:27:00.000+07:00</published><updated>2011-01-14T02:27:32.952+07:00</updated><title type='text'>Santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Raih Pre Silver Winner</title><content type='html'>&lt;b&gt;Dalam Even National English Olympic 2010&lt;/b&gt;&lt;span id="goog_1538796106"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1538796107"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Penghujung 2010, salah seorang santri Pondok Pesantren Moderen Al-Ikhlas kembali mengukir prestasi. Dia adalah Sarah Lail Zahra, siswi kelas XI IPA SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau ini berhasil menyabet Pre Silver Winner dalam National English Olympic 2010 di Malang, Jawa Tengah. &lt;br /&gt;Sebelumnya, siswi yang akrab disapa Sarah tersebut sudah sering mengikuti kompetisi dalam speech contest. Potensi yang dimilikinya ini, akhirnya mengantarkan putri Adi Prasetya dan Sulikowati ini untuk andil dalam kompetisi National English Olympic 2010. &lt;br /&gt;“Awalnya sempat grogi, sebab saingannya sangat banyak. Ratusan peserta dari Jawa sempat membuat saya khawatir. Tapi, Alhamdulillah berkat usaha, doa, dan motivasi dari guru-guru di SMA Al-Ikhlas saya bisa berhasil meraih Pre Silver Winner,” jelas siswi kelahiran 17 April 1994 tersebut, ketika berbincang dengan&amp;nbsp; wartawan koran ini, Kamis (13/1).&lt;br /&gt;Hasanudin, Wakil Kepala SMA Al-Ikhlas menambahkan, sejauh ini sekolah selalu memantau perkembangan siswanya. Demikian juga dengan Sarah Lail Zahra. Sejak awal masuk sekolah berusaha memberikan perhatian khusus sesuai dengan potensi siswa masing-masing. Sekolah berharap potensi ini bisa terus dikembangkan oleh setiap siswa. &lt;br /&gt;“Alhamdulillah, Desember 2010 siswi kami Sarah Lail Zahra berhasil mengukir prestasi dalam pelajaran Bahasa Inggris. Sebenarnya sekolah mengirimkan 203 peserta dalam kompetisi ini, yang didominasi siswa kelas XII SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau,” jelas Hasanudin. &lt;br /&gt;SMA Al-Ikhlas sengaja mengirim banyak peserta dari kelas XII lantaran para guru menginginkan siswa-siswi SMA Al-Ikhlas ini bisa sembari mengikuti try out. Sebab, soal yang dikompetisikan dalam National English Olympic 2010 hampir mirip dengan soal Ujian Nasional (UN). Oleh sebab itu pula, SMA Al-Ikhlas berharap dengan mengikuti ajang ini, siswa bisa semakin terlatih untuk mengerjakan soal-soal Bahasa Inggris.&amp;nbsp; Selain siswa kelas XII, SMA Al Ikhlas juga mengirimkan sebagian siswa kelas XI. &lt;br /&gt;“Kami mengirimkan siswa kelas XI agar mereka lebih mengenal teknik dalam kompetisi ini. Karena kompetisi serupa rutin diselenggarakan setiap tahun. Ketika siwa-siswi sudah mengenal kisi-kisi soal yang seringkali dikeluarkan dalam pertandingan, maka mereka sudah bisa menentukan strategi untuk bisa menyelesaikan soal-soal ini dalam kompetisi berikutnya,” jelas Hasanudin.&lt;br /&gt;Rencananya, 2011 ini SMA Al-Ikhlas akan terus mengoptimalkan pembelajaran Bahasa Inggris dalam keseharian santri di pondok, atau disebut juga dengan English Day. Demikian juga dengan bahasa Arab.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4495405881837206505?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4495405881837206505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/santri-pondok-pesantren-al-ikhlas-raih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4495405881837206505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4495405881837206505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/santri-pondok-pesantren-al-ikhlas-raih.html' title='Santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Raih Pre Silver Winner'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5398077233459731280</id><published>2011-01-14T02:26:00.005+07:00</published><updated>2011-01-14T02:26:46.061+07:00</updated><title type='text'>2011, BLK Mura akan Segera Dibangun</title><content type='html'>&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Musi Rawas (Mura) akan segera dibangun. Pembangunan BLK ini direncanakan akan dilakukan 2011 ini di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Kabar gembira tersebut disampaikan, Murtin Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mura. &lt;br /&gt;Diharapkan, dengan dibangunnya BLK di Kabupaten Mura dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Selama ini, perusahaan-perusahaan di Kabupaten Mura masih banyak memanfaatkan SDM dari luar untuk mengelola perusahaan. Ini artinya, kepercayaan perusahaan belum optimal, kemungkinan besar disebabkan ketidakpercayaan perusahaan akan kualitas SDM dari Kabupaten Mura,” jelas Murtin.&lt;br /&gt;Dalam pengoperasionalkan BLK tersebut Disnakertrans akan memfokuskan pelatihan ini untuk lulusan SMA/SMK. Dengan membuka 10 workshop, seperti bengkel, jahit, tukang, jasa boga, komputer dan lain-lain. Tujuan utamanya, yaitu untuk mengurangi&amp;nbsp; tingginya angka pengangguran yang seringkali didominasi alumni SMA/SMK. &lt;br /&gt;10 workshop yang dipilih dinilai berpeluang besar dalam dunia bisnis hingga tahun-tahun yang akan datang. Balai latihan kerja yang direncanakan berstandar nasional tersebut, akan dilengkapi dengan fasilitas asrama. Yang nantinya akan dimanfaatkan bagi para peserta latihan, agar benar-benar fokus pada pelatihan. &lt;br /&gt;Pelatihan kerja ini akan diselenggarakan sengan kelas intensif, dengan menghadirkan tenaga pengajar yang benar-benar profesional di bidangnya. &lt;br /&gt;Selain itu, BLK juga akan dilengkapi dengan fasilitas laboratorium bahasa. Yang nantinya akan dimanfaatkan untuk mendidik calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Musi Rawas yang akan merantau bekerja ke luar negeri. &lt;br /&gt;“Diharapkan dengan adanya BLK nantinya tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Mura ini benar-benar terampil, berkualitas, mandiri, serta profesional di bidangnya,” jelas Murtin&lt;b&gt;.(03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5398077233459731280?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5398077233459731280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/2011-blk-mura-akan-segera-dibangun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5398077233459731280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5398077233459731280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/2011-blk-mura-akan-segera-dibangun.html' title='2011, BLK Mura akan Segera Dibangun'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5730577835303784046</id><published>2011-01-14T02:26:00.001+07:00</published><updated>2011-01-14T02:26:27.681+07:00</updated><title type='text'>Kaos Oblong Peluang Bisnis Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Bercermin dari kreatifitas tangan terampil mahasiswa Bandung dan Yogyakarta, yang mampu menciptakan satu produk unggulan kaos oblong. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau mengusulkan mahasiswa di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas (Mura) untuk mulai melirik peluang usaha tersebut. &lt;br /&gt;Hal ini diungkapkan Suparman, Kepala Disperindag Kota Lubuklinggau dalam seminar Kewirausahaan di STIE Musi Rawas, Selasa (12/1).&lt;br /&gt;Suparman mengungkapkan, sampai saat ini mahasiswa di kota ini sepertinya belum berani mengekspresikan diri. Padahal dengan ide kreatif serta inovasi yang unik mahasiswa bisa&amp;nbsp; memulai peluang bisnis ini, sebab begitu banyak keuntungan yang bisa dihasilkan.&lt;br /&gt;“Selain pangsa pasarnya yang luas, bisnis ini belum memiliki pesaing. Hanya saja, untuk mampu meraih omset optimal dibutuhkan keuletan dan keberanian tinggi. Ciptakan produk terbaru di kota ini. Pemerintah Kota Lubuklinggau siap menjadi fasilitator tentunya,” jelas Suparman. &lt;br /&gt;Kepopuleran kaos Dagadu di Yogyakarta disebabkan oleh uniknya kelakar yang disampaikannya lewat tulisan pada bagian depan dan belakang kaos. &lt;br /&gt;Suparman yakin, potensi yang dimiliki mahasiswa di Kota Lubuklinggau mampu merangkul pasar baik lokal maupun regional. &lt;br /&gt;“Masalah permodalan, mahasiswa bisa mengkonsep usaha ini dalam sebuah proposal yang dibuat sistematis. Sesuai dengan target yang ingin dicapai. Berikut dengan mencantumkan rincian anggaran biaya operasional. Proposal tersebut bisa diajukan kepada Disperindag. Usaha ini bukan tidak mungkin akan berhasil menggenggam pasar lokal. Jadi tolong dimanfaatkan peluang ini,” jelas Suparman. &lt;br /&gt;Ditambahkan Jumroh, Ketua STIE Musi Rawas, mahasiswa sudah saatnya berpikir untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Semasa kuliah, lebih baik dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif. &lt;br /&gt;Untuk membuat maupun menjalankan sebuah usaha, mahasiswa berpeluang mendapat bantuan tambahan modal dari DIKTI. Jadi, besar sekali peluang, meski dari usaha yang kecil ketika ditekuni, mahasiswa pasti akan berhasil.&lt;b&gt; (03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5730577835303784046?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5730577835303784046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kaos-oblong-peluang-bisnis-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5730577835303784046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5730577835303784046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/kaos-oblong-peluang-bisnis-mahasiswa.html' title='Kaos Oblong Peluang Bisnis Mahasiswa'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-2896523240090858922</id><published>2011-01-13T03:27:00.004+07:00</published><updated>2011-01-13T19:31:34.695+07:00</updated><title type='text'>PMTAS 2010 Belum Selesai</title><content type='html'>&lt;b&gt;MUARA BELITI-&lt;/b&gt;Program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) yang sisosialisasikan September 2010 lalu, baru dapat direalisasikan di sejumlah SD di Kabupaten Musi Rawas (Mura), November lalu. Kondisi ini mengakibatkan, penyaluran yang seharusnya sudah selesai dipenghujung 2010, masih menyisakan tiga kali PMTAS yang belum diserahkan kepada siswa-siswi SD se-Kabupaten Mura.&lt;br /&gt;Demikian jelas Imam Hanafi, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Mura ketika ditemui wartawan koran ini, Rabu (12/1).&lt;br /&gt;Ia mengungkapkan, tersendatnya proses penyaluran tersebut disebabkan karena dana untuk merealisasikan PMTAS baru cair November lalu. Sehingga 2.000 petugas khusus yang menangani PMTAS baru bisa bergerak November. Akhirnya pencapaian target 54 kali PMTAS per tahun ke 428 SD se Kabupaten Mura ini belum dapat diselesaikan.&lt;br /&gt;Rencananya, akhir akhir Januari nanti tiga kali penyaluran PMTAS 2010 yang tersisa sudah selesai. Dengan demikian, guna mengetahui hasil dari program PMTAS tersebut, akan dilakukan pengecekan kondisi fisik, keaktifan, dan kesehatan terhadap siswa-siswi yang menerima PMTAS ini. &lt;br /&gt;“Saat ini kita belum bisa menyimpulkan hasil dari program PMTAS ini. Nah, akhir Januari ini baru akan dilakukan pengecekan ulang. Setelah sebelumnya September 2010 lalu dari tim kesehatan sudah melakukan pengukuran berat dan tinggi siswa-siswi. Jadi kami akan mengetahui hasilnya nanti setelah pengecekan kedua selesai,” jelas Imam Hanafi. &lt;br /&gt;Pengelolaan PMTAS ini diserahkan kepada SD yang bersangkutan secara langsung, terdiri dari Kepala Sekolah, Guru UKS, PKK setempat, Tim Kesehatan dan Komite Sekolah. Berdasarkan realisasi yang dilakukan dalam PMTS ini, bahan baku makanan tambahan yang diberikan kepada anak-anak tersebut berasal dari lokasi sekitar sekolah diantaranya ubi, ketan, beras, kacang tanah dan sebagainya. Bahan pangan itu dioleh menjadi makan ringan dengan meliwatkan peran serta masyarakat termasuk kalangan ibu-ibu dari PKK. Sehingga dipastikan bergizi, bahkan para penjual makanan dan minuman ringan di seputar setiap sekolah, secara bertahap dan persuasif bisa diarahkan dapat menyediakan makanan murah bergizi. &lt;br /&gt;Diharapkan setiap penerima PMTAS itu, kualitas gizi serta prestasi akademiknya bisa meningkat. Selain itu program ini juga sebagai upaya pembinaan kerohanian karena sebelum dan sesudah mengonsumsi makanan diwajibkan berdo’a bersama, juga harus mencuci tangan.&lt;br /&gt;“Dengan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengadaan makanan tambahan ini, ternyata juga mampu membantu perekonomian masyarakat, sebab bahan baku makanan bergizinya bersumber dari masyarakat sekitar sekolah, dengan porsi setiap siswa 300 kilo kalori dan lima gram protein,” jelas Imam Hanafi.&lt;br /&gt;Selain itu, menurut informasi dari beberapa kepala SD di Kabupaten Mura, meskipun PMTAS ini hanya diberikan 3 kali per minggu, ternyata mampu membuat tabungan siswa meningkat. Lantaran siswa tidak perlu lagi membeli jajan.&lt;br /&gt;Di Kabupaten Mura, jumlah siswa penerima PMTAS lebih kurang 55.000 siswa, dari 428 SD. &lt;br /&gt;Disajikan sebanyak 54 kali, masing-masing dengan alokasi anggaran kebutuhan makanan setiap siswa Rp 2.300. PMTAS ini dikelola sekolah serta institusi teknis terkait lainnya.&lt;br /&gt;Biaya Rp 2.300 setiap makan per siswa tersebut, termasuk biaya operasionalnya untuk pengadaan kemasan makanan dan transfortasi.&amp;nbsp; Sementara itu, untuk program PMTAS 2011, Imam Hanafi belum bisa memastikan kejelasannya.&lt;br /&gt;Ia berharap, 2011 ini frekuensi penyaluran PMTS bisa ditambah. Sehingga kemungkinan besar, harapan yang ingin dicapai bisa tercapai maksimal.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-2896523240090858922?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/2896523240090858922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pmtas-2010-belum-selesai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2896523240090858922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2896523240090858922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/pmtas-2010-belum-selesai.html' title='PMTAS 2010 Belum Selesai'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5048229948432852705</id><published>2011-01-13T03:27:00.001+07:00</published><updated>2011-01-13T03:27:13.428+07:00</updated><title type='text'>Disdik Sosialisasi Dana BOS</title><content type='html'>&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Guna memperketat pengawasan penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maka mulai 2011 penyaluran dana tersebut langsung ke kas daerah kabupaten/kota. Untuk memberitahukan mekanisme baru ini, Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau menggelar sosialisasi dana BOS di Gedung Kesenian Sebiduk Semare, Kelurahan Kayu Ara, Lubuklinggau Barat I, Rabu (12/1).&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Riduan Effendi, Walikota Lubuklinggau yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, berharap dengan adanya Dana BOS ini dapat meringankan beban orang tua murid dalam menyekolahkan anaknya sehingga Kota Lubuklinggau dapat mencetak SDM yang berkualitas. &lt;br /&gt;Agus Sugianta, Sekretaris Disdik Kota Lubuklinggau menjelaskan, mekanisme ini berbeda dengan penyaluran BOS yang dilakukan 2005-2010, yang dilakukan melalui Kementerian Pendidikan Nasional ke rekening sekolah langsung. Sedangkan 2011 ini, penyalurannya BOS langsung dari Bendahara Negara Kementerian Keuangan ke kas umum kabupaten/kota melalui APBD Kota. &lt;br /&gt;Oleh karena itu, dana BOS akan tercantum dalam APBD kabupaten/kota. Adapun besaran dana BOS untuk jenjang sekolah dasar di kota Rp 400 ribu per siswa per tahun. Sedangkan untuk jenjang sekolah menengah Rp 575 per siswa per tahun. Total penerima dana BOS tahun 2011 untuk Kota Lubuklinggau mencapai 36.229 orang pelajar. &lt;br /&gt;Acara sosialisasi yang dibuka langsung oleh Riduan Effendi, Walikota Lubuklinggau dihadiri unsur SKPD Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida, Kadisdik Kota Lubuklinggau beserta jajaran, DPPKA, Dewan Pendidikan, Ketua PGRI Kota Lubuklinggau, dan Kepala SD dan SMP Negeri maupun swasta bersama bendahara, perwakilan guru. Khusus bagi SMP, juga menghadirkan staf tata usaha (TU). Pada penjelasan mekanisme penyaluran dana BOS, terdapat perbedaan mendasar, terutama dengan adanya ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi. Misalnya, ketentuan yang menyebutkan dana BOS yang diterima harus dalam bentuk uang tunai yang&amp;nbsp; harus digunakan sesuai prinsip “School base managemet”. &lt;br /&gt;Mekanisme baru ini sebelumnya sudah pernah disosialisasikan secara langsung kepada beberapa SD dan SMP di Kota Lubuklinggau. Para kepala sekolah harus memiliki pemahaman sesuai ketentuan mekanisme yang baru. Oleh karena itu harus ada “Capacity building”. &lt;br /&gt;“Prinsip dasar penyaluran dana BOS 2011, yaitu harus tepat waktu, tepat jumlah dan tepat penggunaan. Untuk apa saja penggunaan BOS juga sudah ada petunjuk teknisnya,” kata Agus.&lt;br /&gt;Dalam mekanisme baru ini, sekolah diharapkan sudah memiliki perencanaan sejak awal untuk penggunaan dana BOS. Pelaksanaan penggunaannya juga harus dilaporkan secara transparan oleh manajemen BOS di daerah maupun di pusat. Terdapat tiga prinsip penyaluran dana BOS ke kabupaten/ kota. Pertama, terkait ketepatan. Transfer dana BOS harus satu waktu. Ini penting, karena BOS mengcover sekitar 70 persen biaya operasional sekolah. &lt;br /&gt;Prinsip kedua, adalah tepat jumlah. Dana Bos harus dipastikan antara jumlah dana yang diterima harus sama dengan jumlah siswa di sekolah. Karena itu penting melakukan validitas di tingkat sekolah. Selain itu dana BOS harus berupa uang, bukan barang.&lt;br /&gt;Prinsip ketiga, tepat penggunaan. Sekolah harus sejak awal sudah dapat merencanakan terhadap penggunaan dana BOS dengan prinsip transparansi dan akuntabel, serta dapat diumumkan secara berkala minimal tiga bulan sekali. BOS menjadi domain publik, tapi tidak setiap saat orang bisa menanyakan laporan BOS setiap saat.&lt;br /&gt;Setiap tiga bulan sekolah wajib melaporkan pengeluaran dana BOS. Setelah itu, laporan pengeluaran tersebut ditempel di sekolah dan disampaikan ke managemen BOS baik di daerah dan pusat.&lt;br /&gt;Penyaluran dana BOS ditransfer ke kabupaten/kota diharapkan bisa menjadi proses pembelajaran anti korupsi dan meningkatkan kejujuran baik peserta didik maupun satuan pendidikan. Oleh karena itu, program BOS harus dijalankan dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan good government.&lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5048229948432852705?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5048229948432852705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-sosialisasi-dana-bos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5048229948432852705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5048229948432852705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/disdik-sosialisasi-dana-bos.html' title='Disdik Sosialisasi Dana BOS'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-714875759196328423</id><published>2011-01-13T03:26:00.001+07:00</published><updated>2011-01-13T03:26:54.465+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Belum Mendapat Sosialisasi Mekanisme UN</title><content type='html'>&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Meski pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 sudah dekat, namun sekolah-sekolah di Kota Lubuklinggau, belum mendapatkan sosialisasi secara resmi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau. Meski demikian sejumlah sekolah sudah melakukan persiapan menghadapi UN. &lt;br /&gt;Sementara itu berdasarkan informasi yang mengacu pada jadwal UN yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 45 Tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan. Dan Permendiknas No. 46 tentang Pelaksanaan UN SMP dan SMA Tahun Pelajaran 2010/2011 yang ditandatangani Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Senin (4/1) di Jakarta.&lt;br /&gt;Penyelenggaraan UN tahun pelajaran 2010/2011 jenjang SMA/SMK/MA, akan dilaksanakan 18 hingga 21 April 2011. Sementara jenjang SMP/MTs, akan dilaksanakan 25 hingga 28 April 2011. UN Susulan SMA/MA/SMK akan dilaksanakan 25 hingga 28 April 2011, dan pengumuman kelulusan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011. Salah satu strategi yang masih digunakan sekolah dalam mempersiapkan UN dengan mengadakan les bagi anak didik.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Belum adanya sosialisasi UN juga dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Lubuklinggau, Suradi. “Kami belum mendapat sosialisasi resmi. Namun persiapan sudah akan dilakukan, Insya Allah, Kamis (13/1), siswa kelas III sudah akan mengikuti les tambahan. Intinya akan ada pendalaman materi tambahan untuk mengefektifkan persiapan UN,” jelas Suradi ketika dihubungi, Selasa (11/1). &lt;br /&gt;Hal sama juga dilakukan oleh Yayasan Budi Utomo Lubuklinggau. Meskipun kejelasan mekanisme UN belum ada, namun yayasan yang berdiri sejak tahun 1988 ini, sudah memberikan pendalaman materi kepada pelajar kelas III baik SMP, SMA, maupun SMK Budi Utomo. &lt;br /&gt;“Pemberian materi ini justru sudah dilakukan sejak semester ganjil. Masalah mekanisme itu kan pelaksanaan, yang terpenting kesiapan siswa menghadapi ujian ini. Semakin baik bersiapan yang kita lakukan, semakin matang dan semakin yakin kita untuk menghadapi ujian yang akan dilakukan,” jelas Elven Asmar, Ketua Yayasan Budi Utomo.&lt;br /&gt;Memberikan pendalaman materi, dan memberikan les tambahan kepada calon peserta UN juga akan dilakukan SMK N 3 Lubuklinggau. Meski mekanisme sementara mereka peroleh dari internet, namun sudah direncanakan dalam waktu dekat sekolah ini akan memberikan les tambahan untuk siswa-siswi yang akan menempuh UN tahun ajaran 2010/2011. &lt;br /&gt;Mekanisme pendalaman materi yang rencananya akan dilaksanakan, yaitu dengan dengan menambah jam pelajaran yang akan di UN kan. Seperti mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang sebelumnya diberikan 4 jam per minggu, guna mempersiapkan UN akan menjadi 5 jam per minggu. Demikian halnya dengan mata pelajaran lain, seperti Matematika dan Bahasa Inggris. &lt;b&gt;(03)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-714875759196328423?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/714875759196328423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sekolah-belum-mendapat-sosialisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/714875759196328423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/714875759196328423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2011/01/sekolah-belum-mendapat-sosialisasi.html' title='Sekolah Belum Mendapat Sosialisasi Mekanisme UN'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-56952706090415076</id><published>2010-11-12T02:54:00.001+07:00</published><updated>2010-11-12T02:54:59.894+07:00</updated><title type='text'>RSBI Tidak Menghilangkan Nasionalisme Siswa</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Ketua Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) B Trisman menilai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) tidak menghilangkan nasionalisme kebangsaan. Menurut dia, usaha pemerintah membentuk RSBI di sekolah-sekolah negeri sangat berdampak positif dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam berbahasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak masalah kalau pakai bahasa Inggris di sekolah, apalagi untuk setiap mata pelajaran yang diajarkan di kelas, tetapi jangan adopsi kurikulum luar. Meski demikian, kita juga harus melihat apakah mereka bisa memahami pelajaran matematika atau pelajaran biologi jika gurunya mengajarkan dengan menggunakan bahasa inggris,” kata B Trisman kepada wartawan koran ini, Kamis (11/11). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) No 17 tahun 2010 Pasal 1 No 35 menjadi, “Pendidikan bertaraf internasional adalah pendidikan yang diselenggarakan setelah memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan diperkaya dengan standar pendidikan negara maju.”. Artinya bahasa asing boleh digunakan di tengah peserta pendidik dengan dalih untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dibidang bahasa. “Jadi tidak masalah kalau kita mau pakai bahasa Inggris di sekolah, tetapi jangan adopsi kurikulum luar untuk sekolah kita,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Pembinaan Bahasa Kementerian Pusat Jakarta Mustakim, mengungkapkan, konsep RSBI mengacu pada delapan standar nasional. Lebih lanjut ia mengatakan, dalam pasal 35 UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) secara tegas menyatakan tentang standar nasional pendidikan, yang kemudian dijabarkan dalam PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, semua satuan pendidikan harus memenuhi delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar manajemen, standar pembiayaan, standar penilaian,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dengan RSBI tidak hanya diharuskan untuk menggunakan bahasa inggris, namun cara dalam mengintegrasikannya. Jadi bahasa bukan konsep utama dalam RSBI&lt;strong&gt;. (10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-56952706090415076?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/56952706090415076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/11/rsbi-tidak-menghilangkan-nasionalisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/56952706090415076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/56952706090415076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/11/rsbi-tidak-menghilangkan-nasionalisme.html' title='RSBI Tidak Menghilangkan Nasionalisme Siswa'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3646209097396599174</id><published>2010-10-25T04:52:00.002+07:00</published><updated>2010-10-25T04:52:47.438+07:00</updated><title type='text'>Kewajiban Pemakian Batik dan Rok Panjang Dikeluhkan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Hadirnya lima program Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, ada dampak positif dan negatif. Positif, adanya suatu kemajuan untuk dunia pendidikan di Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;Dampak negatif, program ini terkesan dipaksakan dan tergesa-gesa. Seperti pelaksanaan program yang mewajibkan seragam batik dan rok panjang. Ini sangat memberatkan bagi orang tua siswa golongan ekononomi menengah ke bawah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikemukakan salah seorang wali murid, Samsul S Komar kepada wartawan koran ini, Sabtu (23/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kebijakan diberlaku untuk SMP dan SMA, dipertengah semester dan tidak dilakukan diawal Penerimaan Siswa Baru (PSB)? “Kami berharap Kadisdik Kota Lubuklinggau, dapat mempertimbangkan mengenai seragam batik dan rok panjang ini, terutama bagi kalangan orang tua yang tidak mampu,” pintanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini yang menjadi permasalahan bagi sejumlah orang tua yang tidak dapat memenuhi kebijakan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, karena ketidak mampuan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadisdik Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, mengatakan untuk tahapan awal semuanya pasti terbebankan. “Jika tidak dimulai saat ini kapan akan berubahnya, dan itu merupakan awal dari perubahan terutama dalam menerapkan kepada siswi untuk mengenakan rok panjang, sebab Negara kita mayoritas muslim,” kata Ny Ana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, untuk membudayakan pakaian batik di lingkungan pendidik Kota Lubuklinggau itu nantinya akan dianggarkan, karena semua sekolah memiliki dana untuk menganggarkannya. Guna membudayakan batik di kalangan pelajar di Kota Lubuklinggau agar bisa bersama-sama menjaga dan menghargai budaya bangsa Indonesia, sekaligus memberikan dukungan kepada pemerintah untuk menjaga dan melestarikan salah satu budaya bangsa Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk batik nantinya akan diperdakan sebagai hak paten Kota Lubuklinggau, sesuai dengan harapan dalam pergantian Walikota Lubuklinggau, batik tersebut tetap diberlakukan (sejarah). “Design batik tersebut nantinya akan disayembarakan. Dan khusus di Kota Lubuklinggau itu sendiri sudah ada beberapa sekolah yang sudah menggunakan batik lebih dulu, dengan demikian mengapa tidak kita harus mewujudkan kebersamaan tersebut,” ucapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, banyak manfaat yang akan didapat bagi anak dalam memberlakukan siswa untuk menggunakan rok panjang tersebut. salah satu contoh untuk keamanan anak itu sendiri dan kerapian bagi siswi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika ada siswi yang tidak akan mengenakan rok panjang, yah silahkan saja nantinya dia akan malu sendiri jika semua temannya telah mengenakan rok panjang,” tuturnya dengan nada santai&lt;strong&gt;. (10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3646209097396599174?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3646209097396599174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kewajiban-pemakian-batik-dan-rok.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3646209097396599174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3646209097396599174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kewajiban-pemakian-batik-dan-rok.html' title='Kewajiban Pemakian Batik dan Rok Panjang Dikeluhkan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-547773004707667160</id><published>2010-10-25T04:51:00.000+07:00</published><updated>2010-10-25T04:51:56.502+07:00</updated><title type='text'>Anggota SB dan PKS Dilantik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSqX3HIk-I/AAAAAAAADOw/ZnhQuOw2mW4/s1600/k.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" nx="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSqX3HIk-I/AAAAAAAADOw/ZnhQuOw2mW4/s1600/k.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Istimewah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;strong&gt;SEMATKAN :&lt;/strong&gt; Kabag Sumda Kompol Khudri Muchtar menyematkan pita kepada siswa SMA sebagai anggota PKS di Lingkungan Polres Mura Kecamatan Muara Beliti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MUSI RAWAS-&lt;/strong&gt; Anggota Saka Bhayangkara (SB) Polres Musi Rawas (Mura), dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dilantik. Upacara pelantikan berlangsung di Mapolres Mura, Sabtu (23/10) oleh Kabag Sumda Kompol Khudri Muchtar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan PKS ini merupakan salah satu upaya pendidikan berlalu lintas kepada pelajar selaras dengan program quickwins dan bertepatan pelaksanaan Ops Citra Polantas tahun 2010. Dari 72 anggota saka bayangkara tersebut terdiri dari 39 putra dan 33 anggota putri, dan 37 Putra dan 16 Putri anggota PKS. Demikian dikemukakan Kapolres Mura AKBP Imam Sachroni melalui Kasat Lantas Polres Mura AKP Syukur Kersana, didampingi Pembina Pamong Saka dan PKS Polres Mura Bripka Supardi SR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anggota anggota Saka Bhayangkara dan PKS yang berasal dari perwakilan seluruh SMA di Kabupaten Mura. Setelah dilantik mereka akan mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) gabungan mengenai ke Pramukaan dan PKS di Mapolres Mura dan masing-masing sekolah,” kata Syukur Kersana, kepada wartawan koran ini, Sabtu (23/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan saka Bhayangkara Krida Lalu lintas ini merupakan kegiatan yang terprogram dalam rencana kegiatan Quick wins Satlantas Polres Mura tahun 2010, dengan cara bertindak memberikan pendidikan kepada anggota sesuai tingkatan senioritas kepramukaan dan PKS tentang pendidikan lanjutan kepramukaan dan dasar-dasar pendidikan PKS, serta aturan lalu lintas sesuai UU Nomor 22 tahun 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Guna menumbuhkan kebersamaan dan jiwa karsa anggota Saka Bhayangkara dan PKS dalam melaksanakan kegiatan latihan gabungan yang kita pusatkan di Mapolres Mura, maupun di salah satu SMA yang ada di Kabupaten Mura. Kemudian secara priodik dilaksanakan kegiatan perkemahan pada setiap hari Sabtu dan Minggu(Persami), serta mengikuti berbagai perlombaan baik tingkat daerah, provinsi hingga nasional,” bebernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, anggota Saka Bhayangkara dan PKS binaan Polres Mura merupakan pioner Polisi Lalulintas (Polantas) dalam mensosialisasikan tentang tata tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah masing-masing. Disamping itu, Saka Bhayangkara dan PKS Polres Mura dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan kemanusian yang dilakukan Satlantas Polres Mura di lapangan, seperti pengaturan lalu lintas di masing-masing sekolah, kegiatan penyuluhan, anjangsana, dan bakti sosial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihimbau kepada para pelajar, khususnya pelajar SMA Kabupaten Mura, yang berminat mengikuti kegiatan ektrakulikuler Pramuka dan PKS, dapat bergabung bersama Saka Bhayangkara Krida dan PKS Lalulintas Polres Mura, dengan menghubungi guru pembina di masing-masing sekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui Saka Bhayangkara dan PKS dapat melatih kedisiplinan dan dapat menambah ilmu pengetahuan para generasi muda tentang aturan berlalu lintas yang baik dan benar. Dengan harapan akan mendapatkan banyak pengalaman baru yang bersifat positif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satlantas Polres Mura membuka keanggotaan Pramuka dan PKS tidak terbatas. “Kita akan memberikan tenaga secara sukarela, guna memberikan pendidikan ke-Pramuka-an, dan PKS di masing-masing sekolah maupun yang dipusatkan di Mapolres Mura,” jelasnya.&lt;strong&gt; (10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-547773004707667160?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/547773004707667160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/anggota-sb-dan-pks-dilantik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/547773004707667160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/547773004707667160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/anggota-sb-dan-pks-dilantik.html' title='Anggota SB dan PKS Dilantik'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSqX3HIk-I/AAAAAAAADOw/ZnhQuOw2mW4/s72-c/k.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-8243710667143465112</id><published>2010-10-25T04:48:00.000+07:00</published><updated>2010-10-25T04:48:29.317+07:00</updated><title type='text'>Disdik Adakan Diklat RPP dan PTK</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSppeRRi5I/AAAAAAAADOs/c2jhRFsj1xw/s1600/c.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" nx="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSppeRRi5I/AAAAAAAADOs/c2jhRFsj1xw/s1600/c.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Leo/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;strong&gt;Diklat : &lt;/strong&gt;Pengawas dan guru ketika mengikuti Diklat RPP dan PTK di ruang perpustakaan SMA Al-Ikhlas Lubuklinggau, Sabtu (23/10).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU- &lt;/strong&gt;Pengawas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau mengadakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kegiatan itu diikuti guru mata pelajaran SMP dan SMA/SMK, serta pengawas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Panitia Pelaksana Diklat H Gusti Yusuf, dilaksanakan Diklat ini merupakan upaya dalam penguatan kompetensi guru dan pengawas sekolah, sesuai dengan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 01 tahun 2010 tentang Percepatan Prioritas Perkembangan Pembangunan Nasional, melalui Direktorat Jendral Penjamin Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Didjen PMPTK). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan dan mencipatakan guru professional dalam bidang pendidikan, sehingga menumbuh kembangkan peserta didik untuk berpikir kreatif dan mandiri, bertemakan, “Dengan Diklat On The Job Learning,”. Diklat diikuti perwakilan seluruh guru mata pelajaran SMP, dan SMA/SMK se-Kota Lubuklinggau, disesuaikan dengan Undang-Undang Sistim Pendidikan Nasional (UUSisdiknas) No. 20 tahun 2003,” kata Gusti kepada wartawan koran ini, Sabtu (23/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diklat ini terbagi dua kategori. Pertama insert first learning dan on the job learning. Dikatakannya dalam hal ini pihaknya mengadakan Diklat On The Job Learning, untuk membimbing guru dalam menyiapkan, menyusun PTK dan RPP pada mata pelajaran IPA dan IPS terpadu. Acara yang dilaksanakan di ruang Perpustakaan SMA Al-Ikhlas, jalan Yos Sudarso Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, diikuti 60 orang peserta yang berasal dari 22 sekolah, baik negeri maupun swasta untuk tingkat SMP dan SMA/SMK, serta 11 orang perwakilan pengawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gusti, selain menidaklanjuti Inpres tersebut, terlaksananya Diklat tadi merupakan implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas). Dari hasil Diklat itu natinya akan direalisasikan ke sekolah binaan masing-masing. “Lalu ditindak lanjuti ke Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), guna di presentasikan,” jelasnya. &lt;strong&gt;(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-8243710667143465112?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/8243710667143465112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-adakan-diklat-rpp-dan-ptk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8243710667143465112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8243710667143465112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-adakan-diklat-rpp-dan-ptk.html' title='Disdik Adakan Diklat RPP dan PTK'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSppeRRi5I/AAAAAAAADOs/c2jhRFsj1xw/s72-c/c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-676730087589870009</id><published>2010-10-22T05:42:00.000+07:00</published><updated>2010-10-22T05:42:09.056+07:00</updated><title type='text'>Kasus OPAK STAIN Dilaporkan ke Polisi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;CURUP-&lt;/strong&gt;Setelah tertahan beberapa hari, akhirnya kasus dana Orientasi Pengenalan Akademik Kampus (OPAK) STAIN Curup dilaporkan ke Polres Rejang Lebong, Kamis (21/10). Pihak pelapor adalah sejumlah Mahasiswa STAIN Curup dengan laporan dugaan penyimpangan dana OPAK STAIN Curup tahun 2010 menghabiskan dana sekitar Rp 170 juta. Mahasiswa yang mengatasnamakan Mahasiswa STAIN Curup yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Peduli kampus (Kampak) meminta pada aparat untuk segera mengusut kasus tersebut keranah hukum. &lt;br /&gt;“Sebenarnya kami tidak ingin melaporkan masalah ini ke polisi. namun hal ini terpaksa kami lakukan lantaran STAIN Curup enggan menyelesaikan persoalan tersebut dengan serius seperti tercantum pada POK dan kode etik mahasiswa,” ungkap salah seorang Mahasiswa meminta namanya tidak dikorankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporannya berupa sejumlah berkas diantaranya dugaan penyelewengan pada pengadaan baju OPAK diduga digelapkan Rp 8.600.000. “Dana baju ini sudah jelas terjadi penyelewengan, kenapa tidak uang dikeluarkan dari bendahara mencapai 37 juta namun yang ditransfer Rp 28,4 juta,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sambungnya, masalah pengadaan baju ini, pihaknya telah menyiapkan beberapa dugaan tindakan penyelewengan lain seperti pengadaan Id card, booknote, penyewaan tenda, serta video penjualan piagam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini kita minta usut yang masalah baju dulu. Kalau lainnya kami masih mengumpulkan data tetapi masalah baju ini sudah jelas penyelewengannya baru kita ajukan dugaan kasus lainnya,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Rejang Lebong AKBP Umar Syaid melalui Kasat Reskrim AKP Resza Ramadianshah SIK membenarkan pengaduan tersebut. Dikatakanya, pengaduan masalah dugaan penyelewengan dana OPAK STAIN Curup akan ditindaklanjuti. Namun kita masih akan melakukan pengembangan dengan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait&lt;strong&gt;.(09)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-676730087589870009?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/676730087589870009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kasus-opak-stain-dilaporkan-ke-polisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/676730087589870009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/676730087589870009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kasus-opak-stain-dilaporkan-ke-polisi.html' title='Kasus OPAK STAIN Dilaporkan ke Polisi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-2884219572316032680</id><published>2010-10-22T05:37:00.006+07:00</published><updated>2010-10-22T05:37:48.025+07:00</updated><title type='text'>744 Pelajar SMA Terima Dana BKMM</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt; Ada 744 orang pelajar SMA, di Kota Lubuklinggau, mendapat Batuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), melalui Departemen Pendidikan Nasional. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Agus Sugianto, mengatakan BKMM bertujuan membantu siswa untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya, sehingga diharapkan dapat mencegah siswa dari kemungkinan putus sekolah akibat kesulitan ekonomi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beasiswa itu seyogyanya disalurkan langsung ke rekening masing-masing siswa. Tapi karena tidak semua siswa punya rekening, maka disalurkan melalui rekening kepala sekolah dan tidak ada pemotongan dalam penyalurannya,” kata Agus, kepada wartawan koran ini, Kamis (21/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, BKMM yang diberikan kepada 744 siswa SMA tersebut, meliputi 546 siswa dianggarkan melalui Anggran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan 198 melalui APBN Perubahan. Untuk itu, siswa yang mendapatkan APBN Perubahan terhitung sejak Januari hingga Desember 2010. Sedangkan 546 yang dianggarkan melalui APBN tersebut hanya untuk priode Juli hingga Desember 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dana BKMM diberikan kepada pelajar senilai Rp 65 ribu/bulan/siswa, yang terdiri dari siswa kelas X hingga XII, baik negeri maupun swasta dari keluarga yang tidak mampu. Dan dana tersebut dicairkan dalam satu semester satu kali, dengan total Rp 390 ribu/siswa/semester,” jelasnya. Untuk BKMM yang melalui APBN Perubahan, diperuntukkan bagi siswa SMA yang belum pernah mendapatkan BKMM, sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nomor: 900/642/SMA/Disdik/55/2010. Sementara untuk siswa yang sudah mendapatkan BKMM tidak akan mendapatkan dana tersebut. Artinya tidak mungkin terjadi siswa yang menerima bantuan itu doeble atau dua kali. “Kita berharap uang tersebut tidak diterima oleh murid melainkan diterima oleh wali murid. Kendati demikian, orang tua juga harus mengatahui tujuan diberikannya uang BKMM kepada siswa, sehingga penggunaan uang yang diberikan sesuai dengan apa yang diharapkan,” jelasnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-2884219572316032680?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/2884219572316032680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/744-pelajar-sma-terima-dana-bkmm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2884219572316032680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2884219572316032680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/744-pelajar-sma-terima-dana-bkmm.html' title='744 Pelajar SMA Terima Dana BKMM'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5267251182427434708</id><published>2010-10-22T05:37:00.001+07:00</published><updated>2010-10-22T05:37:04.512+07:00</updated><title type='text'>Rolling Guru Direspon Positif Guru Honor</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Pemerhati pendidikan dan guru honor SDN 53 Lubuklinggau Lendri Alpikar, merespon positif kebijakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida mengenai penyeleksian Kepala Sekolah (Kasek) serta rolling guru. Sebab, tahapan ini dinilai akan menjawab tantangan berat dunia pendidikan di daerah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini menurut Lendri, sangat positif, karena pengisian jabatan Kasek SD hingga SMA/SMK Negeri se-Kota Lubuklinggau, melalui hasil seleksi yang sangat selektif dengan berbagai uji kepatutan dan kelayakan serta kompetisi Kasek antara lain, seperti melalui tes tertulis serta pemaparan program, visi dan misi calon Kasek. “Langkah ini akan menjawab tantangan berat dunia pendidikan di Kota Lubuklinggau dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sebab pengisian suatu jabatan tidak berdasarkan suka atau tidak suka terhadap seseorang, melainkan berdasarkan kemampuan uji kepatutan. Tentunya akan berimbas kepada peningkatan kinerja Kasek yang nantinya dapat merangsang para guru dalam meningkatkan kinerja dan prestasi kerja,” kata Alpikar kepada wartawan koran ini, Kamis (21/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diberlakukannya pengangkatan Kasek melalui sistem ini, tentunya Kasek akan memiliki kemampuan leadership dan punya visi dan misi yang jelas dalam menjalankan program kerja, serta memiliki kredibilitas dan akuntabilitas yang tinggi dalam mencapai hasil pendidikan yang berkualitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan adanya pemilihan Kasek memiliki kredibilitas yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan indek prestasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dihasilkan oleh dunia pendidikan di Kota Lubuklinggau. sehingga mampu mengharumkan dan mewujudkan Kota Lubuklinggau ketingkat nasional. Tentunya akan sangat membanggakan jika Kasek mampu menciptakan guru dan siswa yang berprestasi hingga ketingkat nasional,” harapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, dengan dilakukannya penyeleksian terhadap Kasek, nantinya akan mempermudah Pemkot Lubuklinggau dalam hal ini Disdik dalam mengevaluasi kinerja Kasek dalam menjalankan visi dan misinya. “Ini merupakan jaminan bagi kita semua bahwasanya Kasek akan mengerjakan tugasnya sebaik-baiknya,” tandasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, rolling guru yang akan dilakukan tak lama lagi merupakan penyegaran bagi guru dalam menjalankan tugasnya, serta mencegah penumpukan guru pada satu sekolah. Selain dari pada itu, kita berharap penempatan guru nantinya ditempatkan untuk mempertimbangkan jarak dan tempat guru itu bermukim. Sebab ini nantinya akan menjawab dari permasalahan kedisiplinan guru yang sering datang terlambat, dengan alasan jarak tempat tinggal mereka yang jauh dari tempat ia tugas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penempatan berdasarkan jarak tempat tinggal dengan sekolah juga akan menjadi bentuk tanggung jawab sosial bagi guru tersebut terhadap masyarakat sekitar sekolah. Disamping itu dapat mempermudah bagi guru dalam memantau dan bimbingan terhadap siswanya. Dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelajar di Kota Lubuklinggau,” harap Lendri &lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5267251182427434708?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5267251182427434708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/rolling-guru-direspon-positif-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5267251182427434708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5267251182427434708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/rolling-guru-direspon-positif-guru.html' title='Rolling Guru Direspon Positif Guru Honor'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-556244994409541655</id><published>2010-10-22T05:36:00.002+07:00</published><updated>2010-10-22T05:36:42.061+07:00</updated><title type='text'>Disdik Tetapkan Reni Sebagai Kepala SDN 78</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pasca Mundurnya Malla Ulfa &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau menetapkan Reni, sebagai Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri 78 Lubuklinggau, Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklingga Utara I. Karena Malla Ulfa, selaku Kasek sebelumnya mengundurkan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan Kadisdik Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Agus Sugianto, kepada wartawan koran ini, Kamis (20/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, alasan ketidak sanggupan Malla Ulfa menjabat selaku Kasek SDN 78 tersebut karena jarak tempuh dari rumahnya terlalu jauh. Apalagi kondisi fisiknya tidak memungkinkan lagi untuk menempuh perjalanan sejauh itu. Demikian isi dari surat pengunduran diri Kasek SD Negeri 78 yang dinyatakannya adalah karena dirinya tidak kuat untuk menjalani tugas terlalu jauh dengan tempat tinggal di Kelurahan Taba Jemekeh, karena kondisi kesehatannya tidak mengizinkan lagi. Untuk itu, dirinya meminta untuk dapat mengajar (guru kelas) di SD Negeri 5 Kota Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengunduran diri tersebut, maka Disdik Kota Lubuklinggau segera mencari penggantinya. “Pergantian Kasek yang dilakukan itu sesuai dengan pengangkatan Kasek sebelumnya, yang diangkat berdasarkan dengan rangking saat mengikuti fit and proper test beberapa bulan yang lalu. Dan SK penempatan Reni sebagai Kasek di SD Negeri 78 saat ini telah ada,” jelasnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-556244994409541655?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/556244994409541655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-tetapkan-reni-sebagai-kepala-sdn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/556244994409541655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/556244994409541655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-tetapkan-reni-sebagai-kepala-sdn.html' title='Disdik Tetapkan Reni Sebagai Kepala SDN 78'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5706826548440411799</id><published>2010-10-21T04:54:00.001+07:00</published><updated>2010-10-21T04:54:07.032+07:00</updated><title type='text'>Manfaatkan Sampah Plastik Untuk Property Sekolah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL9k-AjtxtI/AAAAAAAADOA/vASSN_w8udg/s1600/B.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL9k-AjtxtI/AAAAAAAADOA/vASSN_w8udg/s1600/B.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Siswi SMPN I Duta Sanitasi Provinsi Sumsel &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Meilisa Primarani (14), siswi SMP Negeri I Lubuklinggau, dinobatkan sebagai duta Sanitasi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) 2010. Penobatan duta ini diraihnya setelah mengikuti jambore sanitasi ditingkat nasional. Berikut penuturannya.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Leo Mura, Lubuklinggau&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SANITASI 2010 tingkat nasional yang digelar Kementrian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya di Wisma Hijau Mekarsari, Cimanggis, Depok, dikuti 128 pelajar tingkat SMP dari 32 provinsi di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung sejak 12 hingga 16 Oktober 2010 lalu, ternyata masih menyimpan semacam gemerutu kekecewaan yang mendalam bagi Meilisa Primarani, siswi kelas IX SMP Negeri I Lubuklinggau, sebab dirinya harus puas menyandang duta santitasi tingkat provinsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya merasa kecewa dengan hasil yang saya peroleh kala itu. Kendati tak sesuai dengan apa yang saya harapkan sebagai duta sanitasi di tingkat nasional,” kata Lisa, sapaan akrabnya kepada wartawan koran ini ketika dijumpai di ruang Kasek SMP Negeri I Lubuklinggau, Rabu (20/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku, meski dirinya kecewa namun ia berupaya untuk tetap semangat. Walau dirinya harus puas dengan prestasi yang ia peroleh. Ia mengaku dengan mengikuti Jambore Sanitasi Nasional 2010, banyak hikmah yang dapat diambil. Sebagai titik sentral komunikasi dan unsur masa depan bangsa yang menerima dampak baik dan buruknya sanitasi. Dirinya berupaya untuk dapat memberi dan membangun SMP Negeri I Lubuklinggau, khususnya seperti sekolah-sekolah lain yang ada di Indonesia yang mampu mendaur ulang sampah dan botol Plastik untuk dijadikan bunga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selama lima hari disana, kita banyak melakukan tukar pendapat dengan teman-teman. Dan bahkan ada sebagian siswa/siswi membawa tas dari hasil karya mereka sendiri dengan bahan plastik. Untuk itu, kita upayakan khususnya siswa/siswi SMP Negeri I Lubuklinggau, dapat melakukan hal yang sama seperti halnya yang dilakukan oleh teman-teman semasa mengikuti sanitasi nasional,” tutur gadis kelahiran Lubuklinggau 19 Mei 1996. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya, dari 128 pelajar di Indonesia yang mengikuti Jambore Sanitasi nasional 2010, tersebut diperkecil menjadi 20 orang kemudian diperkecil lagi menjadi 5 orang. “Nah kelima orang itulah yang diambil untuk dipilih menjadi tiga orang untuk dinobatkan sebagai duta sanitasi satu dua dan tiga. dan saat penobatan inilah saya bisa ketemu dan berjabat tangan dengan Herawati Budiono, selaku istri dari Wakil Presiden RI,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, ia ucapkan terima kasih kepada ketiga guru pembimbing yang telah ikut serta dan berperan aktif menyukseskan Jambore Sanitasi tingkat nasional 2010. Tiga guru itu adalah Endang Puspita Sari, Anita Ika Sukesmawati, dan Nela Elmianti. Mereka memiliki peran masing-masing dalam mempersiapkan anak didiknya pada Jambore Sanitasi ini. Sebab yang diutamakan pada penilaian jambore tingkat nasional 2010 yakni kepribadian. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SMP Negeri 1 Lubuklinggau Iskandar Burni, mengaku bangga atas prestasi yang diraih siswinya tersebut. Meski prestasi ini bukan yang pertama kalinya. Karena keberangkatan Meilisa Primarani pada event ini bukan hanya membawa nama SMPN 1 Lubuklinggau, akan tetapi kota berslogan ‘Sebiduk Semare’ dan bahkan Provinsi Sumsel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami berharap tahun-tahun mendatang siswa siswi SMPN 1 Lubuklinggau tak hanya go nasional melainkan go internasional,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun prestasi yang pernah diraih siswa SMPN 1 pada tahun ajaran 2009/2010, yakni lomba karate diraih oleh M Agung Doyonda. Kemudian lomba catur disabet oleh Niken, dan lomba bright direbut oleh Yoga dan Imam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, jambore ini merupakan bagian dari kampanye untuk meningkatkan kehidupan sanitasi, sebagai unsur penting dalam kelangsungan hidup anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jambore ini akan memberikan pelajaran baru untuk anak-anak bagaimana mendalami tentang sanitasi. Kegiatan ini akan memicu keinginan kita dan masyarakat untuk memperbaiki lingkungan lebih baik lagi. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5706826548440411799?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5706826548440411799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/manfaatkan-sampah-plastik-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5706826548440411799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5706826548440411799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/manfaatkan-sampah-plastik-untuk.html' title='Manfaatkan Sampah Plastik Untuk Property Sekolah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL9k-AjtxtI/AAAAAAAADOA/vASSN_w8udg/s72-c/B.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5074433858271484408</id><published>2010-10-21T04:53:00.000+07:00</published><updated>2010-10-21T04:53:04.933+07:00</updated><title type='text'>Pemkot Akan Perluas Areal SDN 38 dan 39</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU–&lt;/strong&gt;Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau akan melakukan perluasan area pembangunan SD Negeri 38 dan SD Negeri 39. Perluasan lahan itu mencapai 326 meter, dengan melakukan pembebasan rumah perkarangan warga di sekitar sekolah. Untuk pembebasan lahan tersebut, pihak Pemkot Lubuklinggau, membentuk tim sembilan. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Sekretaris Disdik Agus Sugianto, mengatakan pembebasan lahan dan rumah yang berada di antara SDN 39 dan SDN 38 di Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklinggau Timur I ini, telah direncanakan tahun sebelumnya, namun baru terealisasi tahun ini. “Nuryana pemilik rumah dan 10 anaknya, telah menyetujui jika tanah dan rumahnya dibeli oleh Pemkot dengan luas 326 meter persegi,” jelas Agus Sugianto kepada wartawan koran ini, Rabu (20/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, untuk pembebasan lahan dan rumah ini, Pemkot Lubuklinggau menganggarkan dana bekisar Rp 1 miliar melalui anggaran Disdik Kota Lubuklinggau, yang diperuntukkan untuk ganti rugi dan biaya administrasi. Pembebasan lahan warga, tersebut lanjutnya, dilakukan mengingat kedua SD itu masih minimnya sarana dan prasaran. Untuk itu, pihaknya mengupayakan untuk membebaskan lahan 326 meter persegi,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid SDN 39 saat ini ada 296 orang murid, terdiri 145 putra dan 151 putri, dengan 12 lokal belajar dan 15 orang guru PNS dan 5 orang guru honorer. Sedangkan, untuk SDN 38 terdapat 386 murid, 191 putra dan 198 putri dengan 9 lokal belajar, dan 15 orang guru PNS, serta 7 guru honorer. Perencanaan pembangunan gedung lantai dua ini akan dilaksanakan secara bertahap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadisdik Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, beserta jajarannya dan tim 9 Pemkot Lubuklinggau, pada pukul 09.00 WIB, Rabu (20/10) telah melakukan peninjauan lahan. Diharapkan proses pembebasan dan pembangunan gedung baru ini dapat dipercepat. Mengingat SD Negeri 38 dan SD Negeri 39 sangat membutuhkannya, guna mempercepat lajunya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).&lt;strong&gt; (10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5074433858271484408?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5074433858271484408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pemkot-akan-perluas-areal-sdn-38-dan-39.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5074433858271484408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5074433858271484408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pemkot-akan-perluas-areal-sdn-38-dan-39.html' title='Pemkot Akan Perluas Areal SDN 38 dan 39'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-8981534545933341998</id><published>2010-10-21T04:52:00.006+07:00</published><updated>2010-10-21T04:52:31.940+07:00</updated><title type='text'>Hamdan: Dunia Pendidikan Linggau Menuju Perubahan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Ternyata, dalam kurun waktu selama 11 bulan ini banyak perubahan di dunai pendidikan, khususnya di wilayah kota berslogan “Sebiduk Semare”. Sebagai bukti, telah diterapkannya kedisiplinan di sekolah mulai dari Kepala Sekolah (Kasek), guru serta staf. Demikian dikemukan Ketua Dewan Pendidikan Kota Lubuklinggau, Hamdan Kamal kepada wartawan koran ini, Rabu (20/10). &lt;br /&gt;Selain dari pada itu, banyak gebrakan-gebrakan yang begitu tetap dilaksanakan Kadisdik Kota Lubuklinggau, seperti halnya pengangkatan Kasek yang melalui proses dan tahapan uji kelayakan dan uji kepatutan. Sebelumnya, belum pernah dilakukan di dunia pendidikan, khususnya di Kota Lubuklinggau. “Ini menunjukkan akan majunya pendidikan di Kota Lubuklinggau dalam waktu yang singkat ini,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih, baru-baru ini Kadisdik Lubuklinggau meluncurkan terobosan-terobosan baru seperti, siswa tidak diperbolehkannya menggunakan kendaraan sepeda motor maupun roda empat ke sekolah, memberlakukan kebijakan rok panjang untuk seragam siswi. Selanjutnya, menerapkan seragam batik pada hari sabtu, dan kegiatan belajar mengajar akan ditetapkan sistem SKS, yang seyogyanya akan bertaraf internasional. Kemudian gebrakan terakhir, yakni memberantas anak putus sekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terobosan tersebut tentunya sangat membantu semua lapisan, baik orang tua siswa, guru dan pihak keamanan. Sehingga siswa tidak akan mudah untuk meninggalkan (Minggat red) sekolah pada saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung. Sebab mereka tidak lagi menggunakan sepeda motor ke sekolah. Dan dengan diberlakukannya siswi harus mengenakan rok panjang, sangat banyak sekali manfaatnya, selain menghindari hal-hal yang negative, juga siswi tersebut kelihatan rapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, program tersebut sangat baik dalam mendukung dan memanjukan dunia pendidikan di Kota Lubuklinggau. “Dan saya selaku Ketua Dewan Pendidikan Kota Lubuklinggau, beserta anggota mendukung sepenuhnya program tersebut, demi terciptanya Kota Lubuklinggau menuju Kota Madani dan Kota Pelajar. Dan kami berharap hendaknya semua elemen masyarakat dan stake holderdapat mendukung program-program yang diluncurkan Kadisdik Kota Lubuklinggau, guna menciptakan kualitas dan kuantitas output yang lebih baik dan terarah,” harapnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-8981534545933341998?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/8981534545933341998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hamdan-dunia-pendidikan-linggau-menuju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8981534545933341998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8981534545933341998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hamdan-dunia-pendidikan-linggau-menuju.html' title='Hamdan: Dunia Pendidikan Linggau Menuju Perubahan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6216805234442650474</id><published>2010-10-21T04:52:00.001+07:00</published><updated>2010-10-21T04:52:02.665+07:00</updated><title type='text'>UT Gelar Pelatihan TTM Tahap III</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MUSI RAWAS-&lt;/strong&gt;Universitas Terbuka (UT) Palembang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Mura gelar pelatihan Tutor Tatap Muka (TTM) tahap III 2010. Kegiatan itu dilaksanakan di Ball Room Hotel Hakmaz Taba, Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Rabu (20/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator BBLBA Aria Chandra mengatakan pelatihan TTM yang diperuntukan bagi tutor UT bertujuan untuk dapat melakukan fasilitas pembelajaran secara efektif dan efisien dalam kegiatan tutorial. Dan melalui kegiatan ini juga dapat merancang tutorial untuk masa registrasi dan setiap pertemuan tatap muka. Sehingga tutor dapat dilaksanakan sesuai dengan model yang dirancang, sehingga dapat mengevaluasi hasil belajar mahasiswa dalam tutorial,” kata Aria Chandra kepada wartawan koran ini, Rabu (20/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun materi yang akan disampaikan pada pelatihan TTM tahap III ini, yaitu sistem belajar jarak jauh (SBJJ), peta konsep, perencanaan tutorial Rancangan Aktivitas Tutor (RAT) dan SAT, pengembangan model tutorial, pelaksanaan tutor, praktik tutorial mini, pemberian dan penilaian tugas, serta pengembangan bahan presentasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, dari delapan materi yang dilakukan, terdapat lima produk pengembangan tutor TTM pada Tahap III 2010 ini, pertama peta konsep mata kuliah, kedua dalam satu RAT ada satu mata kuliah. Ketiga delapan satuan acara tutor untuk delapan kali pertemuan, keempat tiga buah tugas tutorial, kelima yaitu rambu-rambu jawaban dan racangan bahan presentasi. “Harapan kedepanya setiap tutor mampu dan menguasai produk pengembangan tersebut,” jelasnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6216805234442650474?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6216805234442650474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/ut-gelar-pelatihan-ttm-tahap-iii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6216805234442650474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6216805234442650474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/ut-gelar-pelatihan-ttm-tahap-iii.html' title='UT Gelar Pelatihan TTM Tahap III'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3945113722086619784</id><published>2010-10-20T05:14:00.000+07:00</published><updated>2010-10-20T05:14:58.337+07:00</updated><title type='text'>Disdik Tidak Gunakan DAK 2010</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGAU-&lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau tidak akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 bidang pendidikan dalam bentuk fisik. Sebab, belum adanya jawaban mengenai perpanjangan waktu penggunaan DAK 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Sekretaris didampingi Kabid Program Niriyol Neldi, kepada wartawan koran ini, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Meskipun petunjuk teknis (Juknis) telah terbit, namun pihaknya masih menunggu jawaban dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), terhadap permohonan perpanjangan waktu penggunaan DAK 2010. Sebab tidak akan optimal pengerjaan DAK jika penggunaan dana tersebut dibatasi hanya pada tahun berjalan per 31 Desember,” terang Niriyol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, sisa waktu yang ada pada tahun 2010 ini diprediksikan tidak cukup untuk penggunaan DAK 2010. Untuk itu, sebelum ada keputusan terhadap permohonan itu, pihaknya tidak akan melakukan DAK dalam bentuk fisik. “Bila tetap digunakan tahun ini, dananya dikhawatirkan tidak akan terserap semua dan mengalami banyak kendala karena waktu yang terlalu singkat,” bebernya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, DAK 2010 hanya digunakan untuk pengadaan buku dan alat peraga pembelajaran sekolah, mulai dari SD hingga SMP. “Mengenai jumlah pengadaan tersebut belum dapat ditentukan,” ujarnya.(10)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3945113722086619784?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3945113722086619784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-tidak-gunakan-dak-2010_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3945113722086619784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3945113722086619784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-tidak-gunakan-dak-2010_20.html' title='Disdik Tidak Gunakan DAK 2010'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5762367770741040982</id><published>2010-10-20T05:11:00.003+07:00</published><updated>2010-10-20T05:11:08.774+07:00</updated><title type='text'>Disdik Tidak Gunakan DAK 2010</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGAU-&lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau tidak akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 bidang pendidikan dalam bentuk fisik. Sebab, belum adanya jawaban mengenai perpanjangan waktu penggunaan DAK 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Sekretaris didampingi Kabid Program Niriyol Neldi, kepada wartawan koran ini, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Meskipun petunjuk teknis (Juknis) telah terbit, namun pihaknya masih menunggu jawaban dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), terhadap permohonan perpanjangan waktu penggunaan DAK 2010. Sebab tidak akan optimal pengerjaan DAK jika penggunaan dana tersebut dibatasi hanya pada tahun berjalan per 31 Desember,” terang Niriyol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, sisa waktu yang ada pada tahun 2010 ini diprediksikan tidak cukup untuk penggunaan DAK 2010. Untuk itu, sebelum ada keputusan terhadap permohonan itu, pihaknya tidak akan melakukan DAK dalam bentuk fisik. “Bila tetap digunakan tahun ini, dananya dikhawatirkan tidak akan terserap semua dan mengalami banyak kendala karena waktu yang terlalu singkat,” bebernya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, DAK 2010 hanya digunakan untuk pengadaan buku dan alat peraga pembelajaran sekolah, mulai dari SD hingga SMP. “Mengenai jumlah pengadaan tersebut belum dapat ditentukan,” ujarnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5762367770741040982?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5762367770741040982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-tidak-gunakan-dak-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5762367770741040982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5762367770741040982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/disdik-tidak-gunakan-dak-2010.html' title='Disdik Tidak Gunakan DAK 2010'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-8760817688802452689</id><published>2010-10-20T05:10:00.002+07:00</published><updated>2010-10-20T05:10:42.950+07:00</updated><title type='text'>Septiana: Budaya Batik Hargai Warisan Bangsa Indonesia</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XUndDW_I/AAAAAAAADMw/spjvpDFCiE8/s1600/f.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XUndDW_I/AAAAAAAADMw/spjvpDFCiE8/s320/f.jpg" width="317" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Septiana Zuraida &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklingau Septiana Zuraida, mengatakan penyeragaman pemakaian batik merupakan upaya untuk membudayakan batik lokal. Terutama dikalangan pelajar Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, di daerah lain dan sekolah lain sebagain telah memberlakukan penyeragaman batik. “Untuk itu program batik akan diberlakukan secara bertahap,” kata Septiana Zuraida kepada wartawan koran ini, Selasa (19/10). Jadi, upaya untuk membudayakan batik di kalangan pelajar di Kota Lubuklinggau agar bisa bersama-sama menjaga dan menghargai budaya bangsa Indonesia, sekaligus memberikan dukungan kepada pemerintah untuk menjaga dan melestarikan salah satu budaya bangsa Indonesia. “Maka upaya memberlakukan batik di kalangan pelajar bukan paksaan dan ini merupakan himbauan kepada pelajar dan masyarakat guna menghargai dan melestarikan warisan bangsa Indonesia,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna melestarikan budaya bangsa lanjut Septiana, keseragaman batik bagi pelajar akan diberlakukan pada hari Sabtu. Dan celana untuk tetap disesuai dengan jenjang siswa itu sendiri. “Dan awal ini batik yang siswa/siswi pakai masih dibebaskan dan belum ada keseragaman. Kedepan, kita berharap kepada pemerintah Kota Lubuklinggau untuk memiliki batik tersendiri,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pemberlakukan keseragaman batik merupakan hasil kesepakatan pada rapat pembinaan Kepala Sekolah (Kasek) yang diadakan di SMK Negeri 2 Lubukinggau, Senin (18/10). Dikatakannya akhir dari rapat tersebut menghasilkan lima komitmen yang telah disepakati oleh seluruh pendidik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kelima statement tersebut, yakni pertama mengevaluasi tugas dan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah, menginginkan setiap siswi untuk mengenakan rok panjang, membudayakan pakaian batik di kalangan pelajar, pendataan siswa putus sekolah dan terakhir himbauan pelarangan bagi siswa untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua ke sekolah,” ungkapnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-8760817688802452689?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/8760817688802452689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/septiana-budaya-batik-hargai-warisan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8760817688802452689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/8760817688802452689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/septiana-budaya-batik-hargai-warisan.html' title='Septiana: Budaya Batik Hargai Warisan Bangsa Indonesia'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XUndDW_I/AAAAAAAADMw/spjvpDFCiE8/s72-c/f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-1909855167596253297</id><published>2010-10-20T05:09:00.002+07:00</published><updated>2010-10-20T05:09:47.994+07:00</updated><title type='text'>SMA PGRI I Adakan LDKS</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XJTpMqhI/AAAAAAAADMs/nYDWlfFsmMU/s1600/e.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XJTpMqhI/AAAAAAAADMs/nYDWlfFsmMU/s1600/e.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XJTpMqhI/AAAAAAAADMs/nYDWlfFsmMU/s1600/e.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XJTpMqhI/AAAAAAAADMs/nYDWlfFsmMU/s1600/e.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Leo/Linggau Pos&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MENYANYIKAN : &lt;/strong&gt;Ketua Yayasan PGRI Lubuklinggau, M Nasir beserta Kepala SMA PGRI I Lubuklinggau, Nur Elly, Kabid Dikmenti Rudi Erwandi Dan Waka Kurikulum Endrik Prasetyo saat menyanyikan lagu wajib pada pembukaan LDKS di Laboratorium IPA, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Untuk membentuk keperibadian siswa, maka SMA PGRI I Lubuklinggau adakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan itu dilaksanakan di ruang laboratorium SMA PGRI I, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Selasa(19/10). Tujuan diadakan latihan ini untuk meningkatkan pengetahuan pelajar dalam bidang kepemimpinan serta menanamkan rasa kebersamaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan tersebut dibuka Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Perguruan Tinggi (Dikmenti) Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau Rudi Erwandi di ruang laboratorium IPA SMA PGRI 1 Lubuklinggau. Demikian dikatakan Kepala SMA 1 PGRI Lubuklinggau Nur Elly, kepada wartawan koran ini, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari hasil rapat perangkat pengelola SMA PGRI I Lubuklinggau mengenai pembentukan LDKS 2010. Dengan pelatihan ini dapat membentuk dan menjaring pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 serta Keputusan Presiden (Kepres) No 5 tahun 1997 tentang badan pembinaan koordinasi generasi muda, serta kerangka dasar latihan kepemimpinan dan keterampilan. Kegiatan ini juga melatih siswa untuk hidup disiplin, berani, dan dapat diandalkan dan memberi pemahaman lebih luas mengenai ruang lingkup organisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, LDKS diikuti oleh 120 siswa yang terdiri dari siswa kelas X dan XI. Kemudian perserta diseleksi sehingga menjadi 60 orang dengan rincian 30 siswa kelas X dan 30 siswa kelas XI. “Pelatihan tersebut berlangsung tiga hari, Selasa (19/10) hingga Kamis (21/10). Dan dari 60 siswa yang mengikuti LDKS, nantinya akan diciutkan kembali menjadi 45 orang untuk dijadikan pengurus OSIS SMA PGRI I Lubuklinggau,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu latihan dasar ini merupakan salah satu upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berkualitas, pengembangan bakat, minat dan prestasi, baik dibidang akademik maupun non akademik. Sehingga pelajar di Kota Lubuklinggau, khususnya siswa SMA PGRI 1 Lubuklinggau mampu bersaing di era glonalisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabid Dikmenti Rudi Erwandi, mengatakan seorang pemimpin tidak cukup dengan bakat alami yang ia miliki sejak lahir. Untuk itulah perlu adanya binaan dan pelatihan, mengenai kepemimpinan kepada pelajar guna membekali diri. Banyak kita temukan pemimpin yang hanya berpatokan pada bakat alaminya saja. Akan tetapi mereka banyak tidak mengetahui dalam penguasaan konsep. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaatlah kesempatan ini untuk memahami dan menggali sosok pemimpin yang sebenarnya. Rudi juga mengingatkan peserta latihan untuk tidak menggunakan sepeda motor ke sekolah, dan putri untuk tidak mengenakan rok pendek ke sekolah. Dengan harapan dapat menghindar dari hal-hal tidak diinginkan bagi pelajar di Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Yayasan PGRI Lubuklinggau M Nasir, mengatakan potensi untuk menjadi seorang pemimpin sebenarnya dapat dilihat sejak anak masih kecil. Latihan ini menghadirkan pemateri, Rudi Erwandi, perwakilan dari Disdik Kota Lubuklinggau, Ketua DPD KNPI Lubuklinggau Hasbi, KPAID Kota Lubuklinggau Sakban, Kapolres Lubuklinggau dan Pengurus Besar Ikatan Alumni Latihan Kepemimpinan (PB IKA LKS) Kota Lubuklinggau&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-1909855167596253297?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/1909855167596253297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/sma-pgri-i-adakan-ldks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1909855167596253297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1909855167596253297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/sma-pgri-i-adakan-ldks.html' title='SMA PGRI I Adakan LDKS'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4XJTpMqhI/AAAAAAAADMs/nYDWlfFsmMU/s72-c/e.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-6223522479853705465</id><published>2010-10-20T05:08:00.000+07:00</published><updated>2010-10-20T05:08:53.798+07:00</updated><title type='text'>STIE STMIK Mura Gelar Bakti Sosial</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4W2vy21KI/AAAAAAAADMo/npymqLQZyCo/s1600/d.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4W2vy21KI/AAAAAAAADMo/npymqLQZyCo/s1600/d.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Istimewa/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;FOTO BERSAMA :&lt;/strong&gt; Pembantu Ketua (Puket) II, Suprianto dan Presma STIMIK, Juinas Apri serta Presma STIE, Febri Habibi Asril foto bersama anak panti Hubbul Aitam, Lubuk Kupang, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Sekolah Manajemen Ilmu Komputer (STIE-STMIK) Mura, melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serahkan bantuan ke panti asuhan dan Pondok Pesantren (Ponpes), Selasa (19/10). Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan setelah Orientasi Pengenalan Pendidikan Kampus (OPDIK) tahun akademik 2010/2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua BEM STMIK Mura Juinas Apri, mengatakan bantuan berupa beras, mie instant di peruntukan bagi panti asuhan Al-Kautsar dan Ponpes Hubbul Aitam. Bantuan berupa 100 Kg beras dan 13 karton mie instant untuk Panti Asuhan Al-Kautsar Kelurahan Rahma Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Kemudian 140 Kg beras serta 12 karton mie instant ke Panti Hubbul Aitam, Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiata ini lanjutnya, merupakan suatu kepedulian lembaga STIE STMIK Mura beserta BEM STIE STMIK Mura yang nantinya bisa menjadi suatu apresiasi bagi masyarakat khususnya kepada mahasiswa untuk peduli terhadap sesama. “Kita harap melalui bakti sosial ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada allah SWT,” kata Juinas Aprti, kepada wartawan koran ini, Selasa (19/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir dalam kesempatan itu Pembantu Ketua (Puket) II Supriyanto, dan seluruh peseta BEM STIE STMIK Mura&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-6223522479853705465?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/6223522479853705465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/stie-stmik-mura-gelar-bakti-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6223522479853705465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/6223522479853705465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/stie-stmik-mura-gelar-bakti-sosial.html' title='STIE STMIK Mura Gelar Bakti Sosial'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4W2vy21KI/AAAAAAAADMo/npymqLQZyCo/s72-c/d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-633324388452572905</id><published>2010-10-14T05:29:00.005+07:00</published><updated>2010-10-14T05:29:49.499+07:00</updated><title type='text'>Proses Pelelangan DAK Gunakan Metode Pasca Kualifikasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MUSI RAWAS-&lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan Disdik Kabupaten Musi Rawas (Mura) lelang 40 paket proyek rehap gedung sekolah. Proyek tersebut dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) total anggaran Rp 19 miliar. &lt;br /&gt;Kadisdik, Edi Iswanto melalui PPTK DAK bidang pendidikan, Sunarto menerangkan, pelelangan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode pasca kualifikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, pelelangan ini diperuntukkan bagi rekanan yang memiliki sertifikat LPJK kualifikasi kecil sesuai dengan sub bidang kegiatan yang dilelangkan. Dan pengumuman pelelangan DAK bidang pendidikan dibuka selama tiga hari, sejak Senin (11/10) hingga Rabu (13/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ke 40 sekolah yang akan mendapat pengerjaan fisik tersebut meliputi SDN Pulau Kidak Kecamatan Ulu Rawas, SDN Surulangun pagu anggaran Rp 139.800.000, SDN Kerani Jaya pagu dana Rp 132.600.000, SDN I Karya Makmur pagu Rp 139.800.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SDN I Bingin Teluk pagu Rp 139.800.000, SDN I Noman pagu Rp 131.350.000, SDN Aringin pagu Rp 132.600.000, SDN Muara Tiku pagu Rp 129.759.000, SDN Pasenan pagu Rp 129.750.000, SDN 2 Sukamana pagu Rp 129.750.000, SDN Muara Nilau pagu Rp 127.500.000, SDN Napal Melintang pagu Rp 127.500.000, SDN Trans Madang pagu Rp 127.500.000, SDN Tegal Rejo pagu Rp 127.500.000, SDN 2 Surodadi pagu Rp 127.500.000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian rehap gedung SDN 1 Trikarya pagu Rp 127.500.000, SDN 1 Sungai Bernai pagu Rp 129.750.000, SDN 1 Megang Sakti pagu Rp 129.750.000. SDN Bumi Angung pagu Rp 127.500.000, SDN Muara Kati lama pagu Rp 129.750.000, SDN Marga Tunggal pagu Rp 131.350.000, SDN 2 Ngesti Boga pagu Rp 131.350.000, SDN 1 Sugi Waras pagu Rp 129.750.000, SDN Remayu pagu Rp 127.500.000, SDN 2 Petunang pagu Rp 127.500.000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya SDN 1 Bangun Jaya pagu Rp 132.600.000, SDN 2 Trijaya pagu Rp 132.600.000, SDN Mambang pagu Rp 131.350.000, SDN 1 Tugu Sempurna pagu Rp 131.350.000, SDN Lubuk Pandan pagu Rp 132.600.000, SDN 2 Semeteh pagu Rp 132.600.000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tingkat SMP yakni, SMPN Bingin Teluk pagu Rp 219.450.000, SMPN Muara Rupit pagu Rp 193.300.000, SMPN Karang Jaya pagu Rp 142.500.000, SMPN Megang Sakti pagu Rp 230.750.000, SMPN Muara Beliti pagu Rp 198.250.000, SMPN Muara Kati pagu Rp 178.250.000, SMPN Bangun Rejo pagu Rp 128.500.000, SMPN Cecar pagu Rp 181.700.000, dan SMPN Mulyo Harjo dengan pagu Rp 184.500.000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pengerjaan fisik ditingkat SD meliputi pembangunan, ruangan perpustakaan beserta perabot/meubiler. Sedangkan untuk tingkat SMP yakni rehabilitasi sedang/berat gedung sekolah dan ruang kelas,” jelas Sunarto. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, jadwal kegiatan pelaksana lelang 12 hingga 15 oktober 2010 pendaftaran dan pengambilan dokumen, dan pada 15 Oktober 2010 akan dilanjutkan dengan penjelasan (Aanwijzing). Selanjutnya 18 hingga 21 Oktober pemasukan penawaran., 21 dan 22 Oktober evaluasi dokumen penawaran. 29 Oktober usulan calon pemenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk penetapan calon pemenang pada 1 November 2010. Kemudian 2 November pengumuman pemenang. Kemudian 10 November penunjukan pemenang. Selanjutanya 12 hingga 13 November 2010 penandatanganan kontrak,” jelasnya. &lt;strong&gt;(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-633324388452572905?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/633324388452572905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/proses-pelelangan-dak-gunakan-metode.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/633324388452572905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/633324388452572905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/proses-pelelangan-dak-gunakan-metode.html' title='Proses Pelelangan DAK Gunakan Metode Pasca Kualifikasi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7794806695523885417</id><published>2010-10-14T05:29:00.002+07:00</published><updated>2010-10-14T05:29:27.018+07:00</updated><title type='text'>Tujuh Siswa SMPN Terawas Kesurupan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MUSI RAWAS&lt;/strong&gt;- Sedikitnya tujuh orang pelajar SMP Negeri Terawas Kecamanatan STL Ulu Terawas kesurupan. Akibat dari kejadian itu, seluruh siswa dipulangk an lebih cepat guna menghindari kejadian serupa menimpa pelajar lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian yang menimpa para siswa siswi SMP Negeri Terawas ini sudah berlangsung tiga hari secara berturut-turut, yakni Senin (11/10) hingga Rabu (13/10). Demikian dikemukakan Kepala Sekolah SMP Negeri Terawas Hendra Rianto, melalui Waka Kesiswaan M Pahit kepada wartawan koran ini, Rabu (13/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut M Pahit, sejak upacara bendera Senin (11/10) ada salah seorang siswa yang kelihatan lemas, lalu jatuh dan langsung mengucapkan kata-kata di luar kewajaran. Selang beberapa menit kemudian, ada lagi siswa mengalami hal yang sama. Sehingga sejak Senin sampai Rabu jumlah siswa yang kesurupan mencapai tujuh orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelajar yang kesurupan mengatakan “Jangan kencing sembarangan” di SMP Negeri Terawas. Karena di SMP tersebut ada makhluk ghaib. Kendati demikian pihaknya telah mengupayakan untuk memanggil sesepuh Desa Semboyan untuk mengobati siswa-siswi kesurupan. Senin (13/10), sesepuh itulah yang mengobati siswa yang kemarasukan mahluk halus tadi. Dan dalam tiga hari ini seluruh siswa SMP Negeri Terawas dipulangkan lebih cepat dari biasanya, guna menghindari kejadian yang serupa. Kebijakan itu sesuai dengan intruksi dari Kabid Dikdas Kabupaten Mura Imam Hanafi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari ini (Rabu 13/10) Sekretaris Disdik Kabupaten Mura Mawardi dan Kabid Dikdas telah mengunjungi SMP Negeri Terawas, guna memantau kebenaran yang sedang menimpa siswa siswi kami,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan M Pahit, kedepan siswa yang kesurupan tadi akan diberi izin untuk tidak mengikuti pelajaran seperti biasa, sejak Kamis (13/10) hingga Sabtu (16/10). Sebab jika salah satu dari tujuh siswa itu kesurupan, akan merembet pada siswa-siswi lainnya. “Alasan itu ketujuh pelajar tersebut kita liburkan selama tiga hari. Kalau ketujuh pelajar tadi masih kesurupan, kita akan mendatangkan paranormal guna mengantisipasi kejadian tersebut. Sebab kejadian ini sanagat berdampak dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMP Negeri Terawas,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok(15/10) keluarga besar SPM Negeri Terawas akan melaksanakan kegiatan yasinan. Yasinan ini sudah dilakukan setiap Jumat oleh seluruh siswa&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7794806695523885417?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7794806695523885417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/tujuh-siswa-smpn-terawas-kesurupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7794806695523885417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7794806695523885417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/tujuh-siswa-smpn-terawas-kesurupan.html' title='Tujuh Siswa SMPN Terawas Kesurupan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-9052378820671591245</id><published>2010-10-14T05:28:00.002+07:00</published><updated>2010-10-14T05:28:52.559+07:00</updated><title type='text'>5.040 Guru Dapat Pakaian Dinas</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MUSI RAWAS&lt;/strong&gt;-Kabar gembira bagi guru dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura). Betapa tidak, 5.040 tenaga pendidik itu akan dibarikan pakaian dinas. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mura, Edi Iswanto melalui Kasi Penjamin Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), Ngatino menerangkan, guru yang akan menerima pakaian dinas tersebut meliputi guru bantu daerah dan pusat. Kemudian guru PNS termasuk TKST. “Kita berharap dengan diberikanya baju tersebut dapat memotivasi tenaga pendidik dilingkungan pendidik Kabupaten Mura,” harapnya ketika dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (13/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, dengan pemberian pakaian dinas menjadi salah satu motivasi bagi guru dalam mencerdasakan dan membangkitkan kembali rasa kepedulian guru terhadap anak bangsa. “Jika bukan kita, siapa lagi yang akan memberikan pendidikan kepada anak-anak tersebut. Dan inilah bentuk kepedulian pemerintah terhadap guru dilingkungan Kabupaten Mura, dalam menunjang Mura cerdas,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, pakaian dinas akan dibagikan Senin (18/10) nanti. “Saat ini dalam proses pendataan guru yang bakal menerima pakaian dinas tersebut. Karena baju tersebut akan kita antar ke sekolah masing-masing mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK yang berstatus negeri,” pungkasnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-9052378820671591245?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/9052378820671591245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/5040-guru-dapat-pakaian-dinas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/9052378820671591245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/9052378820671591245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/5040-guru-dapat-pakaian-dinas.html' title='5.040 Guru Dapat Pakaian Dinas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-1263306358257678742</id><published>2010-10-13T04:26:00.002+07:00</published><updated>2010-10-13T04:26:29.380+07:00</updated><title type='text'>Kebijakan Pemkab Renggut Kesejahteraan Guru Sertifikasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MUSI RAWAS - &lt;/strong&gt;Disaat pemerintah sedang giat-giatnya meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini, dengan meningkatkan kesejateran dan kualitas tenaga pendidik, malah kebijakan Pemkab Mura, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) bertolak belanag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dalil pemerataan tenaga pendidik Disdik Mura, maka sebagian guru yang telah memiliki sertifikasi harus mengorbankan sertifikasi mereka, karena jam mengajar tidak terpenuhi 24 jam mengajar per minggu. Pasalnya guru tersebut dipindah tugaskan tanpa melakukan dampak yang ditimbulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan guru di lingkungan Disdik Mura tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi lagi, karena jam mengajar mereka tidak terpenuhi. Jadi mereka berharap Disdik Mura segera menyelesaikan masalah ini. Apalagi, sebagian guru yang lulus sertifikasi itu telah lama dan bahkan ada yang lulus sertifikasi tahun 2007. Wakil Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tugumulyo Daniman, saat dihubungi wartawan koran ini, Selasa (12/10) mengakui kejadian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daniman mengaku, pihaknya pernah melaporkan permasalahan ini ke Disdik Mura. Malah pihak Disdik memberi solusi agar dapat melaksanakan tugas tersebut. “Kita bisa saja melaksanakan tugas itu sesuai dengan sumpah, akan tetapi kita harap Disdik Mura dapat memperjelas sampai kapan kami harus menjalankan tugas itu dengan mengorbankan tunjangan sertifikasi ini. Jika tidak ada jatuh tempo yang jelas, maka hal itu sangat merugikan guru yang telah lulus sertifikasi,” keluhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kekurangan jam mengajar ini, tambah Daniman, tunjangan sertifikasi yang diperuntukkan bagi guru sertifikasi tadi jelas tidak akan diberikan kepada guru yang bersangkutan. Kendati syarat guru sertifikasi yang menerima tunjangan sertifikasi harus memenuhi 24 jam mengajar dalam satu minggu. Sedangkan dana yang digunakan tersebut merupakan Angaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Seandainya dana tersebut tidak diberikan, maka kemana dana ini, apakah dikembalikan ke pusat atau dialokasikan kerekening guru penerima yang baru lulus? “Untuk itu kita butuh kejelasan dari Disdik Mura mengenai permasalahan tersebut, dan jangan sampai kami (Guru) berdemo Disdik Mura dengan adanya permasalahan ini,” ingat Daniman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dikonfirmasikan Kepada Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mura Edi Iswanto, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Mawardi, mengatakan pihaknya telah memonitoring sekolah mengenai pemetaan dan pemerataan guru di lingkungan Kabupaten Mura. “Permasalahan ini, masih kita bahas di dalam rapat. Dan nanti akan kita informasikan mengenai permasalahan tersebut,” ungkapnya. &lt;strong&gt;(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-1263306358257678742?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/1263306358257678742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kebijakan-pemkab-renggut-kesejahteraan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1263306358257678742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1263306358257678742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kebijakan-pemkab-renggut-kesejahteraan.html' title='Kebijakan Pemkab Renggut Kesejahteraan Guru Sertifikasi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3576857313413566808</id><published>2010-10-13T04:25:00.000+07:00</published><updated>2010-10-13T04:25:55.887+07:00</updated><title type='text'>Rizka Ismajayanti Juara I Lomba Cerpen Islami</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTSUyJX2VI/AAAAAAAADLQ/pAFWG5HukKQ/s1600/Himawan+Sutantoa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTSUyJX2VI/AAAAAAAADLQ/pAFWG5HukKQ/s1600/Himawan+Sutantoa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/b&gt;Siswi SMA Negeri 6 Lubuklinggau Kelurahan Air Teman Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Rizka Ismajayanti raih Juara I lomba cerpen islami tingkat SMA. Perlombaan itu digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Ar-Risalah ke 17. &lt;br /&gt;Demikian di katakan Kepala SMA Negeri 6 Lubuklinggau, Himawan Sutanto kepada wartawan koran ini ketika di jumpai di ruang kerjanya, Selasa (12/10).&lt;br /&gt;Menurut Himawan Sutanto, keberhasilan salah seorang siswi SMA Negeri 6 pada event ini merupakan suatu prestasi dan awal yang baik dalam mengemban amanah serta memimpin SMA Negeri 6 Lubuklinggau menuju yang terbaik, walau dirinya masih tergolong baru dalam mengemban amanah tersebut. “Atas keberhasilan ini tentunya berdampak positif dalam upaya mengembangkan dan memajukan SMA Negeri 6 Lubuklinggau. Untuk itu, kedepannya kita berupaya untuk lebih meningkatkan kembali kualitas anak didik dilingkungan SMA Negeri 6 Lubuklinggau,” ungkap Himawan. &lt;br /&gt;Diakuinya, SMA Negeri 6 baru-baru ini telah dilakukan visitasi oleh Badan Akreditasi Provinsi Sekolah Madrasah (BAP-SM) Sumatera Selatan (Sumsel). Visitasi untuk proses akreditasi guna meningkatan status akreditasi dan penjenjangan yang lebih tinggi. Saat ini hasil dari visitasi tersebut belum dapat diketahui. &lt;br /&gt;“Insyaallah hasil visitasi tersebut akan diberitahu setelah paling lambat dua bulan lagi. Dan hari ini (13/10) SMA Negeri 6 Lubuklinggau akan diverifikasi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau guna mengetahui aset sekolah sepeninggalan kepala yang lama,” imbuhnya. Untuk diketahui, SMA Negeri 6 Lubuklinggau berupaya untuk membangun 5 RKB dan pagar sekolah yang akan di anggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2011&lt;b&gt;.(10)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3576857313413566808?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3576857313413566808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/rizka-ismajayanti-juara-i-lomba-cerpen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3576857313413566808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3576857313413566808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/rizka-ismajayanti-juara-i-lomba-cerpen.html' title='Rizka Ismajayanti Juara I Lomba Cerpen Islami'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTSUyJX2VI/AAAAAAAADLQ/pAFWG5HukKQ/s72-c/Himawan+Sutantoa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-144574930189212029</id><published>2010-10-13T04:21:00.000+07:00</published><updated>2010-10-13T04:21:44.261+07:00</updated><title type='text'>Pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan Tetapkan Prosedur Lelang</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MUSI RAWAS -&lt;/strong&gt; Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Disdik Mura), terapkan pelaksanaan proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan dengan sistem lelang atau tender. Hal itu disesuaikan dengan Perpres No 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa.&lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mura Edi Iswanto, melalui Sunarto selaku PPTK DAK Disdik Mura tahun 2010, kepada wartawan koran ini, Selasa (12/10). &lt;br /&gt;“Diharapkan sekolah penerima DAK 2010 di Kabupaten Mura, untuk tetap bersabar. Meskipun Petunjuk Teknis (Juknis) penggunaan DAK 2010 telah terbit, namun dananya belum bisa dicairkan. Karena kita masih menunggu jawaban dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) terhadap permohonan perpanjangan waktu penggunaan DAK 2010. Karena Juknis dinilai terbit terlalu mepet dengan tenggang waktu penggunaan dana 2010,” jelas Sunarto. &lt;br /&gt;Sunarto mengatakan, lambatnya Juknis terbit membuat alokasi dana DAK kemungkinan tidak terserap secara optimal. Karena dalam penggunaan dana DAK 2010 dibatasi hanya pada tahun ini. Oleh sebab itu, pada saat pertemuan di Kemendiknas September 2010, yang dihadiri 451 Kadisdik kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Kadisdik Kabupaten Mura, meminta perpanjangan waktu untuk penyerapan penggunaan DAK. &lt;br /&gt;“Sisa waktu tiga bulan tahun 2010 diprediksikan tidak cukup, sebab butuh proses. Namun kita upayakan untuk menerapkan penggunaan dana DAK bidang pendidikan dengan sistem lelang, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 54 tahun 2010, sebagai pengganti Keputusan Presiden No 80/2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dengan demikian, penyaluran DAK bergeser dari swakelola menjadi mekanisme pelelangan,” jelasnya lagi. &lt;br /&gt;Menurut dia, bila DAK tetap harus digunakan tahun 2010, dananya dikhawatirkan tidak akan terserap semua, dan mengalami banyak kendala akibat waktu yang terlalu singkat. Pihaknya berharap alokasi dana yang sudah ada di tahun 2010 tidak dihapus, melainkan digabung dengan DAK tahun berikutnya. &lt;br /&gt;“Dan kita masih menunggu SKB tiga menteri untuk perpanjangan waktu dalam penggunaan DAK 2010,” tambahnya&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-144574930189212029?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/144574930189212029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pelaksanaan-dak-bidang-pendidikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/144574930189212029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/144574930189212029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pelaksanaan-dak-bidang-pendidikan.html' title='Pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan Tetapkan Prosedur Lelang'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-2253676835572402406</id><published>2010-10-11T04:31:00.004+07:00</published><updated>2010-10-11T04:31:56.469+07:00</updated><title type='text'>Hanya Ada 4.017 Anak Putus Sekolah</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;Di Kota Lubuklinggau &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AIR KUTI -&lt;/strong&gt; Hingga akhir September 2010, terdata hanya ada 4.017 siswa putus sekolah di Kota Lubuklinggau. Data ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Agus Sugianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdasarkan hasil rekapitulasi data penduduk di wilayah Kota Lubuklinggau serta hasil pendataan dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau bekerjasama dengan kecamatan di Kota Lubuklinggau,” kata Agus Sugianto kepada wartawan koran ini, Sabtu (9/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan dari hasil rekapitulasi anak yang putus sekolah disebabkan oleh faktor ekonomi yang kurang mencukupi. Rinciannya siswa putus sekolah tersebut untuk SD/MI ada 1.665, SMP sebanyak 1.371, dan ditingkat SMA/SMK ada 981 orang pelajar. Dikatakannya, dari hasil rekapitulasi data penduduk, ada 7.673 anak tergolong dan masih mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan 800 buta aksara&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-2253676835572402406?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/2253676835572402406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hanya-ada-4017-anak-putus-sekolah_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2253676835572402406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/2253676835572402406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hanya-ada-4017-anak-putus-sekolah_11.html' title='Hanya Ada 4.017 Anak Putus Sekolah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-1928433585620800399</id><published>2010-10-11T04:31:00.002+07:00</published><updated>2010-10-11T04:31:55.477+07:00</updated><title type='text'>Hanya Ada 4.017 Anak Putus Sekolah</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;Di Kota Lubuklinggau &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AIR KUTI -&lt;/strong&gt; Hingga akhir September 2010, terdata hanya ada 4.017 siswa putus sekolah di Kota Lubuklinggau. Data ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Agus Sugianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdasarkan hasil rekapitulasi data penduduk di wilayah Kota Lubuklinggau serta hasil pendataan dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau bekerjasama dengan kecamatan di Kota Lubuklinggau,” kata Agus Sugianto kepada wartawan koran ini, Sabtu (9/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan dari hasil rekapitulasi anak yang putus sekolah disebabkan oleh faktor ekonomi yang kurang mencukupi. Rinciannya siswa putus sekolah tersebut untuk SD/MI ada 1.665, SMP sebanyak 1.371, dan ditingkat SMA/SMK ada 981 orang pelajar. Dikatakannya, dari hasil rekapitulasi data penduduk, ada 7.673 anak tergolong dan masih mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan 800 buta aksara&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-1928433585620800399?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/1928433585620800399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hanya-ada-4017-anak-putus-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1928433585620800399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/1928433585620800399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hanya-ada-4017-anak-putus-sekolah.html' title='Hanya Ada 4.017 Anak Putus Sekolah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-5167048466224214490</id><published>2010-10-11T04:31:00.000+07:00</published><updated>2010-10-11T04:31:28.644+07:00</updated><title type='text'>HUT Ponpes Ar-Risalah Diisi Grand Motivasi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIwpEQU1TI/AAAAAAAADLA/gc9V6vvcFB8/s1600/g.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIwpEQU1TI/AAAAAAAADLA/gc9V6vvcFB8/s1600/g.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Leo/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;FOTO BERSAMA :&lt;/strong&gt; H Reza M Syarif dan Dr Ing Abdurrahman foto bersama Pimpinan Ponpes Modern Ar-Risalah Ustad Syaiful Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AIR KUTI-&lt;/strong&gt;Minggu (10/10) menjadi puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Pondok Pesantren Modern Ar-Risalah terletak di Jalan Lapter, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Acara itu diisi dengan grand event dialog dan motivasi berlangsung satu hari mengusung tema “Menuju Masyarakat Impian.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua panitia pelaksana Festival Dakwa Remaja Impian, Atieq Fahmi mengungkapkan grand event dialog dan motivasi dilaksanakan karena ada anggapan masyarakat selama ini negatif terhadap Ponpes. Hingga mengakibatkan muncul gejolak dari masyarakat yang kurang baik terhadap Ponpes. “Melalui grand event motivasi dan dialog menuju masyarakat impian dapat menghilangkan anggapan negatif tersebut. Dengan kegiatan ini dapat menjalin komunikasi yang baik antar ulama, pimpinan pondok dengan masyarakat dan pemerintahan,” kata Fahmi, sapaan pria ini, kepada koran ini disela-sela berlangsungnya grand motivasi, Minggu (10/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun pemateri dialog diisi langsung oleh Dr Ing Abdurrahman dari Jakarta, staf ahli Pemkab Musi Rawas, Sutan Syahrir Hafidin, staf ahli Pemkot Lubuklinggau, Misno, dan Ustad KH Syaiful Hadi Maafi. Sementara grand training motivasi akan disampaikan H Reza M Syarif, guna memposisikan diri sebagai mitra dalam membangun Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau menuju Mura Darussalam dan Kota Madani dari segi pembinaan umat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Fahmi, Ponpes merupakan inklusif dan eksklusif. Artinya ponpes peka terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini dapat menunjukkan pemahaman kepada masyarakat mengenai konsep masyarakat impian. “Kita berharap masyarakat Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau dapat ikut andil menuju perubahan terutama dikalangan masyarakat, pemerintah dan para ulama. Sehingga terjalin komunikasi yang baik antara kalangan ulama, masyarakat dan pemerintah,” harapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, HUT Ponpes Modern Ar-Risalah bertepatan pada peringatan hari ulang tahun pernikahan Pimpinan Ponpes Modern Ar-Risalah Ustd Syaiful Hadi dan ustadz Ruqiah yang ke-28 tahun, tepatnya pada 10 Oktober 2010&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-5167048466224214490?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/5167048466224214490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hut-ponpes-ar-risalah-diisi-grand.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5167048466224214490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/5167048466224214490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/hut-ponpes-ar-risalah-diisi-grand.html' title='HUT Ponpes Ar-Risalah Diisi Grand Motivasi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIwpEQU1TI/AAAAAAAADLA/gc9V6vvcFB8/s72-c/g.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3310646076793756760</id><published>2010-10-11T04:30:00.000+07:00</published><updated>2010-10-11T04:30:08.166+07:00</updated><title type='text'>Guru Dibekali Cara Membuat Soal Standar UN</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PELITA JAYA-&lt;/strong&gt;Diklat Pembuatan Soal Standar Ujian Nasional (UN) tingkat SD berakhir. Kegiatan itu ditutup Asisten III Sekda Kota Lubuklinggau, Rahman Sani di aula Bandiklat Kota Lubuklinggau, Sabtu (9/10). &lt;br /&gt;Kegitan itu diadakan selama enam hari dimulai Senin (4/10) berkahir Sabtu (9/10). Menurut Kepala Badan Diklat, Surya Darma, dalam diklat itu guru SD dibekali cara membuat soal dan teknik penyelesaian naskah soal standar (UN). “Dengan mengikuti Diklat ini diharapkan guru mampu mengaplikasikannya dengan memberikan pelatihan kepada murid di sekolah. Dengan sering memberikan pelatihan soal standar UN kepada murid sehingga terbiasa. Sehingga saat menghadapi UN anak tidak khawatir,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, kata Surya, yang terjadi selama ini, bukanya hanya anak didik yang cemas menghadapi UN. Akan tetapi guru juga khawatir anak didiknya gagal menghadapai ujian atau tidak lulus. “Kalau lebih banyak anak tidak lulus guru dianggap tidak berhasil. Akibatanya dengan berbagai cara guru membantu memberikan jawaban soal UN kepada anak didiknya. Dengan dibekalinya guru cara membuat soal standar UN persoalan tersebut tidak perlu terjadi lagi,” harapnya. &lt;strong&gt;(06)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3310646076793756760?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3310646076793756760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/guru-dibekali-cara-membuat-soal-standar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3310646076793756760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3310646076793756760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/guru-dibekali-cara-membuat-soal-standar.html' title='Guru Dibekali Cara Membuat Soal Standar UN'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3298581879679710544</id><published>2010-10-11T04:29:00.000+07:00</published><updated>2010-10-11T04:29:08.456+07:00</updated><title type='text'>PKL Aktualisasi Ilmu yang Diperoleh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIwGC5fjPI/AAAAAAAADK8/UM81HrsZQcQ/s1600/f.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIwGC5fjPI/AAAAAAAADK8/UM81HrsZQcQ/s1600/f.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Leo/Linggau Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cenderamata :&lt;/strong&gt; Siswa LPMIK SSU, Wahyudi memberikan cenderamata kepada Pimred Harian Pagi &lt;em&gt;Linggau Pos&lt;/em&gt;, Budi Santoso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BATU URIP TABA -&lt;/strong&gt; Sedikitnya dua siswa Lembaga Pelatihan Manajemen Ilmu Komputer Sarana Sukses Utama (LPMIK SSU) Lubuklinggau selesai mengikuti magang di harian pagi Linggau Pos. Siswa itu adalah Wahyudi dan Azhari telah menyelesaikan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama 40 hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan Redaksi (Pimred) Harian Pagi Linggau Pos, Budi Santoso mengucapkan terima kasih kepada Direktur LPMIK SSU, Yandra Muchtar telah mempercayakan anak didiknya melaksanakan magang di Harian Pagi Linggau Pos, sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan tugas akhir mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan telah berakhirnya magang, kami berharap agar pengalaman selama 40 menjadi acuan dalam mengimplementasikan ilmu yang selama ini diperoleh di LPMIK SSU. Dengan harapan nantinya mereka tidak terkejut dan kaget setelah terjun ke dunia kerja nyata. Inilah dunia kerja yang sebenarnya,” kata Budi Santoso kepada wartawan koran ini, Sabtu (9/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Wahyudi selaku Ketua PKL LPMIK SSU di Harian Pagi Linggau Pos mengatakan pihaknya sangat bersyukur dapat mengimplementasikan ilmu mereka selama melakukan PKL di sini (Harian Pagi Linggau Pos). Apalagi, ilmu yang kami miliki sangat tepat dengan skill yang dimiliki seperti halnya Program Photoshop, Pagemaker dan sebagainya. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pimpinan Harian Pagi Linggau Pos yang telah banyak memberi pengalaman dan pencerahan mengenai perkembangan dunia kerja nyata, terutama di Harian Pagi Linggau Pos,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur LPMIK SSU Lubuklinggau, Yandra Muchtar mengatakan training atau magang merupakan program wajib untuk dapat menyelesaikan studinya. Guna mengaktualisasi ilmu yang telah didapat selama ini di lembaga yang kita bina. Sehingga setelah mereka selesai setidaknya telah mengetahui dan tidak kaget lagi setelah terjun di dunia kerja yang sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allahdulillah, selama ini rekan-rekan yang ada di instansi baik negeri maupun swasta sangat merespon positif dengan kegiatan seperti ini. Karena mereka merasa terbantu dengan hadirnya siswa yang mengadakan PKL di instansi tersebut,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan telah berakhirnya magang, setiap guru pembimbing lapangan mereka akan menarik dan mengambil siswa LPMIK SSU yang magang di salah satu instansi negeri maupun swasta. “Hari ini (Senin, 11/10) seluruh siswa kita yang magang akan kita tarik semua secara resmi,” pungkasnya. Perlu diketahui dalam kesempatan itu dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh kedua siswa LPMIK SSU, Wahyudi kepada Pimred Harian Pagi &lt;em&gt;Linggau Pos&lt;/em&gt;, Budi Santoso disaksikan Bagian Pemasaran, Daniatun di lantai II Metting Room Graha Pena Linggau&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3298581879679710544?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3298581879679710544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pkl-aktualisasi-ilmu-yang-diperoleh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3298581879679710544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3298581879679710544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/pkl-aktualisasi-ilmu-yang-diperoleh.html' title='PKL Aktualisasi Ilmu yang Diperoleh'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIwGC5fjPI/AAAAAAAADK8/UM81HrsZQcQ/s72-c/f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-4050255454058041840</id><published>2010-10-09T04:30:00.004+07:00</published><updated>2010-10-09T04:30:58.104+07:00</updated><title type='text'>12.490 Anak Putus Sekolah</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Setidaknya 12.490 anak di Kota Lubuklinggau putus sekolah 2010 ini. Hal itu terbukti dari hasil rekapitulasi data penduduk di wilayah Kota Lubuklinggau yang ada di delapan kecamatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) mengatakan, hasil rekapitulasi ini merupakan hasil sementara yang dilakukan Disdik Kota Lubuklinggau bekerjasama dengan kecamatan. “Dari 12.490 anak yang putus sekolah meliputi Pendidikan Anak Usia Sini (PAUD) sebanyak 7.673 anak, yang tergolong dari usia 0 hingga usia 6 tahun. Kemudian untuk tingkat SD/MI 1.665 diusia 7 hingga 15 tahun. Sementara yang putus ditingkat SMP sebanyak 1371, SMA/SMK 981 dan buta aksara berjumlah 800 orang. Untuk murid SD/MI kebanyakan putus sekolah saat duduk di kelas 4, 5 dan 6,” kata Agus Sugianto kepada wartawan koran ini ketika di jumpai di ruang kerjanya, Jumat (8/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, dari hasil rekapitulasi tersebut kebanyakan siswa yang putus sekolah disebabkan factor ekonomi. “Kedepan pihaknya tidak menginginkan hal ini terjadi lagi,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun rincian siswa putus sekolah untuk setiap kecamatan di Kota Lubuklinggau yakni Lubuklinggau Utara I, untuk kelompok usia 0 hingga 2 tahun 144 laki-laki dan 126 perempuan. Usia 3 hingga 4 tahun, laki-laki 117 dan perempuan 130 anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia 5 hingga 6 tahun berjumlah 128 laki-laki dan 125 perempuan. Selanjutnya kelompok usia 13 hingga 15 ada 16 orang laki-laki dan 17 perempuan. Dan 31 laki-laki 28 orang perempuan kelompok usia 16 hingga 20 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecamatan Lubuklinggau Utara II, kelompok usia 0 hingga 2 tahun laki-laki berjumlah 219 orang laki-laki dan 300 perempuan. Usia 3- 4 tahun laki-laki berjumlah 324 dan perempuan 244. 256 orang laki-laki dan 225 kelompok usia 5 hingga 6 tahun. selanjutnya untuk kelompok usia 13 hingga 15 ada 21 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Sedangkan kelompok usia 16 hingga 20, 83 orang laki-laki dan 43 orang perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecamatan Lubuklinggau Barat I, kelompok usia 0 hingga 2 tahun berjumlah 158 laki-laki dan 172 perempuan. Usia 3 hingga 4 tahun berjumlah 189 laki-laki dan 149 perempuan. Selanjutnya usia 5 hingga 6 berjumlah 185 laki-laki dan 161 perempuan. Kelompok usia 13 hingga 15 sebanyak 26 laki-laki dan 11 perempuan. Kemudian usia 16 hingga 20 tahun laki-laki sebanyak 14 orang dan 11 perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kecamatan Lubuklinggau Barat II, kelompok usia 0 hingga 2 tahun 93 laki-laki dan 89 perempuan. Usia 3 hingga 4 tahun berjumlah 128 laki-laki dan 136 perempuan. Untuk usia 5 hingga 6 tahun 128 laki-laki dan 118 perempuan. Kelompok usia 13 hingga 15 ada 2 laki-laki dan 2 perempuan. Usia 16 hingga 20 tahun, 14 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian untuk Kecamatan Lubuklinggau Timur I, kelompok usia 0 hingga 2 tahun ada 240 laki-laki dan 223 perempuan. Serta 237 laki-laki dan 197 perempuan usia 3 hingga 4 tahun. Sementara usia 5 hingga 6 tahun 197 laki-laki dan 182 perempuan. SMP/MTs kelompok usia 13 hingga 15 berjumlah 10 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Serta 22 laki-laki dan 11 orang perempuan untuk kelompok usia 16 hingga 20 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubuklinggau Timur II, kelompok usia 0 hingga 2 tahun, 201 laki-laki dan 199 perempuan. Usia 3-4 tahun 186 laki-laki dan 155 perempuan. Kemudian kelompok usia 5 hingga 6 tahun 151 laki-laki dan 124 perempuan. Kelopok usia 13 hingga 15 berjumlah 26 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Serta 37 orang laki-laki dan 15 orang perempuan untuk usia 16 hingga 20 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Ada 122 anak laki-laki dan 93 perempuan usia 0-2 tahun. Kemudian usia 3-4 tahun laki-laki ada 140 orang perempuan 113. Kelompok usia 5 hingga 6 tahun 117 laki-laki dan 103 perempuan. Kelompok usia 13 hingga 15 tahun berjumlah 11 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Untuk usia 16 hingga 20 laki-laki berjumlah 10 orang dan perempuan 11 orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, ada 104 laki-laki dan 91 anak perempuan kelompok usia 0 hingga 2 tahun. Selanjutnya untuk usia 3 hingga 4 tahun 103 anak laki-laki dan 126 anak perempuan. Serta 99 anak laki-laki dan 71 anak perempuan untuk usia 5 hingga 6 tahun. Kemudian untuk kelompok usia 13 hingga 15 tahun berjumlah 21 laki-laki dan 21 perempuan. Dan kelompok usia 16 hingga 20 berjumlah 10 laki-laki dan 8 orang perempuan&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-4050255454058041840?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/4050255454058041840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/12490-anak-putus-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4050255454058041840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/4050255454058041840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/12490-anak-putus-sekolah.html' title='12.490 Anak Putus Sekolah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-7524907705253095667</id><published>2010-10-09T04:30:00.001+07:00</published><updated>2010-10-09T04:30:13.390+07:00</updated><title type='text'>Kepala SDN 78 Mengundurkan Diri</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Alasan terlalu jauh, Marya Ulfa mengundurkan diri dari jabatannya selaku Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri 78 Lubuklinggau. Padahal ia baru dilantik Kasek terletak di Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, pada 4 Oktober 2010 lalu di Gedung Kesenian Sebiduk Semare Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Agus Sugianto kepada wartawan koran ini, Jumat (8/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, dengan pengunduran diri tersebut Disdik segera mencari pengganti Kasek tersebut. Sebab minggu depan akan diadakan serah terima jabatan dari Kasek yang lama dengan yang baru. “Pergantian Kasek sesuai dengan koridor penetapan Kasek sebelumnya. Dan penetapan Kasek nantinya akan ditetapkan sesuai dengan rangking saat fit and proper tes. Saat ini tim verifikasi sekolah dalam proses penilaian sebelum dilakukannya Serah Terima Jabatan (Sertijab),” kata Agus Sugianto. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat pengunduran diri yang tertulis lanjutnya, pengunduran diri Kasek SD Negeri 78 tersebut, karena dirinya tidak kuat untuk menjalani tugas terlalu jauh dengan tempat tinggalnya, apalagi kondisi kesehatannya tidak mengizinkan dirinya untuk bertugas disalah satu satuan lembaga pendidikan tersebut. Untuk itu, dirinya meminta untuk dapat mengajar (guru kelas) di SD Negeri 5 Kota Lubuklinggau&lt;strong&gt;.(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-7524907705253095667?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/7524907705253095667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kepala-sdn-78-mengundurkan-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7524907705253095667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/7524907705253095667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/kepala-sdn-78-mengundurkan-diri.html' title='Kepala SDN 78 Mengundurkan Diri'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4891305845077534640.post-3522009856690033186</id><published>2010-10-09T04:29:00.002+07:00</published><updated>2010-10-09T04:29:48.917+07:00</updated><title type='text'>Rolling Guru Setelah HUT Kota Lubuklinggau</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU- &lt;/strong&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida akan melakukan rolling guru besar-besaran. Rolling guru tersebut diperkirakan akan dilaksanakan usai HUT Kota Lubuklinggau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ny Ana, rolling guru ini tidak menutup kemungkinan dia anak siapa dan keluarga siapa, guna menghindari kejenuhan guru itu sendiri. “Insyaallah rolling tersebut akan segera dilakukan usai perayaan HUT Kota Lubuklinggau,” kata Ny Ana kepada wartawan koran ini, Jumat (8/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, banyak manfaat yang akan didapat oleh guru dalam rolling ini, salah satunya, lingkungan baru, suasana baru dan siswa siswi baru. Sehingga mereka dapat bersosialisasi dan berinteraksi dengan rekan yang baru. Selain dari pada itu dengan adanya rolling guru dapat menghindari kerajaan kecil dilingkungan sekolah tersebut. Dengan harapan tidak ada lagi yang namanya guru-guru yang mengaku senior dan berpengalaman puluhan tahun menertawakan teknik dan metode mengajar guru yang baru dan merintah guru baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagi guru, diadakan rolling atau rotasi dari sekolah satu ke sekolah lain demi menghindari tumbuhnya sifat-sifat tiran dan korup. Rotasi juga baik bagi guru untuk mencegah kejenuhan dan menyegarkan kembali dirinya dilingkungan yang baru. Dan dengan rotasi, mental guru ditantang untuk senantiasa berubah dan siap menghadapi perubahan dimanapun dan kapanpun itu terjadi. “Bagi para guru yang punya jiwa pembaharu dan spirit perubahan paradigma pendidikan ke arah yang lebih berkualitas, saran saya jangan mudah menyerah,” pungkasnya. &lt;strong&gt;(10)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4891305845077534640-3522009856690033186?l=halamanpendidikan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/feeds/3522009856690033186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/rolling-guru-setelah-hut-kota.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3522009856690033186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4891305845077534640/posts/default/3522009856690033186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanpendidikan.blogspot.com/2010/10/rolling-guru-setelah-hut-kota.html' title='Rolling Guru Setelah HUT Kota Lubuklinggau'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
